Nama Francois Letexier kini tengah menjadi buah bibir di kancah sepak bola internasional. Sosok pengadil lapangan asal Prancis ini mendadak viral setelah memimpin laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 antara Argentina dan Mesir.
Pertandingan yang berlangsung dramatis tersebut berakhir dengan kemenangan tipis Argentina 3-2. Namun, sorotan justru tertuju pada Letexier akibat serangkaian keputusan yang dinilai sangat kontroversial.
Skandal VAR dan Protes Keras Mesir
Kubu Mesir melayangkan protes keras karena merasa dirugikan oleh beberapa keputusan Letexier selama pertandingan. Penggunaan Video Assistant Referee (VAR) menjadi titik pusat perdebatan dalam laga panas tersebut.
Keputusan-keputusan krusial yang diambil Letexier dianggap memberikan keuntungan bagi tim Tango. Hal ini memicu gelombang kritik dari para pakar yang menyoroti adanya inkonsistensi dalam penerapan aturan di lapangan.
Padahal, sebelum insiden ini terjadi, Letexier merupakan salah satu wasit dengan reputasi paling mentereng di dunia. Namun, satu malam di Piala Dunia 2026 tersebut kini mulai mengusik kredibilitas yang telah ia bangun selama bertahun-tahun.
Rekam Jejak Profesional Francois Letexier
Pria berusia 37 tahun ini lahir di Bedee, Brittany, Prancis, dan memiliki latar belakang pendidikan sebagai ahli hukum. Kombinasi ketegasan hukum dan pemahaman olahraga membuatnya cepat menapaki tangga karier profesional.
Kariernya di lapangan hijau melesat tajam sejak ia pertama kali dipercaya memimpin laga Ligue 1 pada tahun 2016. Saat itu, ia mencatatkan sejarah sebagai salah satu wasit termuda yang memimpin kompetisi kasta tertinggi di Prancis.
Hanya berselang satu tahun, tepatnya pada 2017, ia resmi masuk dalam daftar wasit internasional FIFA. Pencapaian ini membuka pintu baginya untuk memimpin berbagai turnamen besar di level klub maupun negara.
Berikut adalah daftar pertandingan bergengsi yang pernah dipimpin oleh Francois Letexier:
- Final Piala Super UEFA 2023 yang mempertemukan Manchester City dan Sevilla.
- Bertugas sebagai wasit keempat dalam laga final Liga Champions 2024.
- Menjadi pengadil utama pada partai puncak UEFA Euro 2024 antara Spanyol dan Inggris.
Daftar prestasi di atas menunjukkan betapa tingginya kepercayaan konfederasi sepak bola terhadap kapasitas Letexier sebelumnya. Pengalamannya di final Euro 2024 bahkan sempat disebut sebagai puncak dari karier gemilangnya.
Namun, tekanan besar di panggung Piala Dunia 2026 ternyata memberikan tantangan yang berbeda bagi Letexier. Publik sepak bola kini menunggu bagaimana kelanjutan karier sang wasit setelah diterpa badai kritik dan dugaan keberpihakan.