Manajer Timnas Inggris, Thomas Tuchel, mengungkapkan rasa bingungnya terhadap keputusan FIFA yang menambah durasi sanksi kartu merah untuk bek mudanya, Jarell Quansah.
Keputusan otoritas sepak bola dunia tersebut diumumkan menjelang laga krusial babak perempat final Piala Dunia 2026 antara Inggris melawan Norwegia di Hard Rock Stadium.
Persoalan ini bermula saat Jarell Quansah diusir keluar lapangan oleh wasit Alireza Faghani dalam pertandingan babak 16 besar melawan Meksiko.
Bek yang saat ini membela Bayer Leverkusen tersebut awalnya diprediksi hanya akan menerima hukuman larangan bertanding sebanyak satu laga saja.
Namun, pihak berwenang menilai pelanggaran yang dilakukan oleh bek berusia 23 tahun itu masuk dalam kategori serius, sehingga hukuman resmi ditambah menjadi dua pertandingan.
Dengan adanya penalti tambahan ini, Quansah dipastikan absen saat The Three Lions bersua Norwegia dan juga pada laga semifinal apabila Inggris berhasil melaju ke babak selanjutnya.
Respons Thomas Tuchel Terhadap FIFA
Thomas Tuchel sendiri sebelumnya sempat melayangkan kritik tajam terhadap kepemimpinan wasit Alireza Faghani sesaat setelah kemenangan atas Meksiko berakhir.
Ia menilai sang pengadil lapangan kurang memiliki kecakapan dalam memimpin jalannya laga yang berlangsung dengan intensitas tinggi tersebut.
Kritik pedas dari sang manajer memicu spekulasi bahwa komentar negatifnya terhadap wasit menjadi alasan di balik keputusan FIFA memperberat sanksi bagi Quansah.
Kendati demikian, manajer asal Jerman tersebut menepis anggapan itu dan mengaku hingga saat ini belum mendapatkan alasan mendasar terkait penambahan masa hukuman pemainnya.
Pernyataan Thomas Tuchel sebagaimana dikutip melalui Sky Sports:
"Saya rasa tidak demikian (soal komentar wasit). Kami juga belum menerima penjelasan resmi terkait alasan di balik putusan tersebut."
Meskipun merasa kecewa dengan kehilangan Quansah, Tuchel setidaknya bisa bernapas lega karena krisis pemain di lini belakang Inggris mulai menunjukkan titik terang.
Beberapa pilar penting yang sebelumnya diragukan tampil kini sudah terlihat kembali bergabung dalam sesi latihan tim di Miami.
Berikut adalah daftar kondisi terkini para pemain Timnas Inggris menjelang laga perempat final:
- Reece James: Pemain Chelsea ini telah pulih sepenuhnya dari cedera dan sudah kembali melahap porsi latihan rutin.
- Declan Rice: Gelandang andalan ini sempat dikabarkan jatuh sakit usai laga melawan Meksiko, namun kini kondisinya sudah bugar.
- Marc Guehi: Sempat absen karena masalah kesehatan yang sama dengan Rice, ia dipastikan siap kembali mengawal jantung pertahanan.
Kondisi ini memberikan Thomas Tuchel banyak pilihan strategi untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan Jarell Quansah di posisi bek kanan Inggris.
Pertandingan melawan Norwegia yang diperkuat oleh Erling Haaland tersebut dijadwalkan akan berlangsung pada Minggu (12/7) dini hari WIB.
Jadwal Sisa Fase Gugur Piala Dunia 2026
Persaingan menuju gelar juara dunia semakin memanas dengan tersajinya jadwal pertandingan dari babak perempat final hingga semifinal mendatang.
Berikut adalah rangkuman jadwal pertandingan fase gugur yang melibatkan tim-tim besar dunia:
| Fase Turnamen | Pertandingan | Waktu Kick-Off (WIB) |
|---|---|---|
| Perempat Final | Norwegia vs Inggris | 12 Juli - 04:00 |
| Perempat Final | Argentina vs Swiss | 12 Juli - 08:00 |
| Semifinal | Prancis vs Spanyol | 15 Juli - 02:00 |
Tabel di atas menunjukkan tantangan besar yang harus dihadapi Inggris di tengah absennya Quansah akibat akumulasi hukuman kartu merah.
Di sisi lain, Norwegia melalui penyerang andalannya, Erling Haaland, menyebut status unggulan Inggris justru memberikan keuntungan psikologis bagi timnya.
Haaland juga mengaku tidak menyangka Norwegia bisa melangkah sejauh ini dalam turnamen paling bergengsi di planet bumi tersebut.
Duel kedua tim ini diprediksi akan menjadi salah satu pertandingan paling sengit mengingat rekam jejak kedua tim sepanjang babak penyisihan grup.
Inggris sendiri lolos ke fase gugur dengan status juara Grup L setelah mengumpulkan tujuh poin dari hasil dua kali menang dan satu kali imbang.
Sementara itu, Norwegia melaju ke babak perempat final setelah finis sebagai runner-up di bawah Prancis pada klasemen akhir Grup I.
Laga ini akan menjadi pembuktian bagi Tuchel apakah kedalaman skuad The Three Lions mampu mengatasi tekanan tanpa kehadiran pemain kunci di lini pertahanan.