Manchester City secara resmi memperkenalkan Enzo Maresca sebagai manajer baru mereka untuk menggantikan posisi yang ditinggalkan Pep Guardiola. Pengumuman ini disampaikan langsung oleh pihak klub pada Senin (29/6) malam WIB.
Pelatih berkebangsaan Italia tersebut menyetujui kontrak berdurasi tiga tahun bersama The Citizens. Dengan kesepakatan ini, Maresca dijadwalkan akan memimpin skuad di Stadion Etihad hingga musim panas 2029 mendatang.
Kepulangan yang Dinantikan
Penunjukan ini menandai babak ketiga bagi perjalanan karier Enzo Maresca di Manchester City dalam kapasitas yang berbeda. Sebelumnya, ia pernah menjabat sebagai pelatih tim Elite Development Squad (U-23) dan asisten manajer bagi Pep Guardiola.
Chairman Manchester City, Khaldoon Al Mubarak, menyatakan bahwa Maresca adalah sosok yang memiliki kepribadian serta kecerdasan luar biasa. Menurutnya, karakter Maresca sangat selaras dengan visi dan kebutuhan klub saat ini.
Al Mubarak juga menambahkan bahwa kembalinya Maresca ke City merupakan langkah yang sangat wajar bagi kedua belah pihak. Ia meyakini gaya sepak bola Maresca akan berkembang pesat dengan komposisi skuad yang ada sekarang.
Rekam Jejak Maresca di Manchester City
Berikut adalah ringkasan perjalanan karier dan pencapaian Enzo Maresca selama mengabdi di Manchester City sebelumnya:
- Manajer Elite Development Squad (2020-2021): Berhasil membawa tim muda City meraih gelar juara liga.
- Asisten Pelatih Tim Utama (2022-2023): Menjadi bagian penting dari kesuksesan klub meraih Treble Winner (Premier League, Piala FA, dan Liga Champions).
Pengalaman tersebut menjadi modal berharga bagi Maresca untuk memahami standar tinggi yang diterapkan di klub ini. Manajemen berharap ia bisa melanjutkan tradisi juara yang telah dibangun selama satu dekade terakhir.
Ambisi Besar Sang Manajer Baru
Maresca mengungkapkan rasa bangganya bisa kembali bekerja di lingkungan yang sudah sangat ia kenal dengan baik. Ia mengakui bahwa tekanan dan ekspektasi di Manchester City sangatlah tinggi, namun ia siap menghadapinya.
Ia juga menyampaikan apresiasinya kepada manajemen klub atas kepercayaan yang telah diberikan kepadanya. Maresca mengaku sudah tidak sabar untuk segera memulai sesi latihan bersama para pemain City.
Prioritas utamanya adalah membawa tim meraih kemenangan dengan gaya permainan sepak bola yang menarik ditonton. Ia ingin para pemain tetap menikmati tantangan saat mewakili salah satu klub terbesar di dunia tersebut.
Perbandingan Situasi Manajerial
Tabel di bawah ini merangkum transisi kepemimpinan dan latar belakang manajer di Manchester City:
| Aspek | Pep Guardiola (Pendahulu) | Enzo Maresca (Baru) |
|---|---|---|
| Masa Jabatan | 10 Tahun (Selesai 2026) | 3 Tahun (Hingga 2029) |
| Total Trofi di City | 20 Trofi | 4 Trofi (Sebagai Asisten/Pelatih Junior) |
| Klub Sebelumnya | Bayern Munich | Chelsea |
Data di atas menunjukkan betapa besarnya tantangan yang harus dihadapi Maresca untuk meneruskan dominasi Guardiola. Namun, bekal pengalamannya bersama Chelsea saat menjuarai Conference League dan Piala Dunia Antarklub 2025 menjadi bukti kapasitasnya.
Sebagai informasi tambahan, Maresca memutuskan meninggalkan Chelsea pada awal 2026 akibat adanya selisih paham dengan direksi klub. Kini, ia memulai lembaran baru bersama Manchester City dengan target mempertahankan kejayaan tim di kancah domestik maupun Eropa.