Juventus dilaporkan kembali menunjukkan ketertarikan serius untuk memboyong bek tengah AC Milan, Fikayo Tomori, pada bursa transfer musim panas 2026 mendatang. Tim berjuluk Si Nyonya Tua tersebut menjadikan pemain asal Inggris itu sebagai buruan utama demi menambal kekuatan di lini pertahanan mereka.
Langkah strategis ini diambil Juventus seiring dengan munculnya peluang bagi mereka untuk melepas Federico Gatti ke Napoli. Jika rencana kepindahan Gatti terealisasi, maka kehadiran bek baru yang tangguh di lini belakang menjadi sebuah keharusan bagi skuad Turin.
Situasi Kontrak yang Menguntungkan Juventus
Berdasarkan laporan terbaru dari La Gazzetta dello Sport yang dilansir melalui Football Italia pada Senin (13/7/2026), posisi Juventus saat ini dinilai cukup kuat. Hal ini tidak lepas dari status kontrak Fikayo Tomori bersama AC Milan yang mulai memasuki masa kritis.
Bek yang kini telah menginjak usia 28 tahun tersebut diketahui sedang berada pada tahun terakhir masa baktinya di San Siro. Situasi ini membuat Rossoneri terancam kehilangan aset berharganya secara gratis jika tidak segera menjualnya pada jendela transfer musim panas ini.
Manajemen AC Milan sendiri kabarnya enggan merugi dan ingin mendapatkan kembali sebagian besar dana yang pernah mereka kucurkan. Sebagai informasi, Milan mengeluarkan dana sekitar 30 juta poundsterling saat mempermanenkan Tomori dari Chelsea pada tahun 2021 lalu.
Di sisi lain, Juventus memiliki opsi cadangan yang bisa membuat Milan semakin tertekan dalam negosiasi. Bianconeri dapat memilih untuk bersabar hingga Januari 2027 guna mengamankan tanda tangan sang pemain lewat kesepakatan pra-kontrak secara cuma-cuma.
Kehadiran Ricky Massara Menjadi Kunci
Peluang Juventus untuk mendaratkan Tomori ke Turin diprediksi akan semakin terbuka lebar karena faktor internal klub. Kehadiran Ricky Massara yang kini menjabat sebagai direktur olahraga baru di Juventus menjadi kartu as dalam proses perburuan ini.
Massara bukanlah orang asing bagi karier profesional Tomori selama merumput di kompetisi kasta tertinggi Italia. Ia merupakan sosok kunci yang memboyong Tomori dari Chelsea ke AC Milan dengan status pinjaman pada tahun 2020 silam.
Tak hanya itu, Massara juga menjadi aktor utama di balik keputusan Milan untuk mengubah status Tomori menjadi pemain permanen setahun setelahnya. Kedekatan emosional dan profesional antara keduanya diyakini akan memberikan nilai tambah bagi Juventus saat proses negosiasi berlangsung.
Kabar lain menyebutkan bahwa Tomori telah menolak tawaran perpanjangan kontrak yang diajukan oleh manajemen AC Milan. Sang pemain dikabarkan memiliki keinginan kuat untuk mencari tantangan baru di luar klub yang telah dibelanya selama beberapa musim terakhir.
Meskipun performanya sempat mengalami pasang surut akibat inkonsistensi yang dialami Rossoneri, Tomori tetaplah pilar utama di jantung pertahanan. Sepanjang musim 2025/2026, ia tercatat telah tampil sebanyak 37 kali dan menyumbangkan tiga assist bagi timnya.
Menyadari kemungkinan besar akan kehilangan bek andalannya, AC Milan pun mulai bergerak cepat mencari pengganti yang sepadan. Atas rekomendasi dari pelatih Ruben Amorim, AC Milan dikabarkan sudah menjalin kesepakatan untuk mendatangkan Mario Gila dari Lazio.
Persaingan dari Klub Liga Inggris
Meskipun saat ini Juventus memimpin dalam perburuan, mereka dipastikan tidak akan melenggang dengan mudah tanpa gangguan. Beberapa klub dari Premier League Inggris juga dilaporkan terus memantau perkembangan situasi kontrak Tomori di Italia.
Daftar klub yang sempat dikaitkan dengan Fikayo Tomori antara lain :
- Tottenham Hotspur: Sempat menunjukkan minat besar meskipun perlahan mereda setelah mereka resmi mendapatkan tanda tangan Jan Paul van Hecke untuk memperkuat sektor pertahanan.
- Newcastle United: Klub kaya baru di Liga Inggris ini terus melakukan pemantauan secara intensif terhadap kondisi sang pemain di bursa transfer.
- Coventry City: Sebagai tim promosi, mereka memiliki daya tarik unik karena saat ini dilatih oleh Frank Lampard yang merupakan mantan mentor Tomori di Chelsea.
Keberadaan Frank Lampard di Coventry City bisa menjadi faktor menarik, mengingat keduanya pernah bekerja sama dengan sangat baik pada musim 2019/2020. Faktor sejarah kerja sama ini bisa saja menjadi pertimbangan bagi Tomori jika ingin kembali berkarier di tanah kelahirannya.
Proyek Ambisius Juventus Bersama Spalletti
Dalam beberapa pekan ke depan, pembicaraan antara pihak Juventus, AC Milan, dan perwakilan Tomori diperkirakan akan berjalan semakin intens. AC Milan berusaha keras agar tidak kehilangan bek terbaik mereka tanpa mendapatkan pemasukan finansial yang memadai.
Sementara itu, bagi Juventus, Tomori dianggap sebagai kepingan puzzle yang sangat penting dalam proyek jangka panjang mereka. Kehadirannya diharapkan mampu membantu pelatih Luciano Spalletti dalam membangun lini pertahanan yang solid dan kompetitif.
Ambisi besar Juventus adalah kembali merajai kompetisi domestik dan bersaing memperebutkan gelar juara Serie A pada musim depan. Dengan pengalaman dan ketangguhan yang dimiliki Tomori, manajemen yakin ia adalah sosok yang tepat untuk mengawal area penalti Si Nyonya Tua.
Berikut adalah ringkasan mengenai data transfer dan profil singkat Fikayo Tomori yang menjadi komoditas panas di bursa transfer musim panas kali ini.
Detail Informasi Transfer Fikayo Tomori:| Kategori Informasi | Detail Fakta |
|---|---|
| Klub Peminat Utama | Juventus |
| Klub Pemilik Saat Ini | AC Milan |
| Estimasi Nilai Transfer | Sekitar 30 Juta Poundsterling |
| Durasi Kontrak Tersisa | Memasuki Tahun Terakhir |
| Statistik Penampilan (25/26) | 37 Laga, 3 Assist |
| Calon Pengganti di Milan | Mario Gila (Lazio) |
Data di atas menunjukkan betapa pentingnya peran Tomori bagi Milan, sekaligus menjelaskan mengapa Juventus begitu berhasrat untuk memboyongnya. Kepastian masa depan sang bek timnas Inggris ini kemungkinan besar akan segera terjawab sebelum jendela transfer resmi ditutup.
Publik sepak bola Italia kini menantikan apakah Tomori akan tetap bertahan di San Siro atau justru menyeberang ke Turin untuk membela sang rival. Proses negosiasi ini diprediksi akan menjadi salah satu saga transfer yang paling banyak menyita perhatian media dalam beberapa waktu ke depan.