Timnas Indonesia terus menggenjot persiapan mereka untuk menghadapi turnamen bergengsi Piala AFF 2026. Fokus utama saat ini adalah mematangkan strategi dan fisik pemain melalui pemusatan latihan intensif.
Skuad Garuda telah berada di Bali United Training Center untuk menjalani program pemusatan latihan (TC) tersebut. Agenda ini dijadwalkan berlangsung cukup panjang, yakni mulai dari 5 Juli hingga 20 Juli 2026 mendatang.
Sebanyak 23 nama pemain telah dipanggil untuk mengikuti tahap awal pemusatan latihan ini. Daftar tersebut mencakup kombinasi pemain senior dan bakat-bakat yang berkarier di luar negeri.
Nama-nama populer seperti Nadeo Argawinata, Thom Haye, Mauro Zijlstra, dan Eliano Reijnders tampak sudah bergabung. Selain itu, hadir pula Sandy Walsh dan Beckham Putra yang siap memberikan performa terbaik mereka.
Namun, Shayne Pattynama dilaporkan belum bisa bergabung sepenuhnya dalam sesi latihan reguler. Saat ini, ia masih harus menjalani proses pemulihan khusus di bawah pengawasan tim fisioterapi.
Fokus Latihan dan Evaluasi John Herdman
Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, memberikan penjelasan mengenai prioritas utama dalam TC di Bali ini. Menurutnya, hal terpenting adalah mengembalikan kebugaran fisik pemain setelah masa libur kompetisi berakhir.
Selain aspek fisik, tim pelatih juga melakukan penilaian mendalam terhadap kinerja setiap individu. Evaluasi ini menjadi landasan penting sebelum menentukan skuad final yang akan dibawa ke Piala AFF.
Herdman menambahkan bahwa intensitas latihan akan semakin meningkat pada pekan depan saat memasuki fase berikutnya. Persaingan di dalam internal tim sengaja diciptakan dengan memberikan porsi latihan yang cukup berat kepada para pemain.
Sistem ini diterapkan agar para pemain selalu waspada, sebab posisi mereka belum sepenuhnya aman. Ada peluang bagi pemain baru untuk masuk, sementara pemain yang kurang maksimal bisa saja tersingkir dari daftar pilihan.
Menariknya, Timnas Indonesia memilih untuk tidak mengagendakan pertandingan uji coba melawan tim lain selama berada di Pulau Dewata. Sebagai gantinya, mereka fokus pada pertandingan internal atau internal game.
Metode ini dianggap efektif oleh tim pelatih untuk melihat perkembangan taktik secara spesifik. Melalui laga internal, John Herdman bisa lebih leluasa meramu komposisi pemain yang paling solid untuk turnamen mendatang.
Berikut adalah rincian pembagian grup untuk turnamen Piala AFF 2026 mendatang:
| Grup A | Grup B |
|---|---|
| Vietnam | Thailand |
| Singapura | Malaysia |
| Timnas Indonesia | Filipina |
| Kamboja | Myanmar |
| Brunei / Timor Leste | Laos |
Data di atas menunjukkan bahwa Timnas Indonesia akan bersaing di Grup A bersama rival kuat seperti Vietnam dan Singapura. Persaingan di grup ini diprediksi akan berjalan sangat ketat sejak laga perdana dimulai.
Jadwal Lengkap Pertandingan Timnas Indonesia
Bagi para pendukung setia Garuda, jadwal pertandingan fase grup sudah resmi dirilis oleh pihak penyelenggara. Indonesia akan mengawali kiprahnya dengan bermain di hadapan publik sendiri di Bogor.
Simak jadwal lengkap perjuangan Timnas Indonesia di babak penyisihan grup Piala AFF 2026:
- Matchday 1: Senin, 27 Juli 2026 (20.30 WIB) - Indonesia vs Kamboja di Stadion Pakansari, Bogor.
- Matchday 2: Jumat, 31 Juli 2026 (18.00 WIB) - Timor Leste vs Indonesia di Chonburi Stadium, Thailand.
- Matchday 3: Senin, 3 Agustus 2026 (20.30 WIB) - Indonesia vs Vietnam di Stadion Pakansari, Bogor.
- Matchday 4: Jumat, 7 Agustus 2026 (20.00 WIB) - Singapura vs Indonesia di Jalan Besar Stadium, Kallang.
Jadwal di atas menunjukkan bahwa Indonesia memiliki dua laga kandang yang krusial di Stadion Pakansari. Kemenangan di laga awal melawan Kamboja akan menjadi modal penting sebelum bertolak ke Thailand dan Singapura.
Persaingan Regional dan Persiapan Mental
Menghadapi turnamen ini, John Herdman secara terbuka menaruh perhatian khusus pada kekuatan Vietnam. Ia juga menantikan atmosfer rivalitas tinggi saat nanti harus bertemu dengan tim-tim kuat lainnya di Asia Tenggara.
PSSI sendiri melalui perwakilan Exco sempat menyinggung tren penggunaan pemain diaspora yang semakin marak. Hal ini merujuk pada strategi negara-negara peserta Piala Dunia 2026 yang juga diterapkan oleh Indonesia saat ini.
Meskipun ada beberapa kendala seperti Luke Vickery yang batal bergabung karena tidak mendapat izin klub, optimisme tetap tinggi. Skuad yang ada saat ini dianggap sudah cukup kompetitif untuk mengejar target juara.
Dukungan penuh dari pemerintah, termasuk perhatian dari Presiden Prabowo Subianto, menjadi motivasi tambahan bagi timnas. PSSI terus berupaya memberikan fasilitas terbaik agar ambisi besar sepak bola Indonesia bisa terwujud di kancah internasional.
Di sisi lain, persiapan stadion juga terus dipantau, termasuk kunjungan perwakilan Kamboja ke Stadion Pakansari baru-baru ini. Mereka melakukan pengecekan mendalam mulai dari kondisi rumput lapangan hingga fasilitas ruang ganti pemain.
Dengan persiapan yang matang dan komposisi pemain yang solid, publik berharap Timnas Indonesia mampu berbicara banyak. Gelar juara Piala AFF 2026 menjadi target utama yang ingin diraih untuk membanggakan seluruh rakyat Indonesia.