Teka-teki mengenai markas baru Adhyaksa FC untuk musim mendatang akhirnya menemui titik terang. Klub yang baru saja memastikan diri promosi ke Super League 2026/27 ini secara resmi memilih Kalimantan Tengah sebagai kandang baru mereka.
Keputusan ini sekaligus mematahkan kabar burung yang menyebutkan klub tersebut akan berpindah ke Ternate. Kesepakatan ini dikukuhkan melalui prosesi penandatanganan kerja sama antara manajemen klub dan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.
Acara peresmian tersebut berlangsung di Aula Isen Mulang, Palangka Raya, pada Senin malam (22/6/2026). Hadir dalam kesempatan tersebut Gubernur Kalimantan Tengah Agustiar Sabran, Wakil Gubernur Edy Pratowo, serta Presiden Adhyaksa FC Eko Setyawan.
Stadion Tuah Pahoe Jadi Homebase Baru
Mulai musim Super League 2026/27, Adhyaksa FC dipastikan bakal menjamu lawan-lawannya di Bumi Tambun Bungai. Stadion Tuah Pahoe diproyeksikan menjadi saksi perjuangan klub tersebut dalam mengarungi kasta tertinggi sepak bola Indonesia.
Presiden Adhyaksa FC, Eko Setyawan, mengungkapkan bahwa rencana kepindahan ini sebenarnya telah didiskusikan sejak beberapa tahun lalu. Ia memandang kerja sama ini sebagai langkah konkret dalam mewujudkan pemerataan pembangunan sepak bola di tingkat nasional.
Eko menilai Kalimantan Tengah merupakan wilayah besar yang memerlukan kehadiran klub profesional sebagai kiblat olahraga. Hal ini diharapkan dapat memberikan arah dan jenjang karier yang jelas bagi pembinaan sepak bola usia dini di sana.
Membangun Ekosistem Sepak Bola Lokal
Kehadiran Adhyaksa FC di Kalimantan Tengah mendapatkan respons yang sangat positif dari pemerintah daerah setempat. Pemprov Kalteng berharap klub ini mampu menjadi pemantik kebangkitan prestasi olahraga daerah di masa depan.
Gubernur Agustiar Sabran memberikan apresiasi tinggi atas komitmen Adhyaksa FC yang memilih provinsinya sebagai rumah baru. Menurutnya, hal ini bukan sekadar urusan mendatangkan klub sepak bola profesional ke daerah.
Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyoroti beberapa dampak positif dari kerja sama ini:
- Menciptakan ekosistem olahraga yang lebih sehat dan terorganisir di wilayah Kalimantan Tengah.
- Menyediakan wadah bagi pembinaan talenta muda lokal untuk menembus level profesional.
- Meningkatkan kebanggaan masyarakat terhadap prestasi olahraga di daerahnya sendiri.
- Menjadi motor penggerak ekonomi kreatif melalui industri olahraga di sekitar stadion.
Pihak pemerintah daerah meyakini bahwa sinergi ini akan memberikan dampak jangka panjang bagi perkembangan atlet-atlet muda. Harapannya, talenta lokal kini memiliki akses yang lebih dekat untuk meniti karier sebagai pemain profesional.
Menepis Rumor dan Perubahan Peta Sepak Bola
Keputusan resmi ini secara otomatis mengakhiri spekulasi panjang terkait lokasi markas klub untuk musim depan. Sebelumnya, santer diberitakan bahwa Adhyaksa FC akan menyusul jejak klub lain menuju Ternate.
Perubahan ini juga menambah daftar dinamika baru dalam peta sepak bola nasional musim ini. Salah satunya adalah kepindahan Malut United yang berganti identitas menjadi Jateng United di waktu yang hampir bersamaan.
Kini, Adhyaksa FC bersiap memulai debutnya di Super League dengan membawa identitas baru sebagai representasi Kalimantan Tengah. Masyarakat setempat pun kini bersiap memberikan dukungan penuh bagi klub baru mereka di Stadion Tuah Pahoe.
Berikut adalah ringkasan informasi terkait markas baru Adhyaksa FC:
| Detail Informasi | Keterangan |
|---|---|
| Nama Klub | Adhyaksa FC |
| Homebase Baru | Kalimantan Tengah |
| Stadion Utama | Stadion Tuah Pahoe, Palangka Raya |
| Kompetisi | Super League Musim 2026/27 |
| Status Sebelumnya | Promosi dari Kasta Kedua |
Data di atas menunjukkan kesiapan Adhyaksa FC dalam menatap persaingan di kasta tertinggi sepak bola tanah air. Dengan dukungan infrastruktur dari Pemprov Kalteng, klub ini optimis dapat bersaing dengan tim-tim besar lainnya.