Pasangan ganda putri Indonesia, Febriana Dwipuji Kusuma dan Meilysa Trias Puspitasari, menunjukkan performa gemilang di ajang Australian Open 2026. Mereka sukses melangkah ke babak perempat final setelah menumbangkan wakil Ukraina pada Kamis (11/6/2026).
Kemenangan yang diraih di Quaycentre, Sydney ini menjadi langkah krusial bagi pasangan yang akrab disapa Ana dan Trias tersebut. Mereka tampil sangat dominan demi menjaga peluang meraih podium tertinggi di turnamen bergengsi ini.
Dominasi Total Atas Wakil Ukraina
Ana dan Trias berhasil menyudahi perlawanan Polina Buhrova dan Yevheniia Kantemyr lewat permainan dua gim langsung yang meyakinkan. Laga tersebut berakhir dengan skor mencolok 21-9 dan 21-12 untuk keunggulan Indonesia.
Kemenangan impresif ini menunjukkan peningkatan signifikan dibandingkan pertemuan sebelumnya di All England. Saat itu, Ana dan Trias dipaksa bermain hingga tiga gim sebelum akhirnya bisa mengalahkan lawan yang sama.
Berikut adalah perbandingan hasil pertemuan antara Ana/Trias melawan pasangan Ukraina tersebut:
| Turnamen | Skor Pertandingan | Durasi Laga |
|---|---|---|
| All England | 19-21, 21-15, 21-19 | Rubber Game |
| Australian Open 2026 | 21-9, 21-12 | Straight Game |
Data di atas memperlihatkan bagaimana pasangan Indonesia berhasil mematangkan strategi mereka dalam waktu singkat. Evaluasi dari pertemuan sebelumnya menjadi kunci sukses performa dominan mereka di Sydney.
Strategi Matang dan Kesiapan Mental
Berdasarkan keterangan tertulis dari PBSI, Ana mengungkapkan bahwa persiapan strategi menjadi faktor utama kemenangan mereka. Mereka secara khusus mempelajari rekaman video pertandingan lawan untuk mencari celah kelemahan.
"Hari ini kami lebih mempersiapkan diri mengenai strategi bermain dan mempelajari video pertandingan lawan saat di All England," ujar Ana. Fokus yang terjaga sejak awal laga membuat mereka mampu menyelesaikan pertandingan tanpa kendala berarti.
Misi Besar Naik Tingkat Jadi Juara
Motivasi tinggi Ana dan Trias di turnamen kali ini didorong oleh ambisi besar untuk memperbaiki catatan tahun lalu. Status sebagai runner-up pada edisi sebelumnya menjadi pelecut semangat yang luar biasa bagi mereka.
Pasangan ini secara terang-terangan menargetkan gelar juara untuk menebus kegagalan di partai final tahun 2025. "Tahun ini kami ingin melakukan pembaruan status menjadi juara," tegas mereka mengenai target utama di Australia.
Keberhasilan menembus perempat final semakin mempertebal kepercayaan diri ganda putri andalan Indonesia ini. Publik kini menantikan konsistensi mereka untuk terus melaju hingga naik ke podium tertinggi di Negeri Kanguru.