Kabar mengejutkan datang dari kancah sepak bola internasional setelah Sebastian Beccacece resmi meletakkan jabatannya sebagai pelatih tim nasional Ekuador. Keputusan mundur ini diambil menyusul kegagalan skuad La Tri dalam melanjutkan langkah mereka di ajang Piala Dunia 2026.
Langkah Ekuador harus terhenti setelah mereka menelan kekalahan 0-2 saat berhadapan dengan Meksiko di babak 32 besar. Pertandingan yang krusial tersebut berlangsung di Stadion Azteca, Mexico City, pada Rabu pagi WIB.
Kegagalan Ekuador di Babak 32 Besar
Dalam laga tersebut, lini pertahanan Ekuador tidak mampu membendung gempuran tim tuan rumah. Meksiko berhasil mengunci kemenangan lewat sumbangan gol dari Julian Quinones dan Raul Jimenez.
Kekalahan ini sekaligus mengubur impian Moises Caicedo dan kolega untuk mencetak sejarah baru bagi negaranya. Mereka sebelumnya sangat berharap bisa melampaui rekor terbaik Ekuador, yakni menembus babak 16 besar pada edisi 2006 silam.
Sebastian Beccacece mengonfirmasi bahwa masa baktinya memang sudah berakhir seiring dengan tuntasnya perjalanan tim di turnamen tersebut. Ia merasa target besar yang telah direncanakan bersama federasi tidak berhasil tercapai sepenuhnya.
Pernyataan resmi Sebastian Beccacece terkait pengunduran dirinya:
"Masa kontrak kami sudah berakhir setelah Piala Dunia ini usai. Kami menyadari belum mampu memenuhi ambisi untuk mencatatkan performa terbaik sepanjang sejarah Ekuador di turnamen ini, sehingga inilah saatnya bagi saya untuk pamit," jelas Beccacece seperti dilansir dari Reuters.
Perjalanan Singkat La Tri di Piala Dunia 2026
Sebelum akhirnya tersingkir, Ekuador sebenarnya sempat memberikan kejutan di fase grup. Mereka berhasil mengamankan satu tiket ke fase gugur setelah mengalahkan Jerman dengan skor tipis 2-1 di laga terakhir Grup E.
Kemenangan tersebut membawa mereka melaju ke babak 32 besar melalui jalur tim peringkat ketiga terbaik. Namun sayangnya, momentum positif tersebut tidak berlanjut saat mereka bertemu dengan Meksiko di fase eliminasi.
Keputusan Beccacece untuk hengkang menambah panjang daftar pelatih yang kehilangan kursi kepemimpinan setelah timnya tersisih. Fenomena mundurnya pelatih di tengah berlangsungnya turnamen besar memang kerap terjadi akibat tekanan ekspektasi.
Daftar pelatih yang mundur di sela-sela turnamen Piala Dunia 2026:
- Sebastian Beccacece – Tim Nasional Ekuador
- Sabri Lamouchi – Tim Nasional Tunisia
- Steve Clarke – Tim Nasional Skotlandia
- Miroslav Koubek – Tim Nasional Republik Ceko
- Hong Myung-bo – Tim Nasional Korea Selatan
- Ronald Koeman – Tim Nasional Belanda
Beccacece tercatat sebagai pelatih keenam yang menyatakan mundur dari jabatannya pada edisi Piala Dunia kali ini. Kini, federasi sepak bola Ekuador harus segera mencari sosok pengganti untuk membangun kembali kekuatan tim menghadapi kompetisi mendatang.