Tottenham Hotspur resmi mengumumkan kedatangan Sandro Tonali sebagai rekrutan anyar mereka pada Senin (6/7) sore WIB. Gelandang berkebangsaan Italia tersebut diboyong ke London Utara dengan nilai transfer yang sangat fantastis.
Berdasarkan laporan dari Athletic, The Lilywhites harus merogoh kocek hingga 100 juta paun atau sekitar Rp 2,4 triliun untuk mengamankan jasa Tonali. Nilai tersebut menjadikan sang pemain sebagai pembelian termahal sepanjang sejarah klub.
Detail Kontrak dan Rekor Transfer
Pemain berusia 26 tahun tersebut dilaporkan telah menyepakati kontrak jangka panjang berdurasi enam musim bersama Tottenham. Urusan administrasi terkait izin kerja juga telah rampung, sehingga ia bisa segera mengikuti sesi latihan di bawah arahan Roberto De Zerbi.
Kedatangan Tonali menambah daftar belanja mewah Tottenham pada bursa transfer musim panas kali ini. Sebelumnya, mereka juga baru saja memecahkan rekor transfer saat mendatangkan Mateus Fernandes.
Berikut adalah rincian dua pembelian besar Tottenham Hotspur sejauh ini:
| Nama Pemain | Klub Asal | Biaya Transfer (Estimasi) |
|---|---|---|
| Sandro Tonali | Newcastle United | 100 Juta Paun (Rp 2,4 Triliun) |
| Mateus Fernandes | West Ham United | 85 Juta Paun (Rp 2,05 Triliun) |
Kedua pemain ini diproyeksikan akan menjadi tulang punggung baru di lini tengah Tottenham Hotspur untuk bersaing di papan atas Liga Inggris. Investasi besar-besaran ini menunjukkan ambisi serius klub di bawah kepemimpinan manajemen saat ini.
Alasan Tonali Memilih Tottenham
Sandro Tonali mengungkapkan kebahagiaannya bisa bergabung dengan klub London Utara tersebut. Ia mengaku sempat berdiskusi cukup lama dengan pelatih kepala mengenai visi dan proyek masa depan tim.
"Saya berbicara dengan Pelatih Kepala selama hampir dua jam mengenai klub, para suporter, stadion, hingga filosofi sepak bola kami. Rasanya seperti sebuah keajaiban karena saat itu juga saya sadar harus bergabung dengan Tottenham," ungkap Tonali.
Mantan pemain AC Milan ini juga terkesan dengan dukungan suporter Tottenham yang pernah ia rasakan saat menjadi lawan. Atmosfer stadion yang luar biasa menjadi salah satu alasan kuat di balik keputusannya pindah ke London.
Ia menegaskan bahwa fokus utamanya kini adalah memberikan yang terbaik bagi klub dan para pendukung. Tonali mengaku sudah tidak sabar untuk segera memulai kompetisi musim baru bersama rekan-rekan setimnya.