Andrea Kimi Antonelli kembali menunjukkan dominasinya di lintasan balap Formula 1. Pembalap muda tim Mercedes ini berhasil keluar sebagai pemenang dalam gelaran GP Monaco 2026 yang berlangsung di Sirkuit Monte Carlo, Minggu malam WIB.
Kemenangan di sirkuit jalan raya ini menjadi koleksi kelima Antonelli dari enam seri yang sudah berjalan musim ini. Performa impresif tersebut membuat posisinya di puncak klasemen sementara semakin sulit dikejar oleh para pesaingnya.
Dominasi Antonelli dan Peta Klasemen Sementara
Pembalap asal Italia yang baru menginjak usia 19 tahun itu kini telah mengantongi total 156 poin. Raihan ini menempatkannya jauh di atas pembalap senior Ferrari, Lewis Hamilton, yang berada di posisi kedua dengan 92 poin.
Sementara itu, rekan setim Antonelli di Mercedes, George Russell, membuntuti di peringkat ketiga dengan raihan 88 poin. Dengan sisa 16 balapan musim ini, peluang Antonelli untuk meraih gelar juara dunia perdananya terbuka sangat lebar jika ia terus konsisten.
Berikut adalah ringkasan klasemen tiga besar setelah GP Monaco 2026:
| Peringkat | Pembalap | Tim | Total Poin |
|---|---|---|---|
| 1 | Andrea Kimi Antonelli | Mercedes | 156 |
| 2 | Lewis Hamilton | Ferrari | 92 |
| 3 | George Russell | Mercedes | 88 |
Tabel di atas menunjukkan keunggulan signifikan Antonelli dibandingkan para rivalnya di papan atas klasemen. Selisih poin yang cukup besar memberikan margin keamanan bagi pembalap muda Mercedes tersebut dalam menghadapi seri-seri berikutnya.
Jalannya Balapan Penuh Drama di Monte Carlo
Balapan di Monaco kali ini diwarnai dengan berbagai insiden dramatis yang melibatkan banyak pembalap top. Antonelli memulai start dengan sempurna dan mampu mempertahankan posisi terdepan sejak putaran pertama hingga menyentuh garis finis.
Nasib buruk justru menimpa Max Verstappen dari Red Bull Racing yang mengalami kendala sistem anti-stall saat memulai balapan. Masalah teknis ini membuatnya kehilangan banyak posisi dan terpaksa kembali ke pit untuk mengakhiri balapan lebih awal.
Di barisan depan, Antonelli menunjukkan kecepatan luar biasa yang sulit diimbangi oleh duo Ferrari, Hamilton dan Leclerc. Lewis Hamilton akhirnya berhasil mengamankan posisi kedua setelah tampil sangat konsisten sepanjang lomba.
Kejutan datang dari Isack Hadjar yang berhasil naik ke podium ketiga untuk Red Bull Racing. Pembalap muda ini mampu memanfaatkan kekacauan dan berbagai insiden yang menimpa pembalap lain di lintasan sempit Monaco.
Daftar pembalap yang gagal menyelesaikan balapan di GP Monaco 2026:
- Max Verstappen: Mengalami masalah pada sistem anti-stall saat melakukan start.
- Lando Norris: Terpaksa berhenti akibat kehilangan tenaga pada mesin mobilnya.
- Charles Leclerc: Gagal finis setelah mengalami insiden tabrakan di tengah lomba.
- Carlos Sainz: Terlibat dalam dua kecelakaan berbeda setelah balapan dimulai kembali.
- Lance Stroll: Menabrak dinding pembatas pada fase akhir balapan yang krusial.
- Valtteri Bottas: Terkendala masalah sistem pengereman yang menghambat performanya.
- Oliver Bearman: Terpaksa keluar dari lintasan sebelum balapan berakhir.
Daftar tersebut menunjukkan betapa sulitnya tantangan di Sirkuit Monte Carlo yang menyebabkan tujuh pembalap gagal meraih poin. Kondisi lintasan yang sempit dan teknis menuntut konsentrasi tinggi dari setiap peserta.
Nasib Pembalap Lain di Luar Podium
George Russell harus menelan pil pahit setelah gagal mendapatkan poin akibat menerima hukuman selama balapan berlangsung. Ia finis di luar posisi 10 besar, tepat di belakang Fernando Alonso dan Gabriel Bortoleto.
Pembalap veteran Nico Hulkenberg menyentuh garis finis di posisi ke-14 pada akhir balapan yang melelahkan ini. Sementara itu, Franco Colapinto menjadi pembalap terakhir yang berhasil menyelesaikan seluruh putaran di Monaco.
Keberuntungan berpihak pada Alex Albon yang menjadi satu-satunya wakil tim Williams yang sukses membawa pulang poin. Hasil balapan di Monaco ini sekali lagi membuktikan bahwa keterampilan teknis dan ketenangan adalah kunci utama di lintasan legendaris tersebut.