Langkah Chelsea untuk memboyong Granit Xhaka ke Stamford Bridge menemui jalan buntu pada tahap awal. Tawaran perdana yang diajukan klub asal London Barat tersebut kabarnya langsung ditolak mentah-mentah oleh Sunderland.
Kabar ini pertama kali mencuat melalui laporan jurnalis senior Athletic, David Ornstein. Chelsea disebut telah menyodorkan dana segar senilai 8 juta paun pada Sabtu (27/6) lalu demi mengamankan jasa gelandang asal Swiss tersebut.
Penolakan Sunderland Atas Tawaran Chelsea
Pihak Sunderland merasa nilai yang diajukan Chelsea masih jauh di bawah ekspektasi. Mereka menganggap tawaran tersebut tidak mencerminkan rasa hormat terhadap kualitas Xhaka maupun posisi klub saat ini.
Meskipun tawaran resmi ditolak, Chelsea sebenarnya dilaporkan sudah mencapai kesepakatan verbal secara pribadi dengan sang pemain. Namun, kegagalan negosiasi antar-klub membuat proses transfer ini tertahan untuk sementara waktu.
Keputusan Chelsea mengejar Xhaka bukan tanpa alasan yang kuat. Sang pemain merupakan target utama manajer baru mereka, Xabi Alonso, yang ingin membangun kembali kekuatan lini tengah The Blues.
Keduanya memiliki sejarah kesuksesan yang luar biasa saat masih bekerja sama di Bayer Leverkusen. Di bawah arahan Alonso, Xhaka menjadi sosok kunci yang mempersembahkan tiga gelar prestisius sekaligus bagi klub Jerman tersebut.
Daftar trofi yang diraih Xhaka dan Alonso di Leverkusen :
- Gelar juara Bundesliga musim 2023/2024.
- Trofi DFB Pokal pada musim yang sama.
- Piala Super Jerman 2023/2024.
Prestasi fenomenal tersebut membuktikan bahwa Xhaka adalah metronom lini tengah yang sangat dipercaya oleh taktik Alonso.
Rekam Jejak dan Pengalaman Granit Xhaka
Xhaka sejatinya bukanlah sosok asing di kancah sepak bola Inggris. Sebelum berseragam Sunderland, ia menghabiskan tujuh tahun kariernya bersama Arsenal dan menjadi bagian penting dari skuad The Gunners.
Bersama Arsenal, ia mencatatkan hampir 300 penampilan dan mempersembahkan masing-masing dua gelar Piala FA serta Community Shield. Pengalaman panjangnya di Premier League menjadi nilai tambah yang sangat diinginkan oleh Chelsea.
Berikut adalah perbandingan performa tim dan profil singkat kepindahan Xhaka antara kedua klub tersebut.
Data ringkasan profil dan posisi klub musim lalu :
| Kategori Informasi | Detail Informasi |
|---|---|
| Posisi Sunderland (Musim Lalu) | Peringkat 7 Liga Inggris |
| Posisi Chelsea (Musim Lalu) | Peringkat 10 Liga Inggris |
| Durasi Karier di Arsenal | 2016 - 2023 |
| Total Gol di Premier League | 23 Gol dalam 297 Laga |
Tabel di atas memperlihatkan bahwa Sunderland menutup musim di posisi yang lebih baik dibandingkan Chelsea, yang menambah daya tawar mereka untuk mempertahankan pemain bintang.
Jika nantinya proses transfer ini benar-benar terwujud, Xhaka akan menambah daftar panjang pemain yang menyeberang ke rival sekota Arsenal. Ia akan mengikuti jejak nama-nama besar seperti Ashley Cole, Olivier Giroud, hingga Pierre-Emerick Aubameyang.
Kini publik menunggu langkah selanjutnya dari manajemen Chelsea untuk menaikkan tawaran mereka. Sunderland tampaknya tidak akan melepas sang gelandang bertahan dengan harga murah mengingat kontribusi besarnya musim lalu.