Piala Dunia 2026 kini telah memasuki fase yang semakin krusial setelah seluruh rangkaian pertandingan di babak 16 besar resmi berakhir. Delapan tim nasional terbaik dunia telah memastikan diri melaju ke babak perempat final untuk memperebutkan empat tiket menuju semifinal.
Meskipun Timnas Italia kembali absen dari putaran final turnamen bergengsi ini, pengaruh sepak bola dari Negeri Pizza tersebut masih sangat terasa di fase delapan besar. Tercatat sebanyak 21 pemain yang saat ini berkarier di kompetisi kasta tertinggi dan kedua Italia, yakni Serie A dan Serie B, masih berjuang membela negaranya masing-masing.
Kehadiran puluhan pemain ini menjadi bukti nyata bahwa kompetisi sepak bola di Italia tetap menjadi rumah bagi para pemain elite dari berbagai belahan dunia. Mereka kini memiliki kesempatan besar untuk memainkan peran krusial dalam menentukan siapa yang akan membawa pulang trofi juara dunia tahun ini.
Dominasi Belgia dan Norwegia
Belgia dan Norwegia tercatat sebagai dua negara dengan jumlah perwakilan pemain asal klub Italia terbanyak di babak perempat final kali ini. Masing-masing dari kedua negara tersebut memanggil lima pemain yang mencari nafkah di kompetisi Italia ke dalam skuad mereka.
Belgia diperkuat oleh duet maut Kevin De Bruyne dan Romelu Lukaku yang saat ini sama-sama berseragam Napoli di level klub. Selain dua bintang senior tersebut, Setan Merah juga mengandalkan tenaga Koni De Winter (AC Milan), Charles De Ketelaere (Atalanta), serta Alexis Saelemaekers (AC Milan).
Di sisi lain, Norwegia juga membawa kekuatan serupa dengan mengandalkan lima pilar yang merumput di Italia untuk menghadapi sisa turnamen. Para pemain tersebut adalah Morten Thorsby dari Cremonese, Leo Ostigard dari Genoa, Marcus Holmgren Pedersen dari Torino, Torbjorn Heggem dari Bologna, dan Kristian Thorstvedt dari Sassuolo.
Banyaknya pemain yang memahami karakter taktis khas sepak bola Italia membuat Belgia dan Norwegia menjadi tim yang sangat menarik untuk dipantau. Para penggemar Serie A tentu akan menaruh perhatian lebih pada performa para pemain andalan klub kesayangan mereka tersebut.
Daftar pemain dari kompetisi Italia yang berlaga di babak perempat final:
- Belgia: Kevin De Bruyne (Napoli), Romelu Lukaku (Napoli), Koni De Winter (AC Milan), Charles De Ketelaere (Atalanta), Alexis Saelemaekers (AC Milan).
- Norwegia: Morten Thorsby (Cremonese), Leo Ostigard (Genoa), Marcus Holmgren Pedersen (Torino), Torbjorn Heggem (Bologna), Kristian Thorstvedt (Sassuolo).
- Prancis: Manu Kone (AS Roma), Marcus Thuram (Inter Milan), Adrien Rabiot (AC Milan), Mike Maignan (AC Milan).
- Swiss: Manuel Akanji (Inter Milan), Remo Freuler (Bologna), Ardon Jashari (AC Milan), Michel Aebischer (Pisa).
- Argentina: Lautaro Martinez (Inter Milan), Nico Paz (Como).
- Maroko: Neil El-Aynaoui (AS Roma).
Daftar di atas menunjukkan sebaran pemain yang berkarier di Italia dan masih bertahan di Piala Dunia 2026. Keberadaan mereka tersebar di berbagai posisi kunci, mulai dari penjaga gawang, pemain bertahan, hingga penyerang utama.
Kontribusi Prancis, Swiss, hingga Argentina
Selain Belgia dan Norwegia, tim raksasa seperti Prancis dan juga tim kuda hitam Swiss memiliki perwakilan pemain dari Liga Italia dalam jumlah yang cukup signifikan. Kedua negara ini sama-sama menyertakan empat pemain yang sehari-harinya berkompetisi di Serie A.
Skuad Les Bleus milik Prancis diperkuat oleh Manu Kone dari Roma, penyerang tajam Marcus Thuram dari Inter, serta duo AC Milan yaitu Adrien Rabiot dan Mike Maignan. Sementara itu, tim nasional Swiss mengandalkan Manuel Akanji asal Inter, Remo Freuler dari Bologna, Ardon Jashari dari Milan, dan Michel Aebischer yang bermain untuk Pisa.
Para pemain ini telah menjadi tulang punggung utama bagi tim nasional masing-masing selama perjalanan panjang menuju babak delapan besar. Kontribusi mereka di lapangan hijau terbukti sangat vital dalam menjaga asa juara negara yang mereka bela.
Ringkasan perbandingan jumlah pemain liga Italia di tim perempat final:
| Negara | Jumlah Pemain | Klub Dominan |
|---|---|---|
| Belgia | 5 Pemain | Napoli, AC Milan |
| Norwegia | 5 Pemain | Berbagai Klub |
| Prancis | 4 Pemain | AC Milan |
| Swiss | 4 Pemain | Inter Milan, AC Milan |
| Argentina | 2 Pemain | Inter Milan, Como |
| Maroko | 1 Pemain | AS Roma |
Tabel tersebut memberikan gambaran cepat mengenai negara mana saja yang paling banyak memanfaatkan jasa pemain dari klub Italia. Terlihat bahwa Belgia dan Norwegia memimpin daftar, diikuti oleh kekuatan besar Eropa lainnya.
Sementara itu, juara bertahan Argentina membawa dua nama yang sudah sangat populer di kalangan penggemar sepak bola Italia. Kedua pemain tersebut adalah kapten Inter Milan, Lautaro Martinez, serta talenta muda berbakat dari klub Como, Nico Paz.
Lain halnya dengan Maroko yang hanya memiliki satu perwakilan dari kompetisi Italia, yakni gelandang berbakat Neil El-Aynaoui yang membela AS Roma. Namun, fakta menarik muncul dari dua kandidat kuat juara lainnya, yaitu Spanyol dan Inggris.
Spanyol dan Inggris sama sekali tidak menyertakan pemain yang berkarier di Serie A maupun Serie B dalam skuad mereka musim ini. Hal ini menunjukkan perbedaan strategi atau ketersediaan pemain yang merumput di luar kompetisi domestik masing-masing negara tersebut.