Timnas Prancis menunjukkan kelasnya sebagai tim besar dengan tetap tenang meski sempat mengalami kegagalan penalti saat menghadapi Maroko. Skuad berjuluk Les Bleus ini mengandalkan determinasi dan konsistensi permainan untuk mengamankan kemenangan krusial.
Kylian Mbappe dilaporkan mengalami cedera pada pergelangan kakinya dalam laga sengit melawan Maroko tersebut. Didier Deschamps selaku pelatih kepala Prancis telah memberikan konfirmasi mengenai kondisi cedera yang dialami oleh sang penyerang andalan.
Kepastian Prancis melaju ke babak semifinal Piala Dunia 2026 didapat setelah mereka menumbangkan Maroko dengan skor akhir 2-0. Pertandingan perempatfinal ini berlangsung di Boston Stadium pada Jumat, 10 Juli 2026 dini hari WIB.
Kemenangan tim asuhan Deschamps dipastikan melalui dua gol yang tercipta pada paruh kedua pertandingan. Kylian Mbappe dan Ousmane Dembele menjadi aktor utama di balik gol-gol yang membawa Prancis selangkah lebih dekat ke takhta juara.
Dominasi Serangan Prancis di Tengah Tekanan
Prancis sebenarnya memiliki kesempatan emas untuk memimpin lebih awal melalui titik putih pada menit ke-28. Namun, eksekusi penalti yang diambil oleh Mbappe berhasil dimentahkan oleh ketangguhan kiper Maroko, Yassine Bounou.
Meskipun gagal memanfaatkan peluang penalti, armada Les Bleus tidak menunjukkan tanda-tanda kepanikan sedikit pun. Mereka tetap mempertahankan ketenangan dan terus melancarkan tekanan demi tekanan ke lini pertahanan lawan.
Secara statistik penguasaan bola, Prancis memang tertinggal tipis dari Maroko yang mencatatkan angka 52 persen. Sementara itu, sang juara bertahan hanya memegang kendali permainan sebesar 48 persen sepanjang laga.
Rincian statistik pertandingan antara Prancis dan Maroko dapat dilihat di bawah ini:
| Statistik Pertandingan | Prancis | Maroko |
|---|---|---|
| Skor Akhir | 2 | 0 |
| Penguasaan Bola | 48% | 52% |
| Total Tembakan | 22 | 5 |
| Tembakan Tepat Sasaran | 9 | 1 |
Data di atas memperlihatkan bahwa meski kalah dalam penguasaan bola, efektivitas serangan Prancis jauh lebih unggul dibandingkan Maroko. Tim asuhan Deschamps mampu menciptakan ancaman yang jauh lebih nyata ke gawang lawan.
Kunci Ketenangan dan Strategi Les Bleus
Gelandang andalan Prancis, Adrien Rabiot, membeberkan rahasia di balik performa stabil timnya sepanjang pertandingan berlangsung. Ia menegaskan bahwa seluruh pemain merasa sangat tenang dan tidak merasa khawatir meski Maroko lebih banyak menguasai bola.
Para pemain Prancis merasa cukup yakin bisa meredam setiap skema serangan yang dibangun oleh para penggawa Singa Atlas. Kepercayaan diri ini menjadi modal penting bagi mereka untuk menjaga kedisiplinan di lini pertahanan.
Kami merasa saat membiarkan mereka membawa bola, Maroko sebenarnya tidak terlalu memberikan ancaman yang berbahaya bagi pertahanan kami,ujar Rabiot melalui kutipan dari BeinSport.
Sejujurnya kami merasa tidak perlu takut menghadapi tim ini saat berada di lapangan, meskipun hal tersebut terasa cukup mengejutkan,lanjut gelandang Juventus tersebut mengenai jalannya laga.
Rabiot juga menjelaskan bahwa fokus tim tetap terjaga sepenuhnya hingga peluit panjang berbunyi. Setiap kali mendapatkan bola, mereka berusaha memanfaatkannya seefisien mungkin untuk membongkar pertahanan lawan yang rapat.
Kegagalan penalti Mbappe di awal laga dianggap sebagai ujian mental bagi kekompakan skuad Prancis. Namun, konsistensi yang mereka tunjukkan membuktikan bahwa Les Bleus memiliki mentalitas juara yang sangat kuat.
Kami tetap konsisten meski sempat memulai dengan kurang baik akibat penyelamatan penalti oleh Bounou. Di situlah kekuatan asli tim ini terlihat, karena kami memiliki determinasi serta konsistensi tinggi,tutup Rabiot.
Jadwal dan Klasemen Fase Grup Piala Dunia 2026
Setelah laga ini, perhatian pecinta sepak bola akan beralih ke jadwal pertandingan perempatfinal lainnya yang tidak kalah seru. Persaingan menuju babak empat besar diprediksi akan semakin memanas dengan kehadiran tim-tim unggulan.
Berikut adalah agenda pertandingan babak perempatfinal yang akan segera berlangsung:
- 11 Juli (02:00 WIB): Pertandingan babak Perempatfinal antara Spanyol melawan Belgia.
- 12 Juli (04:00 WIB): Duel sengit babak Perempatfinal mempertemukan Norwegia dengan Inggris.
- 12 Juli (08:00 WIB): Laga panas babak Perempatfinal yang menyajikan pertemuan Argentina menghadapi Swiss.
Hasil dari fase grup juga menunjukkan dominasi beberapa negara besar yang berhasil melaju mulus ke babak gugur. Perolehan poin dan selisih gol menjadi faktor penentu posisi tim di masing-masing grup selama turnamen berlangsung.
Daftar lengkap perolehan poin dari beberapa grup teratas adalah sebagai berikut:
| Grup | Tim | Main | Menang | Poin |
|---|---|---|---|---|
| Grup A | Meksiko | 3 | 3 | 9 |
| Grup C | Brasil | 3 | 2 | 7 |
| Grup I | Prancis | 3 | 3 | 9 |
| Grup J | Argentina | 3 | 3 | 9 |
Prancis memimpin Grup I dengan rekor sempurna setelah menyapu bersih tiga kemenangan tanpa hasil imbang maupun kalah. Performa impresif ini menjadikan mereka sebagai salah satu kandidat kuat untuk mempertahankan gelar juara dunia mereka.
Selain Prancis, tim-tim besar seperti Spanyol, Inggris, dan Argentina juga menunjukkan performa yang cukup solid. Publik kini menantikan apakah ketangguhan dan determinasi Prancis akan terus berlanjut hingga partai puncak nanti.