Timnas Prancis terus menunjukkan dominasi yang luar biasa sepanjang perhelatan Piala Dunia 2026. Tim asuhan Didier Deschamps ini menjadi negara pertama yang mengamankan tiket ke semifinal setelah menumbangkan Maroko dengan skor meyakinkan 2-0.
Performa Les Bleus dinilai nyaris tanpa cela dengan torehan enam kemenangan beruntun sejak fase grup. Ketajaman di lini serang yang dipadukan dengan pertahanan disiplin membuat juara dunia dua kali ini menjadi kandidat terkuat peraih trofi.
Muncul spekulasi apakah skuad saat ini merupakan generasi terbaik yang pernah dimiliki Prancis sepanjang sejarah sepak bola mereka. Jika berhasil mengangkat piala pada 19 Juli mendatang, sulit bagi siapa pun untuk membantah kehebatan tim ini.
Dominasi Serangan dan Produktivitas Gol
Prancis mengawali kompetisi dengan performa yang sangat impresif dan konsisten di setiap pertandingan. Ketajaman lini depan menjadi senjata utama yang membuat lawan-lawan mereka kesulitan untuk mengimbangi permainan.
Berikut adalah rincian perjalanan impresif Prancis menuju babak semifinal Piala Dunia 2026:
- Menang 3-1 melawan Senegal di laga pembuka.
- Menghancurkan Irak dengan skor telak 3-0.
- Menang besar 4-1 saat menghadapi Norwegia.
- Mengalahkan Swedia dengan skor meyakinkan 3-0.
- Kemenangan tipis 1-0 atas Paraguay di fase gugur.
- Menyingkirkan Maroko 2-0 di babak perempat final.
Total 16 gol telah dilesakkan oleh para penggawa Prancis dalam enam pertandingan yang sudah mereka jalani. Catatan ini mengukuhkan status mereka sebagai tim paling produktif di turnamen tahun ini.
Kehebatan Prancis juga terlihat dari pencapaian individu dua pemain kunci mereka, Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele. Kombinasi keduanya menciptakan sejarah baru yang jarang terjadi dalam kompetisi sepak bola tertinggi di dunia.
Statistik performa duet penyerang Timnas Prancis di Piala Dunia 2026:
| Nama Pemain | Jumlah Gol | Status di Turnamen |
|---|---|---|
| Kylian Mbappe | 8 Gol | Top Skor Sementara |
| Ousmane Dembele | 5 Gol | Penyerang Sayap |
Data di atas menunjukkan bahwa Prancis menjadi tim kedua dalam 50 tahun terakhir yang memiliki dua pemain dengan koleksi minimal lima gol. Rekor serupa sebelumnya hanya pernah dicatat oleh Brasil pada Piala Dunia 2002 melalui Ronaldo dan Rivaldo.
Pujian dari Para Legenda Sepak Bola
Kedalaman skuad yang merata di setiap lini membuat Didier Deschamps memiliki banyak opsi strategi yang fleksibel. Hal ini memicu pujian dari berbagai pengamat dan legenda sepak bola dunia yang terkesima dengan kolektivitas tim.
Patrick Vieira menyebut bahwa generasi Prancis saat ini memiliki kualitas pemain cadangan yang sama baiknya dengan pemain utama. Ia merasa luar biasa melihat banyaknya pemain yang mampu menjadi pembeda di lapangan hijau.
"Kita sedang membicarakan generasi pemain yang luar biasa. Jika Anda melihat komposisi lini serang mereka, ini mungkin salah satu yang terbaik yang pernah ada," ujar Vieira kepada ITV Sport.
Pandangan serupa disampaikan oleh Pat Nevin yang menilai Prancis sebagai tim dengan kemampuan teknik paling tinggi di turnamen ini. Menurutnya, ancaman Prancis tidak hanya datang dari satu pemain saja, melainkan kerja sama tim yang sangat solid.
Nevin menegaskan bahwa Prancis memiliki tiga hingga empat pemain menyerang yang mampu mengacak-acak pertahanan lawan sewaktu-waktu. Hal inilah yang membuat mereka sangat berbahaya dan sulit dihentikan oleh tim mana pun di semifinal nanti.