Kapten tim nasional Argentina, Lionel Messi, memberikan pernyataan emosional setelah kemenangan dramatis timnya atas Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Melalui unggahan di akun Instagram pribadinya, pemain legendaris berusia 39 tahun tersebut memuji mentalitas pantang menyerah rekan setimnya.
Messi menyebut pertandingan tersebut sebagai momen yang luar biasa dan penuh tekanan. "Tim ini tidak pernah menyerah. Pertandingan ini kembali berlangsung gila," tulis Messi dalam unggahan tersebut untuk mengapresiasi kerja keras skuad La Albiceleste.
Drama Kebangkitan Argentina di Atlanta
Pertandingan yang digelar di stadion Atlanta, Amerika Serikat, pada Rabu (8/7) dini hari WIB, menyajikan tensi tinggi sejak awal laga. Mesir sempat mengejutkan publik dengan unggul dua gol lebih dulu melalui aksi Yasser Ibrahim pada menit ke-15 dan Mostafa Ziko di menit ke-67.
Meski tertinggal cukup jauh hingga pertengahan babak kedua, Argentina menunjukkan mental juara mereka. Dalam kurun waktu hanya 13 menit, tim asuhan Lionel Scaloni sukses membalikkan keadaan menjadi 3-2 melalui rentetan gol yang sangat cepat.
Berikut adalah daftar pencetak gol dalam laga sengit Argentina melawan Mesir:
- Yasser Ibrahim (15'): Membuka keunggulan awal bagi Mesir.
- Mostafa Ziko (67'): Menggandakan keunggulan Mesir di babak kedua.
- Cristian Romero (79'): Memulai momentum kebangkitan Argentina.
- Lionel Messi (83'): Menyamakan kedudukan lewat gol krusialnya.
- Enzo Fernandez (Injury Time): Mengunci kemenangan dramatis Argentina di akhir laga.
Daftar tersebut menunjukkan betapa sengitnya persaingan kedua tim dalam memperebutkan tiket menuju babak perempat final. Meskipun sempat berada di bawah tekanan, efektivitas Argentina di menit-menit akhir menjadi kunci keberhasilan mereka.
Dominasi Statistik dan Strategi Lawan
Secara statistik, Argentina memang mendominasi jalannya pertandingan dengan penguasaan bola mencapai 58 persen. Mereka tampil sangat agresif dengan melepaskan total 17 tembakan, di mana tujuh di antaranya mengarah tepat ke gawang lawan.
Di sisi lain, Mesir yang lebih banyak mengandalkan pertahanan tetap mampu memberikan ancaman serius bagi lini belakang Argentina. Strategi serangan balik cepat yang diterapkan The Pharaohs terbukti efektif dan sempat membuat pertahanan lawan kewalahan.
Perbandingan performa kedua tim selama pertandingan berlangsung:
| Aspek Statistik | Argentina | Mesir |
|---|---|---|
| Penguasaan Bola | 58% | 42% |
| Total Tembakan | 17 | 4 |
| Tembakan Akurat | 7 | 2 |
| Skor Akhir | 3 | 2 |
Data di atas memperlihatkan perbedaan gaya main kedua tim, di mana Argentina unggul secara kuantitas peluang sementara Mesir sangat efisien dalam memanfaatkan kesempatan terbatas. Namun, intensitas serangan Argentina akhirnya membuahkan hasil manis di masa krusial.
Kemenangan tipis ini membawa Argentina melangkah ke fase delapan besar Piala Dunia 2026. Pada babak perempat final nanti, mereka dijadwalkan akan berhadapan dengan Swiss.
Swiss sendiri memastikan langkah mereka setelah melewati drama adu penalti yang melelahkan melawan Kolombia. Pertemuan antara Argentina dan Swiss diprediksi akan kembali menyajikan tontonan yang menarik bagi para pecinta sepak bola dunia.