Langkah ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando dan Daniel Marthin, harus terhenti di babak 16 besar turnamen Australia Open 2026. Pasangan yang kerap dijuluki The Babbies ini gagal melaju lebih jauh setelah ditumbangkan oleh wakil asal China.
Dalam pertandingan yang berlangsung di Quaycentre, Olympic Boulevard, Sydney, pada Kamis sore, Leo dan Daniel menyerah dalam dua gim langsung. Mereka harus mengakui keunggulan lawan tangguh, Liang Wei Keng dan Wang Chang, dengan skor akhir 15-21 serta 18-21.
Dominasi Lawan di Awal Laga
Sejak gim pertama dimulai, Leo dan Daniel langsung berada di bawah tekanan besar dari pasangan China tersebut. Liang Wei Keng dan Wang Chang tampil sangat agresif dengan mengandalkan pola permainan cepat yang sulit diantisipasi.
Serangan-serangan tajam yang dilancarkan wakil China ini membuat pasangan Indonesia kesulitan untuk mengembangkan strategi mereka. Liang dan Wang secara cerdik memanfaatkan kombinasi pukulan keras dan smes menyilang untuk terus menambah pundi-pundi poin.
Dominasi tersebut terlihat jelas saat mereka berhasil menjaga jarak keunggulan hingga empat angka menjelang masa jeda. Memasuki interval gim pertama, Leo dan Daniel tertinggal sementara dengan kedudukan 8-11.
Setelah jeda singkat tersebut, situasi di lapangan tidak banyak berubah karena Liang dan Wang tetap memegang kendali tempo. Mereka tampil sangat nyaman dalam mengontrol jalannya pertandingan dan menutup ruang gerak pemain Indonesia.
Pertahanan yang solid dari pasangan China sering kali membuat pengembalian bola Leo dan Daniel tidak membuahkan hasil positif. Hal ini menyebabkan pasangan Indonesia kerap gagal mendapatkan poin di momen-momen krusial.
Meskipun Leo dan Daniel sempat berupaya keras untuk memperkecil selisih skor, usaha mereka belum cukup memadai. Gim pertama akhirnya ditutup dengan kemenangan Liang dan Wang lewat skor 15-21.
Perlawanan Sengit di Gim Kedua
Memasuki gim kedua, Leo dan Daniel mencoba untuk mengubah pola permainan dengan meningkatkan intensitas serangan. Mereka tampak lebih berani melakukan inisiatif serangan demi bisa membalikkan keadaan dan memaksakan gim ketiga.
Strategi baru ini membuat jalannya pertandingan menjadi jauh lebih ketat dan menarik dibandingkan gim sebelumnya. Kedua pasangan terlibat dalam duel sengit yang menguras fisik, di mana aksi saling kejar poin terus terjadi.
Skor sempat bergerak sangat tipis karena kedua pasangan enggan memberikan poin mudah bagi lawan masing-masing. Namun, kematangan Liang dan Wang kembali terlihat saat mereka berhasil memimpin 11-10 pada saat interval gim kedua.
Setelah interval, pertempuran di lapangan semakin memanas seiring upaya Leo dan Daniel untuk menyamakan kedudukan. Sayangnya, ketenangan Liang dan Wang dalam penyelesaian akhir menjadi pembeda yang signifikan di lapangan.
Pasangan China tersebut mampu menjaga konsistensi mereka meskipun terus ditekan oleh Leo dan Daniel. Kesalahan-kesalahan kecil dari pasangan Indonesia justru menjadi keuntungan bagi Liang dan Wang untuk tetap unggul.
Pertandingan akhirnya berakhir dengan skor 18-21 pada gim kedua, yang sekaligus memastikan langkah Leo dan Daniel terhenti. Kekalahan ini membuat Indonesia kehilangan satu wakilnya di sektor ganda putra pada ajang tersebut.
Berikut adalah ringkasan hasil pertandingan babak 16 besar Australia Open 2026 tersebut:| Aspek Pertandingan | Detail Informasi |
|---|---|
| Turnamen | Australia Open 2026 |
| Lokasi Pertandingan | Quaycentre, Sydney, Australia |
| Sektor Pertandingan | Ganda Putra (Men's Doubles) |
| Pasangan Indonesia | Leo Rolly Carnando / Daniel Marthin |
| Pasangan China | Liang Wei Keng / Wang Chang |
| Skor Akhir | 15-21, 18-21 (Kekalahan Indonesia) |
| Babak Turnamen | 16 Besar (Round of 16) |
Tabel di atas merangkum seluruh poin krusial terkait pertandingan yang menyebabkan tersingkirnya ganda putra Indonesia. Kekalahan ini menjadi evaluasi penting bagi Leo dan Daniel dalam menghadapi turnamen-turnamen internasional selanjutnya.
Meskipun hasil ini mengecewakan, perjuangan Leo dan Daniel di Sydney tetap patut diapresiasi mengingat lawan yang dihadapi merupakan unggulan. Fokus kini beralih kepada wakil Indonesia lainnya yang masih bertahan di kompetisi Australia Open 2026.
Di sisi lain, kemenangan ini mengukuhkan dominasi Liang Wei Keng dan Wang Chang sebagai salah satu ganda putra terkuat dunia saat ini. Mereka berhasil menunjukkan efektivitas permainan yang sulit ditembus oleh pertahanan The Babbies sepanjang laga.