Dua pilar Timnas Indonesia, Egy Maulana Vikri dan Muhammad Riyandi, baru-baru ini melakukan kunjungan emosional ke lokasi yang membentuk karier awal mereka. Kehadiran mereka bertujuan untuk memotivasi serta berbagi pengalaman kepada para bibit muda sepak bola tanah air.
Keduanya menjadi sosok sentral dalam gelaran Asics Summer Camp 2026 yang berlangsung di Pusat Pelatihan Olahraga Pelajar (PPOP) DKI Jakarta, Ragunan, pada Sabtu (4/7/2026). Di sana, mereka terjun langsung dalam sesi coaching clinic bersama pemain muda dari PPOP dan Elite Pro Academy (EPA).
Mengenang Akar Perjalanan Karier
Kawasan Ragunan memiliki tempat spesial di hati Egy Maulana Vikri karena ia merupakan alumnus Pusat Pendidikan dan Latihan Olahraga Pelajar (PPLP) di sana. Sebelum berkarier profesional, penyerang sayap Dewa United ini mengasah kemampuannya di lingkungan tersebut.
Sementara itu, Muhammad Riyandi mengawali langkahnya di dunia sepak bola melalui SSB Bina Taruna di Jakarta Timur. Ketekunannya sejak dini berhasil mengantarkannya menjadi kiper profesional yang kini menjadi langganan skuad Garuda.
Selain sesi praktik di lapangan hijau, para talenta muda ini juga mendapatkan pembekalan mental dan teknis melalui sesi diskusi. Kegiatan ini turut menghadirkan pelatih Timnas Indonesia U-23, Nova Arianto, serta Astino Taufik selaku Technical Director Asics Indonesia.
Pesan Penting Terkait Kedisiplinan
Nova Arianto menekankan pentingnya bagi para pemain muda untuk menyerap setiap ilmu yang diberikan oleh para seniornya. Ia mengapresiasi inisiatif ini sebagai wadah yang sangat positif bagi perkembangan kualitas pemain di masa depan.
Beberapa poin utama yang ditekankan Nova Arianto dalam kegiatan tersebut adalah:
- Pemanfaatan peluang belajar dari pengalaman nyata pemain profesional di lapangan.
- Pentingnya menjaga konsistensi performa dalam setiap pertandingan dan latihan.
- Penerapan disiplin ketat sebagai fondasi utama seorang atlet menuju level dunia.
- Penyelarasan bakat alami dengan etos kerja yang kuat sejak usia dini.
Melalui pengarahan ini, Nova berharap para peserta tidak hanya mengandalkan bakat, tetapi juga membangun karakter yang kuat. Hal ini krusial agar mereka siap menghadapi tantangan di level kompetisi yang lebih tinggi.
Nova juga menggarisbawahi bahwa Indonesia memiliki stok talenta yang melimpah dan potensi yang sangat besar. Tantangan utamanya adalah bagaimana para pemain tersebut mampu tetap fokus dan tidak cepat puas dengan pencapaian sementara.
Kegiatan inspiratif ini diharapkan dapat memacu semangat para pesepakbola muda untuk bekerja lebih keras. Dengan mengikuti jejak Egy dan Riyandi, mereka diharapkan mampu menembus level tertinggi sepak bola profesional dan membawa nama baik bangsa.