HIPMI Kota Bekasi Gelar Padelora Fest 2026, Cara Baru Perkuat Jejaring Pengusaha Muda yang Banyak Dicari

HIPMI Kota Bekasi Gelar Padelora Fest 2026, Cara Baru Perkuat Jejaring Pengusaha Muda yang Banyak Dicari

Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kota Bekasi sukses menyelenggarakan ajang Padelora Fest pada 14 Juni 2026. Kegiatan ini dirancang sebagai wadah bagi para pengusaha muda untuk menyatukan hobi olahraga dengan upaya penguatan jaringan bisnis.

Acara tersebut menjadi titik temu bagi para anggota HIPMI, pelaku usaha dari berbagai sektor, hingga komunitas pecinta olahraga padel. Melalui suasana yang santai, para peserta didorong untuk berinteraksi secara produktif guna menciptakan peluang kerja sama baru.

Membangun Koneksi Bisnis Melalui Aktivitas Fisik

Ketua Umum BPC HIPMI Kota Bekasi, Farah Rizky, menjelaskan bahwa Padelora Fest merupakan inisiatif untuk menciptakan ruang yang sehat bagi anggotanya. Ia percaya bahwa hubungan profesional yang solid sering kali berawal dari interaksi informal yang menyenangkan.

“Kami ingin menghadirkan ruang yang sehat dan produktif bagi pengusaha muda agar bisa membangun koneksi yang lebih kuat,” ujar Farah pada Minggu (14/6/2026). Menurutnya, olahraga adalah media efektif untuk mencairkan suasana di antara para pelaku usaha lintas sektor.

Farah juga menekankan pentingnya konektivitas dalam memperkuat ekosistem bisnis lokal. Dengan networking yang luas, diharapkan pertumbuhan ekonomi di daerah dapat terdorong lebih maksimal melalui kolaborasi nyata antar pengusaha.

Alasan Pemilihan Olahraga Padel

Ketua Badan Semi Otonom Padelora HIPMI Bekasi, Dennish Mountary, mengungkapkan alasan di balik pemilihan padel sebagai cabang olahraga utama. Padel dinilai memiliki karakteristik yang sangat identik dengan dunia kewirausahaan.

Beberapa nilai penting dalam olahraga padel yang relevan dengan dunia bisnis antara lain:
  • Kerja Sama Tim: Membutuhkan koordinasi yang solid antara pemain untuk memenangkan pertandingan.
  • Komunikasi Efektif: Interaksi intens antar pemain di lapangan sangat krusial.
  • Inklusivitas: Olahraga ini bisa dinikmati oleh pemula maupun pemain berpengalaman tanpa batasan kaku.
  • Sportivitas: Menanamkan nilai kejujuran dan saling menghargai dalam kompetisi.

Dennish menambahkan bahwa sifat padel yang inklusif menjadikannya sarana ideal untuk membangun kedekatan antar individu. Hal ini mempermudah para pengusaha untuk saling mengenal sebelum masuk ke pembicaraan bisnis yang lebih serius.

Antusiasme Peserta dan Dampak Sosial

Ketua Organizing Committee, Agung Pratama Wiguna, mengamati adanya antusiasme yang luar biasa dari para peserta selama acara berlangsung. Ia mencatat bahwa nilai utama kegiatan ini justru terletak pada interaksi yang terjadi di luar lapangan pertandingan.

Di sela-sela waktu istirahat, para peserta aktif bertukar pengalaman mengenai tantangan bisnis mereka masing-masing. Agung menyatakan bahwa peluang kolaborasi sering kali muncul secara spontan dari obrolan ringan di forum non-formal seperti ini.

Dukungan penuh juga disampaikan oleh Andibachtiar Yusuf selaku Ketua Pengurus Cabang Perkumpulan Besar Padel Indonesia. Ia menyambut baik inisiatif HIPMI Bekasi yang menggandeng komunitas olahraga dalam agenda organisasinya.

Andibachtiar menilai sinergi ini memberikan dampak positif bagi popularitas olahraga padel sekaligus memperluas jaringan profesional anggotanya. Hubungan antara komunitas hobi dan organisasi profesi diyakini akan memperkuat struktur sosial serta ekonomi masyarakat luas.

Artikel terkait