Resmi Tinggalkan Red Bull Racing, Keputusan Mengejutkan Sergio Perez di Musim 2026 Jadi Sorotan

Resmi Tinggalkan Red Bull Racing, Keputusan Mengejutkan Sergio Perez di Musim 2026 Jadi Sorotan

Perjalanan karier Sergio Perez bersama Red Bull Racing akhirnya menemui titik akhir. Kedua belah pihak secara resmi sepakat untuk mengakhiri kerja sama sebelum tahun 2024 ditutup.

Pembalap berusia 34 tahun tersebut telah membela tim asal Austria ini sejak musim 2021. Selama masa baktinya, ia tercatat telah mengikuti 90 balapan dan memberikan kontribusi yang signifikan bagi tim.

Perez mengungkapkan rasa terima kasih yang mendalam atas kesempatan membela salah satu tim elit di ajang Formula 1 ini. Baginya, empat tahun bersama Red Bull merupakan pengalaman yang tidak akan pernah ia lupakan.

Ia juga menegaskan akan selalu mengenang setiap kesuksesan yang telah mereka raih bersama. Selama periode tersebut, pembalap asal Meksiko ini memang berhasil menorehkan sejumlah prestasi gemilang.

Statistik dan Pencapaian Sergio Perez di Red Bull

Sepanjang masa kepemimpinannya di balik kemudi Red Bull, Perez dikenal sebagai spesialis sirkuit jalan raya. Berikut adalah rincian performa Perez selama memperkuat Red Bull Racing:

  • Berhasil mengantongi 5 kemenangan balapan yang semuanya diraih di sirkuit jalan raya.
  • Mencatatkan 29 kali naik podium serta meraih 3 kali pole position.
  • Menempati posisi runner-up klasemen pembalap pada musim 2022 dan 2023.
  • Berperan krusial dalam membantu Max Verstappen mengunci gelar juara dunia pertamanya pada 2021.

Catatan ini menunjukkan bahwa pada masa kejayaannya, Perez merupakan tandem yang sangat solid bagi Verstappen. Ia mampu menjaga stabilitas tim di papan atas klasemen pembalap maupun konstruktor.

Penyebab Penurunan Performa di Musim 2024

Sayangnya, performa pembalap berjuluk "Checo" ini mengalami penurunan drastis pada musim 2024. Masalah performa mobil Red Bull yang tidak lagi sedominan tahun-tahun sebelumnya turut memperburuk situasinya.

Awalnya, Perez tampil menjanjikan dengan meraih empat podium dalam enam seri pembuka. Namun, tren positif tersebut terhenti dan ia kesulitan bersaing di sisa 18 seri berikutnya.

Pencapaian terbaiknya setelah seri ketujuh hanyalah finis di urutan keenam pada GP Belanda. Kondisi semakin sulit bagi Perez setelah ia tercatat gagal menyelesaikan balapan sebanyak lima kali.

Ketimpangan performa antara Perez dan Verstappen berdampak buruk pada posisi tim di klasemen. Red Bull akhirnya harus merelakan gelar juara konstruktor jatuh ke tangan McLaren dan terlempar ke posisi ketiga di bawah Ferrari.

Sebenarnya, Red Bull sempat berupaya mempertahankan Perez dengan memberikan perpanjangan kontrak hingga 2026 pada Juni lalu. Langkah ini awalnya diharapkan bisa mengurangi tekanan mental sang pembalap, namun hasilnya tetap tidak sesuai ekspektasi.

Siapa Pengganti Sergio Perez?

Hingga saat ini, manajemen Red Bull Racing masih menutup rapat informasi mengenai siapa yang akan mengisi kursi kosong tersebut. Publik masih menantikan pengumuman resmi mengenai rekan setim baru bagi Max Verstappen.

Namun, spekulasi kuat mengarah pada nama pembalap muda berbakat, Liam Lawson. Lawson menjadi kandidat terdepan setelah tampil impresif saat menggantikan Daniel Ricciardo di tim satelit Racing Bulls musim ini.

Aspek Utama Keterangan
Tahun Bergabung 2021
Jumlah Kemenangan 5 Kali
Total Podium 29 Kali
Prestasi Terbaik Runner-up F1 (2022, 2023)

Tabel di atas merangkum statistik kunci perjalanan Sergio Perez bersama Red Bull Racing selama empat musim. Meskipun berakhir lebih cepat, sumbangsihnya tetap menjadi bagian penting dalam sejarah kesuksesan tim tersebut.

Artikel terkait