Ole Romeny Tinggalkan Liga Inggris, Resmi Gabung Klub Justin Hubner di Eredivisie 2026

Ole Romeny Tinggalkan Liga Inggris, Resmi Gabung Klub Justin Hubner di Eredivisie 2026

Kabar mengejutkan datang dari kancah sepak bola Eropa mengenai masa depan salah satu ujung tombak Timnas Indonesia, Ole Romeny. Penyerang yang kini menginjak usia 26 tahun tersebut dikabarkan bakal segera mengakhiri petualangannya di kompetisi Liga Inggris.

Ole Romeny saat ini tercatat sebagai penggawa Oxford United, klub yang baru saja menelan pil pahit di akhir musim 2025/2026. Klub tersebut harus rela turun kasta setelah terdegradasi dari EFL Championship atau divisi kedua Liga Inggris.

Akibat kegagalan bertahan di kasta kedua, Oxford United harus berkompetisi di EFL League One yang merupakan kasta ketiga sepak bola Inggris musim depan. Situasi ini memicu spekulasi kuat mengenai hengkangnya sang striker menuju kompetisi yang lebih kompetitif.

Kabar kepindahan ini diperkuat dengan munculnya minat dari salah satu klub kasta tertinggi Liga Belanda atau Eredivisie. Fortuna Sittard disebut-sebut menjadi tujuan utama bagi pemain keturunan Medan, Sumatra Utara ini.

Potensi Reuni dengan Justin Hubner

Ketertarikan Fortuna Sittard terhadap Romeny menjadi topik hangat karena klub tersebut juga diperkuat oleh pilar Timnas Indonesia lainnya. Bek tangguh Justin Hubner saat ini diketahui sedang meniti karier di klub Belanda tersebut.

Jika proses transfer ini berjalan mulus, maka akan ada dua penggawa Skuad Garuda yang bermain dalam satu tim di Eredivisie. Informasi mengenai perpindahan ini dibocorkan oleh jurnalis media Belanda Soccernews, Mounir Boualin.

Boualin memberikan laporan terkini bahwa Ole Romeny sudah masuk dalam tahap serius untuk bergabung dengan Fortuna Sittard. Bahkan, sang pemain dikabarkan sudah memiliki jadwal resmi untuk menjalani serangkaian tes medis.

Langkah pemeriksaan kesehatan ini biasanya menjadi sinyal kuat bahwa kesepakatan antara kedua belah pihak sudah hampir mencapai titik temu. Para penggemar sepak bola nasional pun mulai menantikan pengumuman resmi mengenai kepindahan ini.

Informasi terkini mengenai proses transfer Ole Romeny:

  • Status Negosiasi: Fortuna Sittard dilaporkan semakin dekat untuk mencapai kesepakatan penuh dengan pihak Oxford United.
  • Agenda Pemain: Jadwal pemeriksaan medis telah ditetapkan untuk memastikan kondisi fisik Romeny sebelum penandatanganan kontrak.
  • Detail Kontrak: Saat ini kedua klub masih mendiskusikan rincian akhir dari struktur kesepakatan yang sedang dijalankan.
  • Status Kepindahan: Belum ada informasi pasti apakah kepindahan ini bersifat permanen atau hanya merupakan kontrak peminjaman.

Laporan dari Mounir Boualin menegaskan bahwa detail-detail kecil sedang diselesaikan agar proses kepindahan berjalan tanpa hambatan. Fortuna Sittard tampaknya ingin bergerak cepat untuk mengamankan jasa sang penyerang di musim baru.

Perjalanan Karier yang Menantang di Inggris

Keputusan Ole Romeny untuk mencoba peruntungan kembali di Belanda didasari oleh masa sulit yang ia lalui selama di Inggris. Ia pertama kali datang ke Oxford United pada jendela transfer Januari 2025 silam.

Sebelum merantau ke Inggris, Romeny merupakan pemain andalan bagi klub Belanda lainnya, FC Utrecht. Namun, adaptasi di kompetisi sepak bola Inggris ternyata tidak semudah yang dibayangkan oleh banyak pihak.

Selama satu setengah musim membela panji Oxford United, kontribusi gol Romeny tergolong sangat minim bagi seorang striker. Dari total 32 pertandingan yang ia jalani di berbagai ajang, ia tercatat hanya mampu mencetak satu gol saja.

Sulitnya menemukan sentuhan terbaik di Inggris membuat kariernya di level klub sempat menjadi sorotan tajam. Kendati demikian, performa Ole Romeny justru berbanding terbalik ketika ia mengenakan seragam kebesaran Timnas Indonesia.

Ketajaman Bersama Skuad Garuda

Statistik menunjukkan bahwa Romeny jauh lebih produktif dan mematikan saat membela Merah Putih di kancah internasional. Ia seolah menemukan kembali insting mencetak golnya setiap kali mendapat panggilan dari pelatih tim nasional.

Dari sepuluh penampilan resminya bersama Timnas Indonesia, bomber berusia 26 tahun ini sukses menyarangkan enam gol ke gawang lawan. Efektivitasnya di depan gawang lawan menjadikannya salah satu sosok predator yang ditakuti di kawasan Asia.

Salah satu momen paling ikonik adalah ketika ia berhasil mencetak gol dalam laga FIFA Matchday melawan Oman. Pertandingan yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno tersebut menjadi bukti nyata kualitas yang dimiliki Romeny.

Selain tajam di lapangan, sosok Ole Romeny juga dikenal memiliki kepribadian yang unik di luar lapangan hijau. Sebelum membela timnas pada Juni 2026, ia sempat terlihat berinteraksi hangat dengan masyarakat lokal dengan bermain rebana.

Ringkasan perbandingan statistik performa Ole Romeny:

Kategori Performa Oxford United (Klub) Timnas Indonesia
Jumlah Pertandingan 32 Laga 10 Laga
Jumlah Gol 1 Gol 6 Gol
Durasi Bermain 1,5 Musim 2025 - 2026
Efektivitas Rendah Sangat Tinggi

Tabel di atas memperlihatkan perbedaan mencolok antara performa Romeny di level klub Inggris dibandingkan dengan kontribusinya bagi negara. Hal inilah yang diduga kuat menjadi motivasi bagi Fortuna Sittard untuk membawanya kembali ke Eredivisie.

Dinamika Internal di Oxford United

Kabar hengkangnya Romeny muncul di tengah perubahan besar yang sedang terjadi di internal manajemen Oxford United. Klub tersebut baru saja menunjuk mantan bintang Arsenal, Aaron Ramsey, sebagai pelatih kepala yang baru.

Ramsey memiliki tugas berat untuk membawa Oxford kembali promosi ke Championship di tengah eksodus beberapa pemain penting. Selain Romeny, pemain Indonesia lainnya yakni Marselino Ferdinan juga sedang dalam pembicaraan kontrak.

Berbeda dengan Romeny yang menuju pintu keluar, Marselino dikabarkan justru mendapatkan tawaran perpanjangan kontrak dari manajemen Oxford. Oxford tampaknya masih ingin mempertahankan talenta muda berbakat asal Indonesia tersebut untuk musim depan.

Kondisi ini menciptakan situasi yang menarik di mana dua pemain timnas yang sebelumnya satu tim, kini kemungkinan besar akan berpisah jalan. Romeny akan mengadu nasib di kasta tertinggi Belanda, sementara Marselino berjuang di kasta ketiga Inggris.

Kembali ke Liga Belanda dianggap sebagai langkah strategis bagi karier profesional Ole Romeny untuk mengembalikan kepercayaan dirinya. Mengingat ia sudah mengenal atmosfer sepak bola Belanda dengan sangat baik sejak masa mudanya.

Dukungan dari rekan senegara seperti Justin Hubner di Fortuna Sittard diharapkan bisa mempercepat proses adaptasinya nanti. Para pecinta sepak bola tanah air tentu berharap kepindahan ini akan membuat Ole Romeny semakin tajam demi prestasi Timnas Indonesia di masa depan.

Artikel terkait