Turnamen pramusim bergengsi, Piala Presiden 2026, siap kembali digelar dengan daya tarik yang lebih besar bagi klub-klub peserta. Panitia penyelenggara secara resmi mengumumkan adanya peningkatan nilai hadiah bagi tim yang berhasil naik ke podium juara.
Kenaikan hadiah ini diharapkan mampu memacu semangat kompetisi antar klub yang berpartisipasi. Selain nilai ekonomi, turnamen ini juga menjadi ajang pemanasan strategis sebelum kompetisi liga resmi dimulai.
Lonjakan Hadiah Juara Menjadi Rp6 Miliar
Ketua Steering Committee Piala Presiden 2026, Maruarar Sirait, mengonfirmasi bahwa hadiah utama bagi sang jawara tahun ini mencapai Rp6 miliar. Angka tersebut mengalami kenaikan sebesar Rp500 juta dibandingkan dengan total hadiah pada edisi tahun lalu.
Keputusan menaikkan besaran hadiah ini diambil untuk meningkatkan daya saing serta kualitas permainan di lapangan. Pihak penyelenggara ingin memastikan setiap tim memberikan performa terbaiknya sepanjang turnamen berlangsung.
Rincian kenaikan hadiah pada turnamen tahun ini sebagai berikut:
- Hadiah Edisi Sebelumnya: Tim juara mengantongi Rp5,5 miliar.
- Hadiah Edisi 2026: Tim juara akan membawa pulang Rp6 miliar.
- Besaran Kenaikan: Terjadi peningkatan signifikan sebesar Rp500 juta.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya profesionalisme penyelenggaraan turnamen sepak bola pramusim di Indonesia. Selain itu, peningkatan hadiah diharapkan dapat membantu finansial klub untuk persiapan musim depan.
Jadwal dan Daftar Klub Peserta
Piala Presiden 2026 dijadwalkan berlangsung mulai 25 Juli hingga 6 Agustus 2026 mendatang. Sebanyak delapan tim dipastikan akan bersaing ketat untuk memperebutkan trofi bergengsi tersebut.
Komposisi peserta tahun ini cukup menarik karena melibatkan lima klub besar tanah air serta tiga klub mancanegara. Kehadiran tim asing diharapkan dapat meningkatkan level permainan dan memberikan pengalaman bertaraf internasional bagi klub lokal.
Daftar klub yang berpartisipasi dalam Piala Presiden 2026:
- Klub Lokal: Persib Bandung, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, Arema FC, dan PSMS Medan.
- Klub Asing: Port FC (Thailand), DPMM FC (Brunei Darussalam), dan Tampines Rovers (Singapura).
Turnamen ini akan menjadi debut bagi DPMM FC dan Tampines Rovers di ajang Piala Presiden. Sementara itu, Port FC merupakan juara bertahan yang kembali diundang untuk mempertahankan gelar mereka.
Lokasi Pertandingan dan Format Turnamen
Pihak penyelenggara telah menunjuk dua stadion besar sebagai lokasi utama pelaksanaan seluruh rangkaian pertandingan. Stadion Si Jalak Harupat di Bandung dan Stadion Gelora Bung Tomo di Surabaya akan menjadi saksi bisu sengitnya persaingan para peserta.
Seluruh tim akan dibagi ke dalam dua grup, di mana setiap grup terdiri dari empat klub. Secara total, akan ada 16 pertandingan yang digelar mulai dari babak penyisihan grup hingga laga final.
| Kategori Penyelenggaraan | Keterangan Detail |
|---|---|
| Jumlah Peserta | 8 Klub (5 Lokal, 3 Asing) |
| Lokasi Stadion | Si Jalak Harupat (Bandung) & Gelora Bung Tomo (Surabaya) |
| Total Pertandingan | 16 Pertandingan |
| Durasi Turnamen | 25 Juli - 6 Agustus 2026 |
Format pembagian grup ini dirancang agar setiap tim mendapatkan menit bermain yang cukup bagi para pemainnya. Hal ini selaras dengan fungsi turnamen sebagai ajang persiapan tim sebelum liga dimulai.
Sejarah Singkat Piala Presiden
Piala Presiden pertama kali diluncurkan pada tahun 2015 dan kini telah memasuki edisi penyelenggaraannya yang kedelapan. Sejak awal, turnamen ini selalu menjadi barometer kekuatan klub-klub sebelum kompetisi resmi bergulir.
Arema FC tercatat sebagai klub paling sukses dalam sejarah turnamen ini dengan koleksi empat gelar juara. Selain Arema, beberapa klub lain juga pernah mencicipi manisnya gelar juara seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, hingga Port FC pada tahun lalu.
Kehadiran tim-tim luar negeri dalam beberapa edisi terakhir menunjukkan bahwa reputasi Piala Presiden terus berkembang secara regional. Pada edisi 2025 lalu, klub asal Inggris, Oxford FC, bahkan sempat ikut meramaikan kompetisi ini.