Kabar mengejutkan datang dari dunia sepak bola Eropa terkait masa depan Ruben Amorim. Mantan pelatih Manchester United tersebut dikabarkan selangkah lagi akan menjabat sebagai juru taktik baru AC Milan.
Kabar kepindahan pria asal Portugal ini ke Italia ternyata tidak hanya menjadi angin segar bagi pendukung Rossoneri. Manchester United juga dilaporkan sangat diuntungkan jika kesepakatan ini resmi terjalin dalam waktu dekat.
Amorim Segera Merapat ke San Siro
Berbagai laporan dari media Italia dan Inggris menyebutkan bahwa Amorim hampir pasti meneken kontrak dengan AC Milan. Tawaran yang diajukan kabarnya berdurasi dua tahun dengan opsi perpanjangan untuk tahun ketiga.
Tugas berat sudah menanti Amorim untuk membangkitkan kembali performa AC Milan yang sedang merosot. Klub raksasa Serie A ini gagal menembus posisi empat besar dalam dua musim terakhir secara berturut-turut.
Milan tercatat hanya mampu mengakhiri kompetisi di peringkat kedelapan dan kelima. Kehadiran Amorim diharapkan mampu membawa perubahan signifikan agar mereka kembali kompetitif di papan atas Liga Italia.
Keuntungan Finansial bagi Manchester United
Kabar mengenai kepindahan Amorim ke Milan menjadi berita positif bagi manajemen Manchester United. Jika Amorim resmi bekerja kembali, Setan Merah tidak perlu menanggung beban penuh sisa kompensasi pemecatannya.
Sebelumnya, Manchester United diwajibkan membayar pesangon sebesar 16,7 juta Paun atau setara dengan Rp 400 miliar kepada sang pelatih. Namun, status kepelatihan barunya di Milan secara otomatis akan meringankan kewajiban finansial klub asal Inggris tersebut.
Berikut adalah rincian mengenai dampak kepindahan Ruben Amorim ke AC Milan bagi pihak Manchester United:- Pengurangan Pesangon: Manchester United terbebas dari sebagian besar kewajiban membayar kompensasi penuh karena sang pelatih sudah mendapatkan pekerjaan baru.
- Alokasi Anggaran: Dana yang semula disiapkan untuk membayar pesangon dapat dialokasikan klub untuk kebutuhan operasional atau transfer pemain lainnya.
- Kepastian Status: Hubungan kontraktual antara kedua belah pihak berakhir lebih cepat sehingga tidak lagi menjadi beban administrasi bagi klub.
Situasi ini tentu sangat melegakan bagi manajemen Setan Merah yang sedang berusaha menjaga stabilitas keuangan mereka. Dengan kembalinya Amorim ke lapangan hijau bersama klub lain, sengketa sisa kontrak pun dianggap selesai.
Kilas Balik Perjalanan Amorim di Old Trafford
Manchester United resmi memecat Ruben Amorim pada Januari 2026 yang lalu. Keputusan ini diambil setelah tim terpuruk di posisi keenam klasemen sementara Liga Inggris.
Saat itu, Setan Merah dinilai kesulitan untuk bersaing menembus zona Liga Champions, meskipun jatah kualifikasi sudah ditambah menjadi lima besar. Performa tim yang tidak stabil menjadi alasan utama di balik penghentian kontraknya.
Posisi Amorim kemudian digantikan oleh Michael Carrick yang berhasil membawa dampak instan bagi tim. Di bawah kendali Carrick, Manchester United tampil impresif dan sukses mengakhiri musim di posisi ketiga klasemen akhir.
Meskipun Amorim dianggap gagal total selama masa jabatannya di Old Trafford, namanya tetap harum di pasar pelatih Eropa. Minat serius dari AC Milan membuktikan bahwa kualitas kepelatihannya masih sangat diperhitungkan oleh klub-klub besar dunia.