Timnas Indonesia U-17 harus rela berbagi angka setelah ditahan imbang Malaysia U-17 dengan skor 1-1. Laga uji coba ini berlangsung di Stadion Manahan, Solo, pada Sabtu malam (4/7/2026).
Kemenangan Garuda Muda yang sudah di depan mata sirna seketika. Gol balasan dari Malaysia tercipta secara dramatis saat pertandingan memasuki masa injury time.
Debut David Nascimento dan Dominasi Awal Indonesia
Pertandingan ini menandai kiprah perdana David Nascimento sebagai juru taktik Timnas U-17. Pelatih asal Cape Verde tersebut menerapkan skema 4-3-3 dalam debutnya.
Nascimento mengombinasikan tenaga pemain lama seperti Chico Jericho dengan beberapa talenta baru. Indonesia pun tampil menekan sejak peluit pertama dibunyikan.
Peluang emas langsung didapatkan Chico Jericho pada menit keempat melalui sepakan mendatar. Namun, upaya tersebut masih bisa diredam dengan baik oleh kiper Malaysia.
Chico kembali menebar ancaman pada menit ke-31, namun bola hanya membentur tiang gawang. Tak lama berselang, giliran peluang Dzaky Muhammad yang digagalkan oleh pertahanan lawan.
Skor kacamata tetap bertahan hingga jeda antarpelarian. Meskipun menguasai laga, Indonesia masih kesulitan mengonversi peluang menjadi gol di babak pertama.
Gol Pemecah Kebuntuan di Babak Kedua
Memasuki paruh kedua, Garuda Muda menaikkan tempo permainan dengan menyisir sisi sayap. Strategi ini cukup merepotkan barisan pertahanan Harimau Malaya yang tampil disiplin.
Ketangguhan kiper Malaysia, Adam Nurfakrullah, menjadi tembok besar bagi Indonesia. Ia tercatat melakukan beberapa penyelamatan krusial yang mengamankan gawangnya dari kebobolan.
Pada menit ke-70, Chico Jericho hampir saja membawa Indonesia memimpin lewat aksi individu menawan. Sayangnya, tendangan kaki kirinya masih menyamping tipis di sisi gawang.
Indonesia akhirnya berhasil memecah kebuntuan pada menit ke-80 melalui skema serangan balik. Chico Jericho kembali beraksi sebelum tendangannya diblok oleh penjaga gawang.
Bola muntah hasil blok tersebut jatuh ke ruang kosong yang langsung disambar oleh Dhamar Try Kusuma. Gol tersebut membuat publik Manahan bergemuruh dan Indonesia unggul 1-0.
Hasil Pahit di Menit Terakhir
Tertinggal satu angka membuat Malaysia keluar menyerang secara total di sisa waktu. Tekanan bertubi-tubi mulai menyulitkan lini belakang Timnas Indonesia.
Petaka bagi tuan rumah datang pada menit ke-90+6 melalui situasi bola mati. Malaysia berhasil menyamakan kedudukan lewat skema sepak pojok yang sangat rapi.
Muzakif mencetak gol lewat sundulan tajam yang gagal diantisipasi oleh lini pertahanan Indonesia. Skor imbang 1-1 menjadi hasil akhir dari duel klasik negara serumpun ini.
Daftar pemain yang diturunkan pada laga persahabatan tersebut:
| Posisi | Timnas Indonesia U-17 | Malaysia U-17 |
|---|---|---|
| Kiper | Abdillah Isak | Adam Nurfakrullah |
| Belakang | Faiz F., Ramadhan P., Faiz H., Puma N. | Adam M., Fareez D., Naim M. |
| Tengah | Melki Y., Stenly M., Edsel H. | M. Aqif, M. Dini, M. Aniq, M. Harraz |
| Depan | Chico J., Dolvi S., Dzaky M. | Ahmad Aidil, Benjamin A., Fahim Akmal |
| Pelatih | David Nascimento | Shukor Adan |
Tabel di atas merangkum susunan pemain dari kedua kesebelasan yang bertanding di Stadion Manahan. Indonesia menggunakan formasi 4-3-3, sementara Malaysia tampil dengan skema 3-4-3.
Pertandingan ini memberikan banyak catatan penting bagi pelatih David Nascimento. Fokus pada konsentrasi di menit akhir menjadi pekerjaan rumah utama menjelang turnamen berikutnya.