Kabar kurang menyenangkan datang dari panggung sepak bola dunia terkait performa tim-tim asal Asia. Tidak ada satu pun wakil konfederasi AFC yang berhasil menembus babak 16 besar Piala Dunia 2026.
Padahal, edisi kali ini menerapkan format baru dengan total 48 peserta dari yang sebelumnya hanya 32 tim. Perubahan regulasi ini sebenarnya memberikan keuntungan bagi Asia karena jatah slot mereka meningkat signifikan.
Kegagalan Massal di Fase Grup
Piala Dunia 2026 mencatatkan sejarah bagi Asia dengan mengirimkan total sembilan perwakilan. Dari jumlah tersebut, dua negara yakni Yordania dan Uzbekistan mencatatkan debut mereka di turnamen bergengsi ini.
Banyak pengamat semula memprediksi tim-tim Asia mampu memberikan kejutan dan melaju ke babak krusial. Namun, realita di lapangan justru menunjukkan performa yang jauh dari harapan para penggemar.
Daftar negara Asia yang harus pulang lebih awal di babak grup:
- Korea Selatan dan Iran: Menempati posisi ketiga di grup masing-masing, namun kalah bersaing dalam perebutan kuota peringkat tiga terbaik.
- Uzbekistan dan Yordania: Menutup petualangan debut mereka dengan status sebagai juru kunci grup.
- Qatar, Irak, dan Arab Saudi: Gagal bersaing dan harus puas menempati posisi terbawah klasemen akhir grup.
Hasil mengecewakan ini membuat mayoritas tim Asia langsung tersingkir di fase awal turnamen. Hanya ada dua negara yang berhasil menjaga asa dengan lolos ke fase gugur atau babak 32 besar.
Jepang sukses melaju setelah mengamankan posisi runner-up di Grup F. Sementara itu, Australia mengikuti jejak yang sama dengan menjadi runner-up di Grup D.
Perjalanan Singkat di Babak 32 Besar
Harapan publik sepak bola Asia sempat bertumpu pada pundak Jepang dan Australia untuk melangkah lebih jauh. Namun, langkah kedua tim ini harus terhenti secara dramatis di babak 32 besar.
Jepang harus menghadapi tantangan berat melawan tim favorit juara, Brasil. Meskipun mampu memberikan perlawanan sengit, Samurai Blue akhirnya tumbang lewat gol telat Gabriel Martinelli di masa tambahan waktu.
Di sisi lain, Australia juga mengalami nasib sial saat berhadapan dengan wakil Afrika, Mesir. Pertandingan berlangsung ketat hingga skor imbang 1-1 bertahan sampai waktu normal berakhir.
Ringkasan hasil pertandingan wakil Asia di babak 32 besar:
| Pertandingan | Skor Akhir | Keterangan |
|---|---|---|
| Jepang vs Brasil | 0 - 1 | Gol penentu di masa injury time |
| Australia vs Mesir | 1 - 1 (Pen: 2 - 4) | Kalah dalam drama adu penalti |
Tabel di atas menunjukkan betapa tipisnya kekalahan yang dialami oleh dua wakil terbaik Asia tersebut. Kekalahan Australia secara resmi menutup partisipasi seluruh anggota AFC dalam turnamen tahun ini.
Dengan hasil ini, AFC menjadi konfederasi kedua yang kehilangan seluruh wakilnya di Piala Dunia 2026. Mereka menyusul konfederasi OFC yang sudah lebih dulu kehilangan Selandia Baru sejak fase grup.