Gelaran Piala AFF 2026 atau yang kini resmi mengusung nama ASEAN Hyundai Cup 2026 akan menjadi panggung krusial bagi Timnas Indonesia. Berdasarkan hasil pembagian grup, Skuad Garuda dipastikan masuk ke dalam Grup A bersama sejumlah rival regional yang kompetitif.
Pasukan Merah Putih akan bersaing dengan Vietnam, Singapura, Kamboja, serta satu tim yang lolos dari babak play-off. Adapun slot play-off tersebut diperebutkan oleh Brunei Darussalam dan Timor Leste sebelum fase grup dimulai.
Dalam proses pengundian atau drawing, Timnas Indonesia sebelumnya ditempatkan di pot 3 bersama dengan Filipina. Penempatan posisi ini membuat Tim Garuda harus siap bertemu dengan tim-tim unggulan dari pot yang lebih tinggi.
Hasil undian memastikan Indonesia berada satu grup dengan Vietnam yang berstatus sebagai juara bertahan turnamen. Selain itu, Singapura menjadi tim terakhir yang ditarik untuk melengkapi komposisi persaingan di Grup A.
Persiapan dan Dukungan Klub
Pelatih Timnas Indonesia saat ini, John Herdman, merasa sangat terbantu dengan sikap kooperatif yang ditunjukkan oleh klub-klub domestik. Klub besar seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, hingga Bali United memberikan dukungan penuh dengan melepas pemain mereka.
Kesediaan klub-klub BRI Super League ini menjadi angin segar bagi persiapan Skuad Garuda di Piala AFF 2026. Herdman mengungkapkan bahwa dukungan ini sangat penting agar tim bisa tampil dengan kekuatan terbaiknya sejak laga pembuka.
Saat ini, tim kepelatihan sedang melakukan evaluasi mendalam terhadap hasil pemusatan latihan (TC) tahap pertama yang digelar di Bali. Herdman segera menentukan nama-nama pemain yang akan dipertahankan maupun dicoret dari daftar final.
Misi besar yang diusung oleh pelatih asal Kanada tersebut tidak hanya sekadar mengincar trofi juara semata. Ia memiliki visi jangka panjang untuk membangun karakter dan mentalitas pemenang bagi para pemain muda di panggung internasional.
Format dan Jadwal Pertandingan
Berbeda dengan edisi sebelumnya yang rutin digelar pada akhir tahun, Piala AFF 2026 mengalami perubahan jadwal pelaksanaan. Turnamen bergengsi di Asia Tenggara ini dijadwalkan berlangsung mulai 24 Juli hingga 26 Agustus 2026.
Sistem kompetisi tetap menggunakan format round robin, di mana setiap kontestan akan melakoni dua laga kandang dan dua laga tandang. Format ini berlaku selama fase grup untuk menentukan siapa yang berhak melaju ke babak selanjutnya.
Memasuki fase gugur, pertandingan semifinal hingga final akan tetap menggunakan sistem kandang-tandang dalam dua leg. Skema ini diprediksi akan menyajikan tensi tinggi yang selalu dinantikan oleh para pendukung setia Timnas Indonesia.
Berikut adalah hasil pembagian grup untuk turnamen Piala AFF 2026:
| Grup A | Grup B |
|---|---|
| Vietnam | Thailand |
| Singapura | Malaysia |
| Indonesia | Filipina |
| Kamboja | Myanmar |
| Brunei / Timor Leste | Laos |
Tabel di atas merinci peta persaingan di mana Indonesia harus melewati adangan Vietnam dan Singapura untuk lolos ke fase gugur. Sementara itu, Grup B dihuni oleh sang rival abadi, Thailand dan Malaysia, yang juga menjadi favorit juara.
Jadwal lengkap pertandingan Timnas Indonesia di babak penyisihan Grup A:
- 24 Juli 2026: Kamboja vs Singapura dan Pemenang Kualifikasi vs Vietnam
- 27 Juli 2026: Indonesia vs Kamboja dan Singapura vs Pemenang Kualifikasi
- 31 Juli 2026: Pemenang Kualifikasi vs Indonesia dan Vietnam vs Singapura
- 3 Agustus 2026: Kamboja vs Pemenang Kualifikasi dan Indonesia vs Vietnam
- 7 Agustus 2026: Vietnam vs Kamboja dan Singapura vs Indonesia
Daftar jadwal di atas menunjukkan bahwa Indonesia akan mengawali perjuangannya dengan menghadapi Kamboja pada 27 Juli. Laga krusial melawan Vietnam akan terjadi pada awal Agustus sebelum menutup fase grup melawan Singapura.
Kabar dari Dunia Sepak Bola Internasional
Di luar hiruk-pikuk Piala AFF, perkembangan Piala Dunia 2026 juga terus menyita perhatian publik pecinta bola. Argentina sukses melangkah ke babak semifinal setelah mengandaskan perlawanan sengit dari Swiss di babak perempat final.
Kemenangan Argentina ini menciptakan duel bersejarah di semifinal, di mana Lionel Messi dan kolega akan menantang Inggris. Pertemuan kedua negara besar ini merupakan yang pertama kalinya bagi Messi sepanjang karier internasionalnya di ajang resmi.
Di sisi lain, kekecewaan mendalam dirasakan oleh kubu Norwegia setelah tersingkir oleh Inggris. Pelatih Stale Solbakken bahkan sempat melontarkan kritik keras terkait proses terjadinya gol Inggris yang dianggap kontroversial oleh pihaknya.
Piala Dunia edisi kali ini juga mencatatkan sejarah baru bagi Lionel Messi yang kembali memecahkan rekor assist terbanyak. Performa gemilang bintang Inter Miami tersebut membuktikan bahwa ia masih menjadi motor serangan utama bagi La Albiceleste.
Update dari Liga Domestik dan Transfer Pemain
Dari kompetisi dalam negeri, geliat bursa transfer BRI Super League mulai memanas dengan berbagai pergerakan klub. Persib Bandung dikabarkan tengah menyiapkan kejutan besar terkait perekrutan pemain baru untuk musim mendatang.
Petinggi Persib, Umuh Muchtar, meminta para pendukung untuk bersabar menanti pengumuman resmi mengenai nama pemain tersebut. Sementara itu, Persija Jakarta telah resmi mengamankan jasa Denis Kolinger, bek jangkung asal Jerman-Kroasia.
Klub Persita Tangerang juga tak mau kalah dengan meresmikan kedatangan Wahyudi Hamisi sebagai tambahan kekuatan di lini tengah. Tim berjuluk Pendekar Cisadane ini juga memperkenalkan Alexandre Ramalingom, striker Timnas Madagaskar sebagai ujung tombak baru.
Di kancah Eropa, Manchester United dilaporkan batal merekrut Ederson dan kini mengalihkan fokus mereka kepada Manu Kone. Gelandang muda tersebut tampil impresif di Piala Dunia 2026, yang membuat manajemen Setan Merah kepincut untuk meminangnya ke Old Trafford.
Persiapan intensif Timnas Indonesia dan dinamika transfer klub lokal menunjukkan betapa bergairahnya sepak bola tanah air saat ini. Seluruh mata kini tertuju pada persiapan Skuad Garuda menjelang laga pembuka Piala AFF melawan Kamboja nanti.