Persiapan Timnas Indonesia menjelang turnamen Piala AFF 2026 yang dijadwalkan berlangsung pada akhir Juli mendatang menemui tantangan tersendiri. Skuad besutan pelatih John Herdman ini dikabarkan masih mengalami kesulitan dalam menyusun jadwal pertandingan uji coba internasional.
Pasukan Garuda sebenarnya sudah berkumpul dan berada di Bali sejak tanggal 5 Juli 2026 untuk mematangkan kesiapan tim. Mereka menjalani pemusatan latihan intensif di Bali United Training Center yang berlokasi di kawasan Pantai Purnama, Gianyar.
Meskipun intensitas latihan terus ditingkatkan, hingga kini belum ada tanda-tanda Timnas Indonesia akan melakoni laga uji coba resmi melawan tim lain. Selama menetap di Pulau Dewata, para pemain hanya melakukan pertandingan internal atau internal game untuk menguji taktik pelatih.
Ketua Badan Tim Nasional (BTN) PSSI, Sumardji, memberikan penjelasan mendalam mengenai situasi yang sedang dihadapi oleh manajemen tim nasional saat ini. Menurutnya, ada beberapa faktor yang membuat agenda uji coba sulit untuk direalisasikan dalam waktu dekat.
Salah satu kendala utamanya adalah jadwal kompetisi domestik, di mana mayoritas klub sepak bola di Indonesia baru saja memulai masa pramusim. Hal ini berdampak pada ketersediaan lawan tanding yang siap secara fisik dan teknis untuk meladeni tantangan Skuad Garuda.
Pernyataan resmi dari Ketua BTN PSSI terkait kendala uji coba:
- Klub-klub lokal di tanah air saat ini sedang memasuki fase awal persiapan musim baru atau pramusim.
- Pihak BTN belum bisa memberikan kepastian atau detail lebih lanjut mengenai rencana uji coba karena situasi tersebut.
- Fokus utama saat ini adalah memaksimalkan program latihan yang sudah disusun oleh jajaran pelatih di Bali.
Penjelasan Sumardji ini memberikan gambaran bahwa sinkronisasi jadwal antara agenda tim nasional dan kalender klub domestik menjadi tantangan yang cukup pelik. Meski demikian, tim pelatih tetap berupaya menjaga ritme kompetisi melalui simulasi pertandingan di dalam internal skuad.
Selain membahas soal uji coba, Sumardji juga sempat memberikan klarifikasi mengenai pemanggilan 41 pemain untuk ajang FIFA Series 2026 sebelumnya. Ia secara terbuka menjelaskan keputusan John Herdman, termasuk alasan di balik tidak dipanggilnya kiper Persib Bandung, Teja Paku Alam.
Rencana Kepulangan ke Jakarta dan Persiapan Akhir
Meskipun belum mendapatkan kepastian lawan tanding, program pemusatan latihan di Bali tetap berjalan sesuai jadwal yang telah ditentukan. Sandy Walsh beserta rekan-rekannya terus melahap berbagai menu latihan fisik dan strategi di bawah arahan langsung John Herdman.
Sumardji mengonfirmasi bahwa durasi pemusatan latihan di Bali akan segera berakhir dalam waktu dekat. Rencananya, seluruh anggota tim akan meninggalkan Bali dan kembali ke Ibu Kota untuk mematangkan persiapan akhir.
Informasi mengenai jadwal kepulangan dan persiapan selanjutnya:
- Timnas Indonesia dijadwalkan akan mengakhiri pemusatan latihan di Gianyar dan kembali ke Jakarta pada 25 Juli 2026 pagi.
- Setelah tiba di Jakarta, tim akan langsung fokus penuh untuk menghadapi laga-laga di turnamen Piala AFF 2026.
- Tidak ada jeda waktu lama antara kepulangan dari Bali dengan dimulainya kompetisi resmi tingkat Asia Tenggara tersebut.
Langkah "tancap gas" ini diambil agar para pemain tetap berada dalam kondisi puncak saat turnamen dimulai. Jakarta akan menjadi titik pemberangkatan terakhir sebelum skuad berjuang memperebutkan gelar juara di ajang bergengsi tersebut.
Absennya Pemain Kunci dan Kekuatan Skuad Domestik
Tantangan lain yang tidak kalah berat bagi John Herdman adalah kondisi komposisi pemain yang tidak bisa tampil dengan kekuatan penuh. Beberapa pilar utama yang berkarier di luar negeri dipastikan absen membela Merah Putih di ajang kali ini.
Masalah ini muncul karena turnamen Piala AFF tidak masuk ke dalam kalender resmi FIFA atau FIFA Matchday. Kondisi tersebut membuat pihak klub memiliki hak penuh untuk menolak melepas pemain mereka jika tenaga sang pemain masih dibutuhkan tim.
Daftar pemain kunci yang diprediksi absen karena izin klub:
| Nama Pemain | Status Ketersediaan | Alasan Utama |
|---|---|---|
| Emil Audero | Tidak Dilepas | Piala AFF bukan kalender resmi FIFA |
| Jay Idzes | Tidak Dilepas | Kompetisi klub sedang berjalan/persiapan |
| Maarten Paes | Tidak Dilepas | Kebijakan klub di luar FIFA Matchday |
| Kevin Diks | Tidak Dilepas | Kebutuhan teknis klub di Eropa |
| Calvin Verdonk | Tidak Dilepas | Izin klub tidak keluar |
Ketidakhadiran para pemain bintang tersebut memaksa Timnas Indonesia untuk mengalihkan tumpuan kekuatan kepada para talenta lokal. Skuad Garuda akan banyak mengandalkan pemain-pemain yang merumput di liga domestik atau BRI Super League.
Meskipun tanpa pilar-pilar dari kompetisi Eropa, optimisme tetap diusung oleh tim pelatih dan manajemen BTN. Pemain seperti Adam Alis bahkan sudah memberikan prediksinya mengenai persaingan ketat di dalam tim, di mana ia merasa mungkin hanya akan menjadi cadangan.
Di sisi lain, publik sepak bola tanah air juga tengah memberikan perhatian pada proses naturalisasi pemain baru seperti Mitchell Baker. Kehadiran wajah-wajah baru ini diharapkan bisa menutupi lubang yang ditinggalkan oleh para pemain yang absen.
Dengan sisa waktu yang semakin sempit, John Herdman harus segera memutuskan daftar final pemain yang akan dibawa. Evaluasi dari hasil pemusatan latihan tahap pertama di Bali menjadi dasar utama dalam menentukan siapa saja yang layak dipertahankan atau harus dicoret dari skuad.
Timnas Indonesia dijadwalkan akan melakoni laga pembuka melawan Kamboja di Piala AFF 2026 nanti. Catatan pertemuan sejarah menunjukkan dominasi Indonesia atas Kamboja sejak tahun 1995, namun kondisi skuad yang pincang menuntut kewaspadaan ekstra dari seluruh tim.