Balapan Formula 1 GP China 2026 yang berlangsung di Sirkuit Shanghai pada Minggu (15/3/2026) melahirkan sejarah baru bagi talenta muda Mercedes. Kimi Antonelli sukses mengamankan kemenangan perdananya di ajang jet darat tersebut setelah tampil dominan sepanjang perlombaan.
Tidak hanya kemenangan Antonelli yang menjadi sorotan, namun juga pencapaian impresif dari Lewis Hamilton. Pembalap legendaris tersebut akhirnya berhasil meraih podium pertamanya sejak berseragam Scuderia Ferrari.
Dominasi Mercedes di Sirkuit Shanghai
Kimi Antonelli memulai balapan dari posisi terdepan (pole position) dan mampu mempertahankan performanya selama 56 putaran. Meskipun sempat mendapatkan tekanan, ia membuktikan kapasitasnya sebagai penerus yang layak di tim Mercedes.
Kemenangan Antonelli melengkapi dominasi tim pabrikan Jerman tersebut di China. George Russell yang merupakan rekan setimnya sukses mengamankan posisi kedua untuk mengunci hasil finis satu-dua bagi Mercedes.
Pada awal balapan, Antonelli sebenarnya sempat kehilangan keunggulan karena disalip oleh Lewis Hamilton yang melakukan start agresif. Hamilton bahkan memimpin rombongan dalam beberapa lap awal dan menunjukkan kecepatan luar biasa dengan mobil Ferrari-nya.
Namun, Antonelli tetap tenang dan perlahan mampu mengambil kembali posisinya di depan. Ia akhirnya menyentuh garis finis dengan catatan waktu total 1 jam 33 menit 15,607 detik.
Kebangkitan Ferrari Melalui Lewis Hamilton
Bagi Lewis Hamilton, finis di posisi ketiga menjadi momen yang sangat emosional dan penting. Ini merupakan podium pertamanya sejak memutuskan pindah ke tim "Kuda Jingkrak" pada musim balap tahun lalu.
Penampilan Hamilton membuktikan bahwa dirinya masih kompetitif di barisan depan meskipun persaingan semakin ketat. Ia berhasil mengungguli rekan setimnya, Charles Leclerc, yang harus puas finis di posisi keempat.
Berikut adalah rincian lengkap mengenai hasil balapan yang berlangsung di Sirkuit Shanghai tersebut:
Daftar Hasil Lengkap GP China 2026:- Juara Pertama: Kimi Antonelli (Mercedes) dengan total 56 putaran.
- Posisi Kedua: George Russell (Mercedes) dengan selisih waktu +5.515 detik.
- Posisi Ketiga: Lewis Hamilton (Ferrari) dengan selisih waktu +25.267 detik.
- Posisi Keempat: Charles Leclerc (Ferrari) dengan selisih waktu +28.894 detik.
- Posisi Kelima: Oliver Bearman (Haas) dengan selisih waktu +57.268 detik.
Hasil ini memberikan gambaran peta persaingan baru di musim 2026, di mana Mercedes kembali menunjukkan kekuatannya. Sementara itu, Ferrari mulai menemukan ritme yang konsisten bersama duet Hamilton dan Leclerc.
Untuk memudahkan pemahaman mengenai urutan finis dan tim yang berlaga, berikut adalah tabel klasemen akhir GP China 2026.
| Posisi | Pembalap | Tim | Selisih Waktu |
|---|---|---|---|
| 1 | Kimi Antonelli | Mercedes AMG Petronas | 1:33:15.607 |
| 2 | George Russell | Mercedes AMG Petronas | +5.515s |
| 3 | Lewis Hamilton | Scuderia Ferrari | +25.267s |
| 4 | Charles Leclerc | Scuderia Ferrari | +28.894s |
| 5 | Oliver Bearman | TGR Haas | +57.268s |
Tabel di atas menunjukkan lima besar pembalap yang berhasil meraih poin signifikan dalam balapan seri kali ini. Persaingan ketat terjadi antara tim Mercedes dan Ferrari yang mendominasi posisi empat besar.
Di sisi lain, nasib kurang beruntung dialami oleh juara dunia bertahan Max Verstappen yang gagal finis (DNF) dalam balapan ini. Kegagalan serupa juga menimpa pembalap veteran Fernando Alonso dan Lance Stroll dari tim Aston Martin.
Beberapa pembalap lain seperti Lando Norris dan Oscar Piastri bahkan tidak sempat memulai balapan (DNS) karena kendala teknis. Hal ini membuat persaingan di papan tengah menjadi lebih terbuka bagi pembalap muda lainnya.