Masa depan Marcus Rashford di Manchester United kembali menjadi perbincangan hangat di kalangan pecinta sepak bola. Rumor kepindahan pemain depan ini semakin memanas seiring dengan ketidakpastian posisinya di skuat Setan Merah.
Legenda Manchester United, Teddy Sheringham, memberikan pandangan yang cukup mengejutkan terkait situasi tersebut. Ia mengaku tidak keberatan jika Rashford memutuskan untuk menyeberang ke rival abadi mereka, Liverpool.
Sheringham menyadari bahwa langkah tersebut akan dianggap sebagai sebuah pengkhianatan besar oleh para pendukung setia United. Namun, ia melihat ada alasan logis di balik kemungkinan transfer yang sangat sensitif tersebut.
Spekulasi ini muncul setelah Rashford menyelesaikan masa peminjamannya yang cukup sukses di raksasa Spanyol, Barcelona. Penyerang Timnas Inggris tersebut dijadwalkan segera kembali ke Old Trafford setelah perhelatan Piala Dunia 2026 selesai.
Selama merumput di Katalonia, Rashford berhasil menunjukkan kualitas aslinya dengan membantu Barcelona meraih gelar juara La Liga. Performa individu yang ia tunjukkan pun tergolong sangat produktif dan mengesankan.
Pemain berusia 28 tahun itu sukses membukukan 14 gol serta 14 assist dalam berbagai kompetisi bersama Barcelona. Sayangnya, catatan impresif tersebut tidak membuat klub asal Spanyol itu berniat mempermanenkan statusnya.
Catatan performa Marcus Rashford selama masa peminjaman di Barcelona:
- Mencetak total 14 gol di semua kompetisi yang diikuti Barcelona.
- Menyumbangkan 14 assist yang krusial bagi kemenangan tim.
- Berhasil membawa Barcelona mengangkat trofi juara La Liga Spanyol.
- Tampil konsisten sebagai pilihan utama di lini depan klub Katalonia.
Barcelona justru mengambil langkah mengejutkan dengan merekrut rekan senegara Rashford, Anthony Gordon. Nilai transfer Gordon dilaporkan menyentuh angka fantastis, yakni sebesar 70 juta paun.
Keputusan Barcelona tersebut secara otomatis memaksa Rashford untuk kembali pulang ke Manchester United. Meskipun ia kembali ke klub masa kecilnya, masa depannya di sana masih diselimuti awan gelap.
Sebelum dipinjamkan, Rashford sempat kehilangan tempat utama di skuat ketika Ruben Amorim masih menjabat sebagai manajer. Hal ini memicu keinginan sang pemain untuk mencari suasana baru di luar klub yang membesarkannya.
Rashford bahkan sempat masuk ke dalam daftar lima pemain yang siap dilepas Amorim, atau yang populer disebut sebagai "bomb squad". Sebelum ke Spanyol, ia juga sempat mencicipi masa peminjaman singkat di Aston Villa.
Kini, sejumlah klub Inggris mulai memantau situasi Rashford, termasuk Tottenham Hotspur yang kini ditangani Roberto De Zerbi. Spurs kabarnya tertarik menjadikan Rashford bagian dari proyek perombakan skuat besar-besaran mereka.
Namun, bagi Teddy Sheringham, opsi bergabung dengan Liverpool adalah sesuatu yang mungkin saja terjadi dalam sepak bola profesional. Ia menilai situasi klub saat ini sangat memengaruhi keputusan pemain ke depannya.
"Jika Marcus Rashford pindah ke Liverpool, itu akan terasa seperti pengkhianatan terbesar bagi fans United," ujar Sheringham kepada ComeOn. Ia menambahkan bahwa hal itu sangat bergantung pada sikap klub terhadap sang pemain.
Sheringham menegaskan bahwa jika Manchester United sudah tidak menginginkan keberadaan Rashford, sang pemain berhak menentukan nasibnya sendiri. Menurutnya, pemain harus memikirkan apa yang terbaik bagi kelanjutan karier profesional mereka.
Meski peluang pindah tetap terbuka, Sheringham mengingatkan bahwa Manchester United sebenarnya masih memegang kendali penuh. Hal ini dikarenakan Rashford masih terikat kontrak jangka panjang dengan kompensasi yang sangat besar.
Berikut adalah detail kontrak dan status Marcus Rashford di Manchester United saat ini:
| Kategori Informasi | Detail Status |
|---|---|
| Gaji Mingguan | Sekitar 325.000 Paun |
| Sisa Durasi Kontrak | 2 Tahun |
| Manajer Saat Ini | Michael Carrick |
| Klub Asal | Manchester United (sejak 2015) |
Tabel di atas menunjukkan betapa kuatnya posisi tawar Manchester United secara hukum dalam menentukan masa depan penyerangnya. Sheringham menilai pihak manajemen harus bisa mengelola situasi ini dengan sangat bijaksana dan hati-hati.
Sheringham berpendapat bahwa Rashford tidak bisa begitu saja pergi karena ia masih merupakan aset sah milik klub. Ia mengkritik fenomena pemain yang ingin pergi setelah sebelumnya menyepakati kontrak bernilai besar dan berdurasi lama.
Mantan striker tajam itu menyarankan agar Michael Carrick, manajer baru United, mencoba memanfaatkan kembali kemampuan Rashford. Kehadiran Rashford dianggap bisa menjadi tambahan kekuatan yang sangat dibutuhkan untuk mempertajam lini serang.
Apalagi Rashford baru saja menunjukkan taringnya bersama Timnas Inggris di panggung besar Piala Dunia 2026. Keberhasilannya mencetak gol di turnamen tersebut menjadi bukti bahwa kemampuannya belum habis dan masih sangat berguna.
"Dia masuk dalam skuat Anda dan baru saja mencetak gol di Piala Dunia, jadi gunakanlah kemampuannya," saran mantan pemain Tottenham itu. Ia meyakini Rashford bisa kembali menjadi pilar penting di Old Trafford jika diberi kesempatan.
Sheringham sangat optimistis bahwa hubungan yang retak antara Rashford dan para suporter bisa segera pulih kembali. Kuncinya terletak pada kerja keras dan performa apik sang pemain di lapangan hijau saat kembali bertanding.
Menurutnya, dunia sepak bola sangat dinamis dan memori buruk pendukung biasanya cepat hilang jika pemain memberikan kontribusi nyata. Jika Rashford kembali tajam, para pendukung Setan Merah pasti akan menyambutnya dengan tangan terbuka.
Kini keputusan berada di tangan manajemen United dan tim pelatih Michael Carrick untuk menentukan langkah selanjutnya. Apakah mereka akan mempertahankan sang bintang atau merelakannya pergi ke klub rival demi keuntungan finansial.