Penunjukan Joao Pinheiro sebagai pengadil lapangan dalam laga perempat final Piala Dunia 2026 antara Argentina melawan Swiss memicu perbincangan hangat. Pertandingan krusial yang dijadwalkan berlangsung di Stadion Kansas pada Minggu (12/7/2026) WIB ini kini berada di bawah sorotan tajam.
Keputusan FIFA menunjuk wasit asal Portugal tersebut disambut dengan sikap waspada, terutama oleh publik Argentina. Kekhawatiran ini muncul bukan tanpa alasan, mengingat rekam jejak Pinheiro yang kerap diwarnai keputusan kontroversial dalam laga-laga besar.
Kontroversi di Panggung Eropa
Nama Joao Pinheiro masih meninggalkan kesan negatif bagi pecinta sepak bola Eropa setelah penampilannya di semifinal Liga Champions musim lalu. Saat itu, ia memimpin pertandingan sengit antara Paris Saint-Germain (PSG) melawan Bayern Munich.
Pinheiro menuai kecaman luas setelah mengabaikan insiden dugaan handball yang dilakukan pemain PSG, Joao Neves, di area terlarang. Meski pemain Bayern Munich melayangkan protes keras, Pinheiro tetap pada keputusannya untuk tidak memberikan penalti.
Situasi tersebut semakin memanas karena tim VAR tidak memberikan instruksi kepada Pinheiro untuk meninjau ulang kejadian melalui monitor di pinggir lapangan. Kegagalan koordinasi ini menjadi bahan perdebatan panjang di media olahraga internasional hingga saat ini.
Perjalanan Pinheiro di Piala Dunia 2026
Meski kerap dikritik, Joao Pinheiro sebenarnya sudah beberapa kali bertugas sepanjang turnamen Piala Dunia 2026 berlangsung. Ia tercatat pernah memimpin kemenangan telak Swiss 4-1 atas Bosnia dan Herzegovina pada fase grup.
Dalam laga tersebut, kepemimpinannya tergolong tegas dengan mengeluarkan tiga kartu kuning dan satu kartu merah langsung. Selain itu, ia juga dipercaya menjadi wasit dalam duel babak 16 besar yang mempertemukan Kanada dengan Afrika Selatan.
Laga perempat final mendatang akan menjadi kali kedua bagi Pinheiro mengawal jalannya pertandingan tim nasional Swiss di turnamen ini. Di sisi lain, ini merupakan pengalaman pertama bagi skuad Argentina dipimpin oleh wasit berusia 36 tahun tersebut.
Berikut adalah profil singkat mengenai identitas wasit asal Portugal tersebut:
- Nama Lengkap: Joao Pinheiro
- Asal Negara: Portugal
- Lisensi: Wasit FIFA
- Pengalaman Utama: Liga Champions, UEFA Nations League, dan Piala Dunia 2026
Data di atas menunjukkan bahwa meskipun sarat kontroversi, Pinheiro merupakan salah satu wasit senior yang memiliki jam terbang tinggi di level internasional. Penunjukannya di laga sebesar perempat final membuktikan bahwa ia masih mendapatkan kepercayaan penuh dari komite wasit FIFA.
Kini, tantangan besar menanti Pinheiro untuk membuktikan integritasnya di Stadion Kansas. Seluruh mata dunia akan mengawasi setiap peluit yang ia tiup, guna memastikan pertandingan antara Lionel Messi dan kawan-kawan melawan Swiss berjalan dengan adil.