Kabar kurang menyenangkan datang dari kompetisi sepak bola kasta tertinggi tanah air, BRI Super League 2025/2026. Salah satu tim legendaris, Persis Solo, dipastikan harus turun kasta ke kompetisi Liga 2 musim depan.
Kenyataan pahit ini memicu simpati dari berbagai pihak, termasuk mantan juru taktik mereka, Ong Kim Swee. Pelatih asal Negeri Jiran tersebut mengaku merasa sangat kehilangan melihat tim yang pernah ia tangani harus terdegradasi.
Kesedihan Ong Kim Swee Atas Terpuruknya Laskar Sambernyawa
Ong Kim Swee mengungkapkan rasa duka yang mendalam terhadap nasib buruk yang menimpa Laskar Sambernyawa. Baginya, Persis Solo adalah klub besar yang tidak seharusnya berada di posisi sulit seperti sekarang.
Pelatih yang juga pernah menukangi Timnas Malaysia ini menilai bahwa faktor pendukung merupakan elemen yang paling menyedihkan. Persis Solo dikenal memiliki basis massa yang luar biasa besar dan setia di setiap laga.
Berikut adalah ungkapan kesedihan Ong Kim Swee terhadap degradasi yang dialami Persis Solo:
- Perasaan duka atas nasib mantan klub asuhannya yang harus terlempar dari persaingan kasta utama.
- Apresiasi tinggi terhadap militansi para suporter Laskar Sambernyawa yang selalu memberikan dukungan maksimal.
- Keyakinan bahwa tim sebesar Persis Solo memiliki tempat yang seharusnya di level tertinggi sepak bola Indonesia.
- Harapan agar proses pembenahan segera dilakukan agar klub bisa bangkit dari keterpurukan ini.
Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa Ong Kim Swee masih memiliki ikatan emosional yang kuat dengan tim kebanggaan warga Solo tersebut. Ia merasa amat menyayangkan performa tim yang gagal bertahan di Super League.
Harapan untuk Segera Kembali ke Kasta Tertinggi
Persis Solo mengakhiri musim dengan catatan yang cukup tragis setelah hanya menempati peringkat ke-16 klasemen akhir. Mereka sebenarnya mengoleksi 34 poin dari 34 pertandingan, jumlah yang sama dengan perolehan PSM Makassar.
Namun, aturan kompetisi membuat Laskar Sambernyawa kalah dalam catatan head-to-head dengan tim Juku Eja. Hal inilah yang menjadi faktor penentu kegagalan mereka bertahan di BRI Super League musim depan.
Ong Kim Swee mendoakan agar periode di kasta kedua tidak berlangsung lama bagi Persis Solo. Ia sangat berharap tim ini bisa langsung melakukan comeback pada musim berikutnya tanpa hambatan berarti.
Menurut pandangannya, keberadaan Persis di Liga Super sangat vital bagi ekosistem sepak bola nasional. Atmosfer pertandingan yang diciptakan oleh suporter mereka memberikan warna tersendiri bagi kompetisi kasta tertinggi.
Pentingnya Persis Solo berada di Super League menurut Ong Kim Swee:
- Meningkatkan kualitas pertandingan nasional melalui persaingan antarklub besar.
- Memenuhi dahaga para suporter fanatik akan tontonan sepak bola yang bermutu tinggi setiap minggunya.
- Menjaga stabilitas industri sepak bola di Solo yang sudah memiliki infrastruktur sangat memadai.
- Memberikan wadah bagi para pemain untuk terus berkembang di level kompetitif yang lebih berat.
Harapan Ong Kim Swee ini sejalan dengan keinginan besar seluruh pendukung Persis Solo yang merasa kecewa dengan hasil musim lalu. Kebangkitan segera menjadi harga mati bagi manajemen dan seluruh elemen tim.
Catatan Perjalanan Ong Kim Swee Bersama Persis Solo
Nama Ong Kim Swee memang bukan sosok asing bagi publik Stadion Manahan karena ia pernah menjadi nahkoda tim tersebut. Ia mulai menjabat sebagai pelatih kepala pada pertengahan musim 2024/2025, tepatnya di bulan November.
Tugasnya saat itu tergolong berat karena kondisi internal dan performa skuad yang sedang tidak stabil. Namun, tangan dinginnya terbukti mampu membawa angin segar dan perubahan positif bagi performa tim di lapangan.
Berkat kepemimpinannya, Persis Solo berhasil menjauh dari zona merah dan mengamankan posisi di klasemen akhir kala itu. Ia mencatatkan performa yang terbilang cukup solid selama masa kepelatihannya.
Ringkasan statistik dan rekam jejak Ong Kim Swee selama menangani Persis Solo:
| Aspek Penilaian | Detail Informasi |
|---|---|
| Tanggal Penunjukan | 25 November 2024 |
| Total Pertandingan | 23 Laga |
| Hasil Pertandingan | 7 Menang, 8 Imbang, 8 Kalah |
| Poin Akhir Musim | 36 Poin |
| Posisi Akhir Klasemen | Peringkat ke-14 |
Tabel di atas menggambarkan bagaimana Ong Kim Swee sempat menjadi penyelamat bagi tim sebelum akhirnya ia dilepas. Meskipun membawa hasil yang lumayan, manajemen memutuskan untuk menempuh jalan berbeda untuk musim 2025/2026.
Keputusan pergantian pelatih tersebut diambil setelah melalui berbagai pertimbangan teknis dan rencana jangka panjang klub. Sayangnya, perubahan tersebut justru berujung pada degradasi tim ke kasta kedua sepak bola Indonesia.
Kini, Persis Solo harus bersiap menghadapi tantangan baru di Liga 2 dengan target promosi secepatnya. Dukungan moral dari mantan pelatih seperti Ong Kim Swee diharapkan mampu memotivasi tim untuk segera bangkit dari kegagalan ini.