Arema FC Women U-18 berhasil memastikan diri melaju ke babak semifinal turnamen U-18 Hydroplus Soccer League All Stars 2025/2026. Kepastian ini didapat meski mereka hanya bermain imbang pada laga pamungkas fase grup.
Pertandingan yang berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada Jumat (10/7/2026) tersebut berakhir dengan skor 1-1. Skuad berjuluk Singo Edan Putri ini sempat unggul terlebih dahulu sebelum akhirnya ditahan imbang oleh Putri Tangsel City.
Sejak peluit pertama dibunyikan, Arema FC Women sebenarnya tampil cukup dominan guna mengamankan posisi di empat besar. Namun, perlawanan sengit diberikan oleh Putri Tangsel City yang juga mengincar kemenangan demi menjaga asa lolos.
Pertarungan di lini tengah menjadi sajian utama sepanjang babak pertama karena kedua tim berusaha keras mengendalikan alur permainan. Putri Tangsel City kerap mengeksploitasi sisi kanan lapangan untuk membongkar pertahanan lawan dengan kecepatan pemain sayap mereka.
Di sisi lain, Arema FC Women memilih bermain lebih taktis dan menunggu momentum yang tepat untuk melancarkan serangan balik. Peluang emas pertama justru didapat oleh Putri Tangsel City melalui aksi Cessa Elyen Febriani setelah menerima umpan pojok Debby Alvani Zanaya.
Sayangnya, tendangan Cessa masih bisa diamankan dengan baik oleh kiper Arema FC Women, Keysha Putri Dwi Arianti. Tak berselang lama, Cessa kembali mengancam lewat tembakan jarak jauh yang membentur tiang gawang, membuat pertahanan Arema sempat kewalahan.
Melihat agresivitas lawan yang meningkat, Arema FC Women mulai meningkatkan intensitas serangan mereka di pertengahan babak pertama. Oktavia Safara Putri sempat melakukan akselerasi individu dari sisi kanan, namun penyelesaian akhirnya masih bisa dipatahkan kiper lawan.
Usaha untuk memecah kebuntuan juga dilakukan oleh Nigita Putri Tauladani melalui tendangan spekulasi dari luar kotak penalti. Kendati demikian, hingga waktu istirahat tiba, tidak ada gol yang tercipta dan skor kacamata tetap bertahan.
Memasuki babak kedua, kebuntuan akhirnya pecah melalui skema serangan balik cepat yang dibangun oleh Arema FC Women. Kerja sama apik antara Juliana Adriana Gabriella Waum dan Merisya Ika Hendrawan menjadi kunci terciptanya peluang matang.
Oktavia Safara Putri yang menerima umpan matang tidak menyia-nyiakan kesempatan tersebut dan sukses mencetak gol pada menit ke-66. Gol ini sempat membuat Arema FC Women berada di atas angin dan diprediksi akan menyapu bersih poin penuh.
Namun, kemenangan di depan mata sirna ketika memasuki masa injury time akibat penurunan fokus di lini pertahanan. Savaira Rizqin berhasil menyamakan kedudukan bagi Putri Tangsel City setelah mengonversi umpan dari Cessa Elyen Febriani menjadi gol penyeimbang.
Meskipun gagal meraih poin sempurna di laga terakhir ini, hasil imbang 1-1 sudah cukup membawa Arema FC Women lolos sebagai juara Grup B. Mereka kini bersiap menghadapi tantangan selanjutnya di babak semifinal melawan Putri Garut.
Evaluasi dan Kesiapan Menjelang Semifinal
Kiper utama Arema FC Women, Keysha Putri Dwi Arianti, mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan tim menembus fase gugur. Ia mengakui bahwa pertandingan melawan Putri Tangsel City sangat berat dan memberikan banyak pelajaran berharga bagi tim.
Poin-poin evaluasi yang disampaikan oleh kiper Arema FC Women adalah sebagai berikut:
- Kurangnya konsentrasi pemain di menit-menit akhir pertandingan yang berujung pada gol penyeimbang lawan.
- Kesulitan mengantisipasi bola yang mengarah ke sudut gawang sehingga koordinasi pertahanan perlu ditingkatkan.
- Pentingnya meminimalisir kesalahan mendasar agar bisa meraih hasil maksimal di partai semifinal nanti.
Penjaga gawang bernomor punggung 30 tersebut menekankan bahwa fokus penuh sepanjang laga menjadi kunci utama untuk menang. Ia berharap rekan-rekannya bisa belajar dari kegagalan mempertahankan keunggulan di laga terakhir fase grup tersebut.
Pelatih Arema FC Women, Dindin Wahyudin, juga memberikan pandangannya terkait performa anak asuhnya dan persiapan menghadapi semifinal. Menurutnya, prioritas utama tim saat ini adalah memulihkan kondisi fisik pemain agar kembali bugar saat melawan Putri Garut.
Dindin juga berencana melakukan analisis mendalam terhadap kekuatan lawan guna menentukan skema taktik yang paling efektif. Evaluasi khusus akan dilakukan, terutama pada lini depan yang dinilai masih kurang tajam dalam memanfaatkan peluang.
Berikut adalah rencana persiapan teknis yang akan dilakukan tim pelatih Arema FC Women:
- Melakukan analisis taktikal terhadap gaya permainan Putri Garut untuk menentukan strategi bertahan dan menyerang.
- Memberikan pengarahan singkat terkait aspek klinis di depan gawang karena waktu latihan yang sangat terbatas.
- Meningkatkan ketenangan para pemain depan dalam melakukan penyelesaian akhir agar peluang tidak terbuang percuma.
Dindin menyebutkan bahwa dalam tiga laga terakhir, para pemain sebenarnya sudah tampil baik dalam menciptakan peluang. Masalah utama yang sering muncul hanyalah kurangnya ketenangan saat berada di zona berbahaya lawan sehingga gol sulit tercipta.
Pertandingan semifinal U-18 Hydroplus Soccer League All Stars 2025/2026 dipastikan akan berjalan sangat sengit. Arema FC Women dijadwalkan bertemu dengan Putri Garut di lokasi yang sama, yakni Supersoccer Arena, Kudus.
Detail jadwal pertandingan semifinal dapat dilihat pada tabel di bawah ini:
| Kategori Pertandingan | Tim yang Bertanding | Waktu Kick-off | Lokasi Pertandingan |
|---|---|---|---|
| Semifinal U-18 | Arema FC Women vs Putri Garut | Sabtu, 11 Juli 2026, 15.30 WIB | Supersoccer Arena, Kudus |
Laga ini diharapkan menjadi pembuktian bagi Arema FC Women untuk menunjukkan kualitas mereka sebagai kandidat juara. Seluruh pemain diharapkan bisa tampil maksimal dan menjalankan instruksi pelatih dengan disiplin tinggi sepanjang pertandingan berlangsung.
Turnamen ini sendiri merupakan bagian dari ekosistem sepak bola putri Indonesia yang bertujuan mencari bibit-bibit unggul untuk masa depan. Antusiasme penonton di Kudus diharapkan tetap tinggi untuk mendukung perkembangan talenta muda sepak bola putri nasional.