Mohamed Salah Makin Dekat ke Al Hilal, Kontrak Rp1,6 Triliun Menanti di 2026

Mohamed Salah Makin Dekat ke Al Hilal, Kontrak Rp1,6 Triliun Menanti di 2026

Masa depan Mohamed Salah di dunia sepak bola tampaknya akan segera memasuki babak baru di tanah Arab. Penyerang legendaris asal Mesir tersebut santer dikabarkan bakal meninggalkan Liverpool pada bursa transfer musim panas ini untuk memulai petualangan di Liga Pro Saudi.

Klub raksasa Arab Saudi, Al Hilal, dilaporkan telah menetapkan Salah sebagai target transfer paling utama mereka. Demi mengamankan tanda tangan sang pemain, Al Hilal dikabarkan telah menyiapkan kontrak dengan nilai yang sangat fantastis.

Perpisahan Salah dengan Liverpool terjadi satu tahun lebih awal sebelum masa kontrak resminya berakhir di Anfield. Pertandingan terakhirnya bersama tim berjuluk The Reds tersebut berlangsung saat menjamu Brentford pada kompetisi Liga Inggris musim 2025/2026.

Keputusan Salah untuk hengkang tidak lepas dari performanya di musim lalu yang dianggap berada di bawah standar biasanya. Selain itu, hubungan yang kurang harmonis dengan mantan pelatih Liverpool, Arne Slot, ditengarai menjadi salah satu pemicu kuat kepindahannya.

Meskipun kursi kepelatihan Liverpool kini telah berpindah dari Slot ke Andoni Iraola, spekulasi mengenai bertahannya Salah langsung terpatahkan. Keputusan sang penyerang untuk mencari tantangan baru di luar Inggris tampaknya sudah bulat dan tidak bisa diganggu gugat.

Sebelum rumor Al Hilal menguat, Presiden Fenerbahce sempat menyatakan ketertarikannya untuk memboyong Salah ke Turki. Ia bahkan berani membeberkan besaran biaya transfer yang diperlukan untuk merekrut pemain bintang berusia 34 tahun tersebut.

Namun, laporan dari Teamtalk pada Mei lalu menegaskan bahwa Liga Pro Saudi tetap menjadi destinasi yang paling mungkin bagi Salah. Pesona liga di Timur Tengah tersebut dinilai lebih menarik bagi masa depan karier profesional sang pemain.

Tawaran Kontrak Mewah dari Al Hilal

Kabar mengenai ketertarikan serius Al Hilal diperkuat oleh laporan dari jurnalis kenamaan asal Brasil, Bruno Andrade. Andrade, yang memiliki koneksi luas di pasar transfer internasional, menyebut Salah sebagai "target impian" bagi klub tersebut.

Strategi Al Hilal adalah mendatangkan amunisi lini serang baru segera setelah perhelatan Piala Dunia 2026 tuntas. Nama Mohamed Salah berada di urutan teratas dalam daftar belanja pemain yang ingin mereka datangkan ke Riyadh.

Status Salah yang akan menjadi pemain bebas transfer memberikan keuntungan besar bagi Al Hilal dalam proses negosiasi. Mereka tidak perlu lagi merogoh kocek untuk membayar biaya transfer kepada Liverpool, sehingga dana bisa dialokasikan sepenuhnya untuk gaji pemain.

Rincian paket kontrak yang disiapkan Al Hilal untuk Mohamed Salah :

Komponen Kontrak Estimasi Nilai
Gaji Tahunan 20 Juta Euro (Rp406,2 Miliar)
Durasi Kontrak Awal 3 Tahun
Total Gaji (3 Tahun) 60 Juta Euro (Rp1,2 Triliun)
Opsi Perpanjangan 1 Tahun
Total Nilai Kontrak Maksimal 80 Juta Euro (Rp1,6 Triliun)

Jika kesepakatan ini terwujud, Salah akan menerima bayaran yang menempatkannya sebagai salah satu atlet dengan pendapatan tertinggi di liga tersebut. Penambahan durasi kontrak satu tahun lagi akan membuat total pendapatannya menembus angka Rp1,6 triliun.

Prioritas Utama Mengalahkan Nama Besar Lain

Menurut Andrade, Salah benar-benar menjadi fokus nomor satu Al Hilal untuk memperkuat daya gedor tim. Meski ada nama-nama besar lain seperti Raphinha dalam radar klub, peluang Salah untuk bergabung dinilai jauh lebih besar.

Kondisi ini menunjukkan perubahan prioritas bagi Al Hilal dibandingkan dengan situasi dua tahun yang lalu. Kala itu, Raphinha sempat menjadi target utama dengan tawaran finansial yang bahkan lebih tinggi dari apa yang disiapkan untuk Salah saat ini.

Kekuatan finansial yang luar biasa dari Al Hilal ini tidak lepas dari peran penting sang Pangeran Arab Saudi. Ia telah mengambil alih kepemilikan klub dari dana investasi publik (Saudi sovereign fund) pada awal tahun ini.

Dukungan finansial yang kuat tersebut membuat Andrade sangat yakin bahwa Salah akan segera menjadi bintang baru Al Hilal. Transfer ini diharapkan menjadi simbol kesuksesan besar bagi klub di bawah kepemilikan yang baru.

Di sisi lain, Liverpool tidak tinggal diam melihat kepergian ikon mereka dan mulai bergerak aktif di bursa transfer. Manajemen klub dikabarkan tengah mencari sosok pengganti yang sepadan untuk mengisi kekosongan di posisi penyerang sayap.

Target utama yang saat ini masuk dalam bidikan Liverpool adalah pemain muda berbakat, Yan Diomande. Namun, Liverpool harus bersiap merogoh kocek cukup dalam karena biaya transfer sang pemain diprediksi akan sangat mahal.

Perpindahan Mohamed Salah ke Al Hilal akan menandai berakhirnya era keemasan penyerang Mesir itu di kompetisi Eropa. Kehadirannya di Arab Saudi dipastikan akan semakin meningkatkan popularitas dan prestise Liga Pro Saudi di mata dunia.

Artikel terkait