Perum Bulog menggelar kegiatan Bulog Mini Soccer Fun Match sebagai langkah nyata untuk mempererat hubungan dengan berbagai pemangku kepentingan. Acara ini berlangsung di kawasan Bintaro, Tangerang, pada Sabtu (11/7/2026) dalam suasana yang penuh keakraban.
Tujuan utama dari pertandingan persahabatan ini adalah menciptakan ruang diskusi yang lebih santai mengenai program ketahanan pangan nasional. Melalui olahraga, diharapkan sinergi antara Bulog, komunitas, dan media dapat terjalin dengan lebih solid.
Kolaborasi Strategis Lewat Olahraga
Direktur Utama Perum Bulog, Letnan Jenderal TNI (Purn.) Ahmad Rizal Ramdhani, hadir langsung memimpin jalannya acara tersebut. Beliau didampingi oleh Direktur SDM dan Transformasi Perum Bulog, Ade Prastya Nurdin.
Sejumlah tim turut memeriahkan kompetisi ini, mulai dari tim internal karyawan Bulog hingga para jurnalis. Semangat sportivitas terlihat jelas sepanjang pertandingan yang melibatkan Tim Selebritis serta Tim Tidar Setia 93.
Ahmad Rizal menekankan bahwa olahraga merupakan sarana komunikasi yang sangat efektif untuk membahas isu-isu strategis secara terbuka. Hal ini dianggap penting dalam upaya mendukung kedaulatan pangan di Indonesia.
“Kegiatan ini bukan sekadar olahraga bersama, melainkan ajang menyamakan pandangan dengan para stakeholder mengenai ketahanan pangan,” ungkap Ahmad Rizal. Beliau menambahkan bahwa kolaborasi yang kuat adalah kunci utama untuk mencapai target swasembada pangan.
Sinergi Multisektor demi Swasembada
Menurut Ahmad Rizal, keberhasilan menjaga stok dan distribusi pangan nasional tidak bisa hanya dibebankan kepada satu lembaga saja. Diperlukan dukungan menyeluruh dari pemerintah, rekan media, komunitas, hingga lapisan masyarakat luas.
Bulog berkomitmen untuk terus membuka ruang komunikasi yang lebih dekat dan konstruktif dengan seluruh elemen terkait. Dengan komunikasi yang cair, hambatan dalam pelaksanaan program ketahanan pangan diharapkan dapat diatasi bersama.
Beberapa poin utama dari kegiatan Bulog Mini Soccer Fun Match ini meliputi:- Menjadi wadah diplomasi santai untuk membahas isu ketahanan pangan nasional.
- Memperkuat hubungan kerja sama antara Bulog dengan rekan media dan komunitas.
- Mendorong semangat kolaborasi demi mewujudkan target swasembada pangan.
- Membangun pola komunikasi yang lebih terbuka melalui kegiatan fisik yang menyehatkan.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa diskusi serius mengenai kebijakan negara bisa dilakukan di luar meja rapat formal. Melalui interaksi di lapangan hijau, pemahaman bersama mengenai peran strategis Bulog dapat tersampaikan dengan lebih baik.
Agenda serupa diharapkan dapat terus berlanjut untuk menjaga momentum kebersamaan antara Bulog dan para mitranya. Sinergi yang terjalin kuat diprediksi akan berdampak positif pada stabilitas pangan di masa depan.