CEO MU Bongkar Penyebab Kegagalan Amorim, Sebut Ogah Adaptasi Jadi Pemicu Utama 2026

CEO MU Bongkar Penyebab Kegagalan Amorim, Sebut Ogah Adaptasi Jadi Pemicu Utama 2026

CEO Manchester United, Omar Berrada, akhirnya buka suara mengenai alasan di balik kegagalan Ruben Amorim selama menangani Setan Merah. Menurut Berrada, masalah utama sang manajer bukanlah kurangnya talenta, melainkan sikapnya yang terlalu kaku.

Ruben Amorim datang ke Old Trafford dengan reputasi mentereng sebagai salah satu pelatih muda paling potensial di Eropa. Sebelum berlabuh ke Inggris, ia sukses mempersembahkan empat trofi domestik bagi Sporting CP dalam kurun waktu empat tahun.

Kegagalan Beradaptasi di Tengah Krisis

Sayangnya, performa Manchester United justru merosot tajam di bawah asuhan pelatih asal Portugal tersebut. Pada musim perdananya (2024/2025), MU terpuruk di posisi ke-15 klasemen Premier League, yang merupakan pencapaian terburuk klub dalam lebih dari 50 tahun terakhir.

Pihak manajemen akhirnya mengambil langkah tegas untuk memutus kontrak Amorim pada awal Januari lalu. Keputusan ini diambil tepat setelah Manchester United hanya mampu bermain imbang 1-1 saat menghadapi Leeds United.

Berrada menegaskan bahwa pemecatan tersebut tidak terhindarkan karena Amorim menolak menyesuaikan skema permainannya dengan kondisi tim. Hal ini dianggap sebagai kesalahan fatal mengingat ia bergabung saat kompetisi sedang berjalan.

Berrada menjelaskan beberapa faktor krusial yang menyebabkan keterpurukan Amorim di United:

  • Sikap Terlalu Kaku: Amorim dinilai terlalu berpegang teguh pada ideologinya tanpa mempertimbangkan situasi skuad.
  • Kurangnya Persiapan: Ia datang di tengah musim tanpa sempat menjalani masa pramusim untuk mematangkan visi bermainnya.
  • Tekanan Tinggi: Sorotan media yang terus-menerus membuatnya sulit untuk bereksperimen dengan tenang.
  • Kegagalan Adaptasi: Keengganannya untuk fleksibel dalam taktik menjadi penghambat utama kemajuan tim.

Penjelasan tersebut disampaikan Berrada dalam sebuah diskusi di acara Financial Times Weekend. Ia menekankan bahwa adaptasi sangat penting bagi pelatih manapun yang masuk di pertengahan jalan.

Statistik Buruk Sepanjang Kepemimpinan Amorim

Selama menahkodai Setan Merah, Amorim tercatat mendampingi tim dalam 63 pertandingan di berbagai kompetisi. Namun, catatan kemenangannya jauh dari kata memuaskan bagi klub sebesar Manchester United.

Berikut adalah rincian performa Ruben Amorim selama menjabat sebagai manajer permanen di Old Trafford.

Kategori Statistik Catatan Performa
Jumlah Pertandingan 63 Laga
Kemenangan 23 Kali
Hasil Imbang 18 Kali
Kekalahan 21 Kali
Persentase Kemenangan 38 Persen

Data tersebut menunjukkan bahwa persentase kemenangan Amorim adalah yang terendah di antara manajer permanen lainnya sejak era Sir Alex Ferguson berakhir. Angka ini menjadi bukti nyata sulitnya Amorim menerapkan filosofinya di Liga Inggris.

Setelah meninggalkan Manchester United, kini Ruben Amorim telah memulai lembaran baru dalam karier kepelatihannya. Saat ini, ia resmi menjabat sebagai pelatih baru untuk raksasa Italia, AC Milan.

Artikel terkait