Langkah Anthony Sinisuka Ginting di turnamen Australian Open 2026 harus berakhir secara mengejutkan pada babak 32 besar. Tunggal putra andalan Indonesia ini dipaksa mengakui keunggulan wakil China, Dong Tian Yao, dalam dua gim langsung.
Pertandingan yang digelar di Sydney pada Rabu (10/6/2026) tersebut berakhir dengan skor identik 15-21 dan 15-21. Kekalahan ini tergolong tak terduga mengingat status Dong Tian Yao sebagai pemain yang lolos dari babak kualifikasi.
Jalannya Pertandingan Ginting vs Dong Tian Yao
Ginting sebenarnya memulai gim pertama dengan performa yang sangat menjanjikan dan penuh inisiatif serangan. Pebulu tangkis asal Cimahi ini sempat melesat jauh meninggalkan lawannya dengan keunggulan poin 5-0.
Namun, Dong Tian Yao yang menduduki peringkat 73 dunia perlahan mulai menemukan ritme permainan terbaiknya. Ia berhasil mengejar ketertinggalan hingga menyamakan skor 11-11 sebelum akhirnya mengamankan gim pertama.
Memasuki gim kedua, persaingan antara kedua pemain berlangsung jauh lebih sengit dan alot. Kejar-mengejar poin terjadi sejak awal hingga interval gim kedua menunjukkan keunggulan tipis 11-9 bagi wakil China.
Ginting terus berupaya memberikan perlawanan maksimal untuk memperpanjang napas pertandingan ke gim penentuan. Usahanya membuahkan hasil saat ia sukses menyamakan kedudukan menjadi sama kuat di angka 15-15.
Penyebab Kekalahan Menurut Anthony Ginting
Setelah pertandingan usai, Ginting secara sportif mengakui bahwa performa lawannya kali ini memang jauh lebih unggul. Ia merasa Dong Tian Yao sangat cerdik dalam mengantisipasi pola serangan yang ia bangun sejak awal laga.
Ginting mengungkapkan bahwa dirinya kesulitan melepaskan diri dari tekanan setelah lawan mengubah strategi permainan. Perubahan pola yang dilakukan pemain China tersebut terbukti efektif meredam agresivitas Ginting di lapangan.
Berikut adalah poin-poin utama penyebab kekalahan Ginting di babak pertama :
- Perubahan Strategi Lawan: Dong Tian Yao mampu mengubah pola permainan dengan cepat saat tertinggal di awal laga.
- Tekanan yang Konsisten: Ginting mengakui sulit keluar dari tekanan lawan yang terus menggempur pertahanannya.
- Hilangnya Momentum: Ritme permainan Ginting sempat terganggu pada poin-poin kritis di gim kedua.
- Jeda Nonteknis: Adanya jeda tak terduga saat skor imbang 15-15 memengaruhi fokus Ginting di sisa pertandingan.
Faktor-faktor di atas menjadi evaluasi besar bagi Ginting yang merupakan unggulan utama namun harus pulang lebih awal. Hilangnya momentum setelah jeda nonteknis di gim kedua diakui menjadi titik balik yang merugikan bagi dirinya.
Ringkasan skor pertandingan babak 32 besar Australian Open 2026 :
| Pemain | Asal Negara | Skor Gim 1 | Skor Gim 2 |
|---|---|---|---|
| Anthony Sinisuka Ginting | Indonesia | 15 | 15 |
| Dong Tian Yao | China | 21 | 21 |
Data di atas memperlihatkan dominasi Dong Tian Yao yang berhasil memenangkan pertandingan dalam waktu relatif singkat. Hasil ini memastikan tidak ada tempat bagi Ginting di babak selanjutnya pada turnamen bergengsi di Australia tersebut.