Nasib Federico Chiesa di Liverpool kini tengah berada di persimpangan jalan seiring dengan pergantian kepemimpinan di kursi manajer. Pemain asal Italia tersebut dikabarkan enggan membiarkan masa depannya di Anfield terus menjadi teka-teki tanpa kepastian.
Guna mendapatkan kejelasan, Chiesa berencana segera menemui manajer anyar The Reds, Andoni Iraola. Langkah ini diambil karena ia ingin memastikan apakah dirinya masuk dalam skema utama tim untuk musim mendatang.
Dua Musim yang Sulit bagi Chiesa
Selama dua musim berseragam Liverpool, Chiesa tampak kesulitan untuk menembus dominasi barisan penyerang tim asal Merseyside tersebut. Persaingan yang sangat ketat di lini depan membuatnya lebih sering memulai pertandingan dari bangku cadangan.
Kondisi ini diperparah dengan riwayat cedera yang kerap menghantam pemain lincah ini. Akibat masalah kebugaran tersebut, Chiesa lebih banyak menghabiskan waktu di ruang perawatan medis daripada beraksi di lapangan hijau.
Statistik performa Chiesa pada musim 2025/2026 mencerminkan situasi sulit yang ia hadapi. Berikut adalah rincian data penampilan sang pemain selama satu musim terakhir:
Rincian Statistik Penampilan Federico Chiesa Musim 2025/2026:| Kategori Statistik | Data Pencapaian |
|---|---|
| Jumlah Penampilan | 33 Pertandingan (Semua Ajang) |
| Jumlah Gol | 3 Gol |
| Jumlah Assist | 3 Assist |
| Rata-rata Menit Bermain | 20 Menit per Laga |
Data di atas menunjukkan betapa minimnya kontribusi Chiesa akibat terbatasnya kesempatan bermain yang ia dapatkan. Hal ini tentu sangat memengaruhi peluangnya untuk kembali memperkuat Timnas Italia di kancah internasional.
Menanti Keputusan di Tur Pramusim
Pemecatan Arne Slot dan penunjukan Andoni Iraola sebagai suksesor dianggap Chiesa sebagai peluang untuk memperbaiki nasibnya. Ia berniat melakukan diskusi mendalam dengan Iraola saat sesi pramusim di Amerika Serikat dimulai nanti.
Eks pemain Juventus ini secara tegas menyatakan keinginannya untuk mendapatkan jam terbang yang reguler di kompetisi Premier League. Jika Liverpool tidak bisa memberikan jaminan tersebut, hengkang ke klub lain menjadi opsi yang paling realistis bagi kariernya.
Kepada media Italia, Chiesa mengungkapkan rasa frustrasinya atas kurangnya menit bermain selama dua musim terakhir. Ia menekankan bahwa prioritas utamanya saat ini adalah kembali merumput secara rutin sebagai pemain inti.
"Saya tegaskan lagi: saya ingin bermain. Jika saya tidak rutin bermain di Premier League, maka saya harus pindah," ujar Chiesa dalam wawancaranya dengan Gazzetta dello Sport.
Chiesa juga menambahkan bahwa dirinya akan bergabung dalam tur pramusim di Amerika Serikat sebelum mengambil keputusan final. Setelah berbicara dengan klub dan Iraola, barulah ia akan menentukan langkah selanjutnya terkait masa depannya di Inggris.