Alasan Aqil Savik Pilih Persija: Efek Shin Tae-yong dan Ambisi Juara 2026

Alasan Aqil Savik Pilih Persija: Efek Shin Tae-yong dan Ambisi Juara 2026

Kiper anyar Persija Jakarta, Aqil Savik, mengungkapkan rasa bangga dan kebahagiaannya setelah resmi berseragam tim Macan Kemayoran. Mantan penjaga gawang andalan Bhayangkara FC ini menaruh harapan besar agar dirinya mampu memberikan dampak positif bagi klub barunya tersebut.

Aqil menegaskan bahwa ambisinya saat ini adalah membantu Persija Jakarta bersaing ketat dalam perebutan gelar juara pada musim kompetisi mendatang. Persija memang tengah serius mempersiapkan diri untuk menghadapi Super League 2026/2027 dengan target menjadi yang terbaik.

Selain fokus pada liga domestik, tim kebanggaan warga Jakarta ini juga mematok target tinggi dalam turnamen pramusim Piala Presiden 2026. Ajang bergengsi tersebut rencananya akan digelar di dua kota besar, yakni Bandung dan Surabaya, mulai 27 Juli hingga 7 Agustus mendatang.

Manajemen Persija Jakarta saat ini sedang melakukan perombakan besar-besaran atau revolusi skuad di bawah komando pelatih baru, Shin Tae-yong. Kehadiran juru taktik asal Korea Selatan tersebut membawa angin segar dengan masuknya sejumlah amunisi berkualitas di berbagai posisi.

Tidak hanya mengamankan jasa Aqil Savik untuk memperkuat sektor pertahanan, manajemen juga mendatangkan talenta muda berbakat dari PSM Makassar. Sosok tersebut adalah Victor Dethan yang baru berusia 21 tahun dan dikenal memiliki performa cemerlang di atas lapangan.

Lini belakang Persija juga semakin kokoh dengan kehadiran bek berpengalaman asal Kroasia, Denis Kolinger. Pemain berusia 32 tahun tersebut sebelumnya tercatat membela klub NK Lokomotiva Zagreb di kasta tertinggi Liga Kroasia sebelum memutuskan hijrah ke Jakarta.

Statistik Gemilang Aqil Savik di Musim Lalu

Keputusan Persija Jakarta untuk meminang Aqil Savik didasari oleh catatan performanya yang sangat memukau sepanjang musim 2025/2026. Pemain kelahiran Bandung, 17 Januari 1999 ini, menjadi pilar tak tergantikan bagi Bhayangkara FC dengan total 30 penampilan.

Selama membela klub lamanya, Aqil berhasil membukukan angka statistik yang cukup impresif bagi seorang penjaga gawang. Ia sukses melakukan 88 penyelamatan krusial serta mencatatkan sembilan laga tanpa kebobolan atau clean sheet sepanjang musim lalu.

Berikut adalah ringkasan data dan performa Aqil Savik sebelum bergabung dengan Persija:

  • Total Penampilan: Mencatatkan 30 pertandingan sebagai kiper utama di musim 2025/2026.
  • Penyelamatan: Berhasil melakukan 88 kali aksi penyelamatan gemilang di bawah mistar gawang.
  • Clean Sheet: Menjaga gawang tetap suci tanpa kebobolan dalam sembilan pertandingan.
  • Pengalaman Timnas: Pernah dipercaya memperkuat skuad Timnas Indonesia di level kelompok umur U-18 dan U-19.

Kombinasi antara refleks yang cepat dan pengalaman internasional di level junior menjadi alasan kuat bagi manajemen Persija. Mereka bergerak cepat untuk mengamankan tanda tangan Aqil agar tidak didahului oleh klub pesaing lainnya.

Proses Kepindahan yang Singkat dan Menantang

Melalui sesi wawancara di kanal YouTube resmi Persija Jakarta, Aqil Savik menceritakan perasaannya setelah resmi bergabung. Ia mengaku sangat terhormat bisa menjadi bagian dari tim dengan sejarah panjang dan basis pendukung yang sangat masif.

“Tentu saya merasa sangat bangga dan senang bisa bergabung dengan klub sebesar ini untuk mengejar prestasi musim depan,” ungkap Aqil. Ia juga menceritakan bahwa proses negosiasi dengan pihak manajemen Macan Kemayoran berlangsung sangat cepat dan efektif.

Aqil menjelaskan bahwa dirinya langsung memberikan lampu hijau saat tawaran dari manajemen Persija datang kepadanya. Ia tidak ingin menyia-nyiakan peluang emas yang menurutnya sangat penting bagi perkembangan karier profesionalnya sebagai pemain bola.

“Sejujurnya prosesnya tidak lama, sekitar akhir Mei atau tanggal 1 Juni, Coach Yoo Jae-hoon menelepon saya secara langsung. Beliau bertanya apakah saya bersedia untuk bergabung dengan Persija atau tidak,” kenang Aqil menceritakan momen tersebut.

Dalam percakapan telepon itu, Yoo Jae-hoon yang menjabat sebagai pelatih kiper Persija memaparkan rencana jangka panjang klub. Penjelasan mengenai visi dan misi tim di bawah kendali Shin Tae-yong langsung membuat Aqil merasa sangat tertarik.

“Visi yang dipaparkan sangat jelas, apalagi target musim depan adalah menjadi juara, dan itu tantangan besar bagi saya. Saya hanya butuh waktu sekitar tiga hingga empat hari untuk berdiskusi dengan keluarga sebelum akhirnya mantap pindah,” imbuhnya.

Misi Mempersembahkan Kado Juara untuk Jakarta

Aqil Savik sangat menyadari bahwa Persija Jakarta bukan sekadar klub sepak bola biasa, melainkan tim dengan basis massa yang militan. Ia memuji loyalitas ribuan suporter yang selalu setia mendukung tim baik saat sedang menang maupun terpuruk.

“Persija adalah klub besar dengan sejarah panjang dan dukungan suporter yang luar biasa hebat,” puji Aqil. Ia bertekad untuk memberikan kemampuan maksimalnya demi memenuhi target juara yang telah ditetapkan oleh jajaran manajemen klub.

Keinginan untuk meraih gelar juara musim ini terasa semakin spesial karena bertepatan dengan momentum bersejarah bagi Kota Jakarta. Pada tanggal 22 Juni 2027 mendatang, ibu kota Indonesia tersebut akan merayakan hari jadinya yang ke-500 atau tepat lima abad.

Persija Jakarta berambisi memberikan kado terindah berupa trofi kasta tertinggi liga Indonesia pada momen ulang tahun kota tersebut. Semangat inilah yang kemudian menular kepada Aqil Savik dan seluruh penggawa Macan Kemayoran lainnya untuk tampil habis-habisan.

“Target saya adalah membantu tim meraih trofi di akhir musim nanti sebagai pencapaian terbaik bagi seluruh elemen klub,” tegasnya. Selain faktor ambisi klub, kehadiran sosok Shin Tae-yong juga menjadi magnet utama bagi dirinya untuk pindah ke Jakarta.

Faktor utama yang memotivasi Aqil Savik memilih Persija Jakarta:

  • Sosok Shin Tae-yong: Aqil sudah mengenal karakter dan gaya melatih Shin Tae-yong saat bekerja sama di tim nasional.
  • Visi Manajemen: Adanya misi dan ambisi yang sangat kuat dari pihak manajemen untuk mengembalikan kejayaan tim.
  • Tantangan Juara: Kesempatan untuk bersaing memperebutkan gelar juara di kompetisi Super League musim depan.
  • Dukungan Suporter: Ingin merasakan atmosfer bermain di depan ribuan pendukung setia Persija di stadion.

Aqil menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa dirinya siap bekerja keras di bawah arahan tim pelatih. Ia yakin dengan komposisi pemain yang ada saat ini, Persija memiliki peluang besar untuk mendominasi kompetisi sepak bola tanah air.

Kehadiran Aqil Savik diprediksi akan membuat persaingan di posisi penjaga gawang Persija Jakarta semakin ketat namun sehat. Hal ini tentu menguntungkan bagi pelatih Shin Tae-yong karena memiliki banyak opsi berkualitas untuk mengawal gawang timnya dari serangan lawan.

Artikel terkait