Resmi Jadi Asisten Pelatih Persib, Achmad Jufriyanto Ungkap Pesan Menyentuh yang Mengejutkan Fans di 2026

Resmi Jadi Asisten Pelatih Persib, Achmad Jufriyanto Ungkap Pesan Menyentuh yang Mengejutkan Fans di 2026

Achmad Jupriyanto, bek senior yang selama ini menjadi pilar pertahanan Persib Bandung, kini telah resmi memulai babak baru dalam karier profesionalnya. Sosok yang akrab disapa Jupe ini secara resmi telah ditunjuk untuk mengemban tugas sebagai asisten pelatih tim berjuluk Maung Bandung tersebut.

Keputusan ini diambil setelah pada musim sebelumnya Jupe sempat menjalani peran ganda yang cukup unik, yakni sebagai pemain aktif sekaligus membantu jajaran kepelatihan. Namun, untuk mengarungi musim kompetisi 2026/2027, ia akan sepenuhnya melepaskan atribut pemain dan fokus mendampingi pelatih kepala.

Fokus Baru Jupe Bersama Staf Kepelatihan Persib

Pada musim ini, Achmad Jupriyanto akan memberikan dedikasi penuh untuk membantu Igor Tolic dalam mengelola skuad kebanggaan warga Jawa Barat tersebut. Tugas berat sudah menanti karena Persib Bandung dijadwalkan akan berkompetisi di empat ajang berbeda yang sangat bergengsi.

Empat kompetisi besar yang akan dihadapi Persib musim ini meliputi turnamen pramusim Piala Presiden, kompetisi kasta tertinggi Super League, ajang kontinental ACL Two, hingga turnamen regional ASEAN Club Championship (ACC) 2026. Fokus Jupe kini tertuju pada persiapan teknis tim agar mampu bersaing di semua lini.

Meski kini memegang tanggung jawab baru di kursi kepelatihan, Jupe mengaku tidak merasakan adanya perubahan yang terlalu mencolok dalam kesehariannya. Baginya, suasana tim tetap terasa hangat dan akrab seperti saat ia masih aktif berlaga di lapangan hijau.

Jupe mengungkapkan bahwa perbedaan yang paling kentara hanyalah seragam yang ia kenakan saat berada di lokasi latihan. Ia pun menyatakan mulai menikmati setiap proses dan peran barunya ini demi kemajuan klub yang sudah lama dibelanya tersebut.

Pernyataan Achmad Jupriyanto mengenai transisi perannya di Persib Bandung:

  • "Perbedaannya mungkin cuma bajunya saja yang sekarang sudah berbeda dengan teman-teman pemain lainnya."
  • "Namun, sejauh ini saya pribadi mulai merasa menikmati apa yang menjadi tanggung jawab dan peran saya sekarang di tim."

Pernyataan tersebut disampaikan Jupe usai memimpin sesi latihan di lapangan pendamping Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Minggu (12/7/2026). Ia terlihat sangat antusias dalam memberikan arahan kepada para pemain Maung Bandung selama sesi berlangsung.

Apresiasi untuk Bojan Hodak dan Pihak Manajemen

Mantan pemain Timnas Indonesia ini juga tidak lupa menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada mantan pelatih Persib, Bojan Hodak. Menurut Jupe, Hodak memiliki peran besar dalam memberikan ruang baginya untuk terus berkembang dalam tiga musim terakhir.

Kepercayaan yang diberikan oleh Bojan Hodak itulah yang akhirnya membuka jalan bagi Jupe untuk dipercaya masuk ke dalam jajaran staf kepelatihan. Ia merasa bimbingan dari pelatih sebelumnya sangat membantu proses adaptasinya dari lapangan ke pinggir lapangan.

Selain kepada staf pelatih, Jupe juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada manajemen Persib yang telah mewujudkan kesempatan ini. Ia menganggap peran barunya ini sebagai bentuk pengabdian lebih lanjut kepada klub yang telah membesarkan namanya.

Ucapan terima kasih Jupe atas kesempatan menjadi asisten pelatih:

  • "Saya ingin mengucapkan terima kasih banyak kepada Coach Bojan yang sudah memberikan kesempatan belajar selama tiga tahun ke belakang."
  • "Terima kasih juga kepada pihak manajemen Persib yang telah memfasilitasi dan mewujudkan kesempatan berharga ini untuk saya."

Jupe bertekad untuk membalas kepercayaan tersebut dengan memberikan kontribusi terbaik yang ia miliki demi kesuksesan tim di masa depan. Semangat yang ia miliki saat masih menjadi pemain akan ia bawa sepenuhnya ke dalam tugas kepelatihan ini.

Menghadapi Tantangan Berat di Musim Depan

Bagi Achmad Jupriyanto, transisi ini bukan sekadar pergantian jabatan, melainkan tanggung jawab besar untuk mempertahankan prestasi klub. Ia sadar bahwa tantangan yang akan dihadapi tim ke depan akan jauh lebih sulit dibandingkan musim-musim sebelumnya.

Apalagi, Persib Bandung baru saja mencatatkan sejarah dengan meraih gelar juara secara berturut-turut atau hattrick juara. Capaian luar biasa tersebut membuat ekspektasi publik dan tekanan terhadap tim menjadi semakin tinggi di musim yang baru ini.

Tantangan besar yang dirasakan Jupe dalam posisi barunya:

  • "Saya akan memaksimalkan setiap kesempatan yang ada dan ingin berkontribusi besar sama seperti saat masih aktif bermain."
  • "Tantangan saya sekarang adalah tantangan tim, apalagi setelah kami mencatat hattrick juara, beban ke depan tentu akan lebih besar."

Ia menegaskan bahwa rekam jejak sebagai juara bertahan menuntut semua elemen tim, termasuk staf pelatih, untuk bekerja ekstra keras. Jupe pun merasa tertantang untuk membawa perspektif barunya sebagai asisten pelatih guna menjaga konsistensi permainan Persib.

Mengenai proses adaptasi, pria berusia 39 tahun ini merasa peralihan statusnya berjalan cukup mulus dan tanpa kendala berarti. Hal ini dikarenakan ia sudah mulai membiasakan diri dengan peran player-coach selama dua musim terakhir.

Ia merasa tidak ada perbedaan signifikan secara teknis dalam pemahamannya terhadap strategi tim. Pengalaman menjadi jembatan antara instruksi pelatih dan pelaksanaan di lapangan sudah ia kantongi sejak lama sebelum resmi gantung sepatu.

Peningkatan Tanggung Jawab dan Komunikasi Tim

Meskipun proses adaptasinya lancar, Jupe mengakui ada perbedaan mendasar dalam hal beban tanggung jawab yang ia pikul sekarang. Kini, ia harus lebih proaktif dalam menjalin komunikasi yang efektif antara tim pelatih dengan para pemain di lapangan.

Sebagai asisten pelatih penuh, ia bertugas untuk memastikan setiap instruksi dari pelatih kepala tersampaikan dengan akurat dan cepat. Peran ini sangat krusial mengingat Persib kini memiliki staf kepelatihan yang cukup beragam secara latar belakang.

Perbandingan tugas Jupe antara musim lalu dengan musim saat ini:

Aspek Peran Status Player-Coach (Musim Lalu) Status Asisten Pelatih (Musim Sekarang)
Fokus Utama Berbagi fokus antara bermain dan melatih Fokus penuh pada strategi dan manajerial tim
Cara Komunikasi Memberikan contoh langsung lewat aksi di lapangan Menjelaskan instruksi secara verbal dan taktis
Keterlibatan Fisik Masih aktif dalam sesi latihan fisik pemain Mengawasi, mengevaluasi, dan memberi instruksi
Tanggung Jawab Terbatas pada peran pendukung di lapangan Menjembatani komunikasi pelatih kepala ke pemain

Melalui tabel di atas, terlihat jelas bahwa posisi Jupe saat ini menuntut kemampuan komunikasi yang lebih tajam dan responsif. Ia harus mampu menerjemahkan visi dari pelatih kepala kepada rekan-rekan lamanya di tim dengan cara yang mudah dipahami.

Ia menjelaskan bahwa dulu ia lebih banyak memberi contoh langsung melalui tindakan fisik saat masih berstatus sebagai pemain. Kini, kemampuannya dalam menjelaskan visi Igor Tolic, Zlatko, Carlos, dan staf lainnya menjadi kunci utama dalam tugas barunya.

Jupe berkomitmen untuk menyampaikan segala informasi sejelas mungkin agar tidak terjadi miskomunikasi di dalam skuad. Dengan pengalamannya yang segudang, ia diharapkan mampu menjadi katalisator positif bagi performa Maung Bandung di empat kompetisi besar yang akan datang.

Artikel terkait