Bintang muda timnas Spanyol, Lamine Yamal, mengungkapkan rasa kagumnya yang mendalam terhadap performa fenomenal Lionel Messi di ajang Piala Dunia 2026. Meskipun usianya tidak lagi muda, kapten Argentina tersebut terbukti masih mampu mendominasi lapangan hijau dengan kontribusi yang luar biasa.
Sejauh turnamen berlangsung, Messi telah menunjukkan taringnya dengan mengemas total delapan gol bagi skuad Albiceleste. Tak hanya tajam sebagai eksekutor, pemain berjuluk La Pulga ini juga tercatat memberikan satu assist yang krusial bagi timnya.
Dominasi Messi Membawa Argentina ke Perempat Final
Berkat kepemimpinan dan ketajaman Messi, Argentina sukses memastikan satu tempat di babak perempat final Piala Dunia 2026. Tantangan berikutnya bagi Tim Tango adalah menghadapi Swiss dalam laga yang sangat dinantikan.
Pertandingan tersebut dijadwalkan berlangsung di Kansas City Stadium pada Minggu pagi WIB, tanggal 12 Juli 2026. Fokus publik tentu tertuju pada sejauh mana Messi dapat terus membawa timnya melaju di babak gugur ini.
Kehebatan Messi yang seolah tidak luntur oleh waktu memicu perhatian khusus dari Lamine Yamal. Pemain sayap andalan Spanyol tersebut memberikan pujian setinggi langit atas dedikasi dan kualitas permainan sang megabintang.
Yamal menyebut performa Messi sebagai sesuatu yang luar biasa dan di luar ekspektasi banyak orang mengingat faktor usianya. Ia mengaku sulit membayangkan bagaimana seorang pemain bisa tetap berada di level tertinggi dalam kompetisi seberat Piala Dunia.
"Sungguh luar biasa. Semua orang tentu sudah mengenal siapa Messi, namun melihat usianya saat ini, tidak ada yang menyangka dia tetap bisa kompetitif di level setinggi itu. Ini benar-benar sesuatu yang tidak terbayangkan sebelumnya," ujar Yamal seperti dikutip dari laporan Sportskeeda.
Potensi Duel Spanyol Lawan Argentina di Final
Spekulasi mengenai pertemuan antara Spanyol dan Argentina di partai puncak Piala Dunia 2026 mulai bermunculan. Terkait kemungkinan ini, Yamal menegaskan kesiapan tim Matador untuk menghadapi lawan mana pun demi meraih gelar juara.
Menurut Yamal, untuk menjadi yang terbaik di dunia, sebuah tim harus mampu mengalahkan lawan-lawan terkuat sepanjang turnamen. Ia memandang pertemuan dengan tim sebesar Argentina sebagai tantangan yang memang harus dilewati.
Sebelum melangkah lebih jauh ke final, Spanyol sendiri harus melewati hadangan Belgia di babak perempat final. Laga sengit antar tim Eropa ini akan digelar di Los Angeles Stadium pada Sabtu, 11 Juli 2026, pukul 02.00 WIB.
"Menghadapi Argentina? Jika kami ingin menjuarai Piala Dunia, syaratnya adalah mengalahkan tim terbaik. Jika tidak bertemu di babak sebelumnya, mungkin kami akan bertemu mereka di final. Kami adalah Spanyol, dan kami selalu siap menantang yang terbaik," tegas Yamal.
Berikut adalah ringkasan jadwal pertandingan babak perempat final Piala Dunia 2026 yang akan segera bergulir:
- Prancis vs Maroko: Pertandingan pembuka perempat final ini akan dilaksanakan pada 10 Juli pukul 03.00.
- Spanyol vs Belgia: Duel panas antar tim unggulan Eropa berlangsung pada 11 Juli pukul 02.00.
- Norwegia vs Inggris: Pertarungan memperebutkan tiket semifinal pada 12 Juli pukul 04.00.
- Argentina vs Swiss: Laga penentuan bagi Lionel Messi dkk dijadwalkan pada 12 Juli pukul 08.00.
Daftar pertandingan di atas menunjukkan betapa kompetitifnya fase gugur tahun ini dengan kehadiran tim-tim kejutan dan raksasa sepak bola dunia. Semua mata akan tertuju pada performa para pemain kunci di setiap laga tersebut.
Selain jadwal pertandingan, menarik untuk melihat kembali posisi akhir tim-tim unggulan di babak penyisihan grup:
| Grup | Juara Grup | Poin | Runner-up | Poin |
|---|---|---|---|---|
| Grup H | Spanyol | 7 | Cabo Verde | 3 |
| Grup I | Prancis | 9 | Norway | 6 |
| Grup J | Argentina | 9 | Austria | 4 |
| Grup L | Inggris | 7 | Kroasia | 6 |
Data klasemen tersebut mencerminkan dominasi beberapa tim besar seperti Prancis dan Argentina yang sukses menyapu bersih kemenangan dengan poin sempurna. Hasil ini menjadi modal berharga bagi mereka untuk menghadapi tekanan di babak perempat final nanti.
Kekaguman Lamine Yamal terhadap Lionel Messi mencerminkan rasa hormat antar generasi di dunia sepak bola. Meskipun keduanya mungkin akan menjadi rival di lapangan, warisan yang ditinggalkan Messi tetap menjadi inspirasi bagi talenta muda seperti Yamal.
Turnamen Piala Dunia 2026 ini bukan hanya soal persaingan gelar, tetapi juga panggung pembuktian bagi Messi bahwa kualitas teknik dan mentalitas juara tidak dibatasi oleh angka usia. Publik kini menanti apakah prediksi final impian antara Spanyol dan Argentina akan benar-benar terwujud.