Fandi Ahmad Muzaki kini resmi bergabung dengan Persis Solo untuk mengarungi kompetisi musim depan. Pengumuman bergabungnya pemain muda berbakat ini dilakukan secara resmi pada Selasa malam, 7 Juli 2026.
Kepindahan Fandi Ahmad menjadi kabar gembira bagi para pendukung Laskar Sambernyawa. Pemain yang berposisi sebagai penyerang sayap ini menyatakan kebahagiaannya bisa kembali merumput di Kota Bengawan.
Fandi Ahmad bukanlah sosok baru bagi masyarakat Surakarta maupun pendukung yang sering memadati Stadion Manahan. Ia sebelumnya pernah menimba ilmu di akademi Persis Solo pada rentang tahun 2022 hingga 2023.
Setelah lulus dari akademi Persis, bakatnya tercium oleh tim ibu kota hingga akhirnya ia bergabung dengan Persija Jakarta Youth. Di sana, ia mengasah kemampuannya selama tiga musim, mulai dari tahun 2023 hingga 2026.
Prestasi Gemilang di Level Muda
Pemain berusia 18 tahun ini datang dengan modal prestasi yang sangat impresif. Ia baru saja membantu skuad muda Macan Kemayoran meraih gelar juara di ajang Elite Pro Academy (EPA) BRI Super League musim 2025/2026.
Kontribusinya di lapangan hijau tidak perlu diragukan lagi sepanjang musim kompetisi lalu. Berdasarkan statistik, Fandi sukses mengoleksi lima gol dan menyumbangkan tiga assist dalam 23 pertandingan yang ia jalani.
Pemain kelahiran Sragen, Jawa Tengah, ini menjadi pilar utama di lini depan Persija U-20. Pergerakannya yang lincah sering kali merepotkan barisan pertahanan lawan di kompetisi kelompok umur tersebut.
Pengalaman internasionalnya juga terbilang cukup matang untuk pemain seusianya. Tercatat, ia pernah membela Timnas Indonesia U-16 sebanyak empat kali dan memiliki 17 caps bersama Timnas Indonesia U-17.
Misi Besar Membawa Persis Kembali ke Kasta Tertinggi
Setelah resmi diperkenalkan, Fandi Ahmad mengungkapkan kesiapannya untuk menghadapi tantangan baru. Fokus utamanya saat ini adalah membawa Persis Solo kembali bersaing di level tertinggi sepak bola nasional.
Ambisi dan target Fandi Ahmad bersama Laskar Sambernyawa di musim baru:
- Membantu Persis Solo meraih tiket promosi dan kembali berkompetisi di Liga 1 atau Super League.
- Meningkatkan kualitas permainan individu dengan belajar langsung dari para pemain senior di tim utama.
- Membangun kekompakan tim yang solid demi mencapai target manajemen di akhir musim.
- Memberikan performa terbaik di setiap pertandingan sebagai bentuk apresiasi kepada suporter.
Fandi percaya bahwa dengan kerja keras seluruh elemen tim, target promosi bukanlah hal yang mustahil. Baginya, kekompakan adalah kunci utama untuk melewati persaingan kompetisi yang ketat.
Kembali mengenakan seragam Laskar Sambernyawa memberikan motivasi tersendiri bagi pemain bertinggi badan 156 cm ini. Ia masih ingat betul momen empat tahun lalu saat masih membela Persis U-16 di ajang EPA.
Ia mengaku sangat antusias karena kini berkesempatan untuk berbagi lapangan dengan para pemain senior. Hal ini dipandangnya sebagai sarana untuk mendapatkan pengalaman berharga guna mengembangkan karier profesionalnya.
Fandi juga tidak lupa memberikan pesan khusus kepada basis suporter Persis Solo yang sangat fanatik. Ia meminta dukungan penuh di setiap laga, karena kehadiran penonton di stadion adalah suntikan energi bagi para pemain.
Pergerakan Transfer Persis Solo Menjelang Musim Baru
Hingga memasuki awal Juli 2026, manajemen Persis Solo terpantau mulai aktif memperkuat kedalaman skuad. Fandi Ahmad merupakan salah satu dari tiga nama baru yang sudah resmi dipublikasikan ke publik.
Daftar rekrutan anyar yang telah diperkenalkan oleh manajemen Persis Solo:
| Nama Pemain | Posisi | Klub Asal | Catatan Prestasi |
|---|---|---|---|
| Ahmad Mujadid | Penyerang | Persija U-20 | Top Scorer EPA U-20 2025/2026 |
| Novan Setya Sasongko | Bek | Madura United | Pemain Senior Berpengalaman |
| Fandi Ahmad Muzaki | Winger | Persija U-20 | Eks Timnas U-17 & Juara EPA |
Langkah manajemen mendatangkan Ahmad Mujadid dan Fandi Ahmad menunjukkan keseriusan klub dalam mengandalkan talenta muda potensial. Keduanya merupakan bagian penting dari kesuksesan Persija Jakarta di level junior musim lalu.
Kehadiran Novan Setya Sasongko juga diharapkan mampu memberikan keseimbangan di lini belakang. Pemain berusia 36 tahun itu membawa segudang pengalaman dari kasta tertinggi untuk membimbing para pemain muda.
Sejauh ini, manajemen Laskar Sambernyawa diyakini masih terus bergerak aktif di bursa transfer. Banyak pihak memprediksi akan ada nama-nama baru lainnya yang segera mendarat di Kota Solo dalam waktu dekat.
Aktivitas transfer ini menjadi sinyal kuat bahwa Persis Solo tidak ingin berlama-lama di kasta kedua. Publik Kota Solo kini menantikan kejutan berikutnya dari tim kesayangan mereka demi mewujudkan misi kembali ke kasta tertinggi.