Persaingan perebutan gelar juara dunia Formula 1 2025 kini semakin sengit dan penuh drama. Kemenangan gemilang Lando Norris di GP Meksiko berhasil mengubah peta kekuatan di puncak klasemen sementara.
Pebalap andalan McLaren tersebut sukses menggeser rekan setimnya sendiri, Oscar Piastri, dari posisi teratas. Perubahan ini terjadi setelah Piastri gagal menembus posisi podium dalam balapan yang berlangsung di Autodromo Hermanos Rodriguez tersebut.
Dominasi Lando Norris di Meksiko
Lando Norris tampil sangat impresif sejak awal balapan yang digelar pada Senin (27/10) dini hari WIB. Memulai lomba dari posisi terdepan atau pole position, pebalap asal Inggris ini mampu mempertahankan keunggulannya hingga garis finis.
Ia menuntaskan balapan dengan total waktu 1 jam 37 menit 58,574 detik. Hasil ini menandai kemenangan keenam bagi Norris di musim kompetisi 2025, sekaligus podium pertama sejak terakhir kali menang di GP Hungaria pada bulan Agustus lalu.
Tambahan 25 poin dari Meksiko membuat pundi-pundi poin Norris kini menyentuh angka 357 dari 20 balapan yang telah dijalani. Raihan ini cukup untuk membawanya ke puncak klasemen, unggul tipis satu poin dari Oscar Piastri.
Piastri sendiri harus puas finis di urutan kelima pada balapan kali ini. Tambahan 10 poin yang didapatnya tidak cukup untuk menahan laju Norris yang tampil dominan sepanjang perlombaan.
Norris mengungkapkan rasa puasnya terhadap performa mobil dan strategi tim :
- Ia mengaku sangat menikmati jalannya balapan dan merasa sangat fokus sejak awal hingga akhir lomba.
- Fokus utamanya adalah menatap ke depan dan menyelesaikan tugasnya dengan sebaik mungkin tanpa gangguan berarti.
- Norris menilai balapan kali ini terasa tidak rumit berkat start yang sempurna dan peluncuran mobil yang sangat baik.
- Kemenangan di Meksiko ini menjadi yang pertama bagi Norris di negara tersebut, yang ia sebut sebagai kemenangan yang sangat indah.
Komentar tersebut dilontarkannya saat diwawancarai oleh Sky Sports tak lama setelah keluar dari kokpit mobilnya. Ia menegaskan bahwa kunci suksesnya adalah momentum awal yang jauh lebih baik dibandingkan para pesaing di sekitarnya.
Nasib Sial Max Verstappen dan Kebangkitan Ferrari
Di sisi lain, Max Verstappen mengakhiri balapan di posisi ketiga. Meski naik podium, pebalap Red Bull Racing ini kini tertinggal 35 poin di belakang Oscar Piastri yang menempati peringkat kedua klasemen.
Verstappen sebenarnya berpotensi meraih posisi runner-up andai ia bisa melewati Charles Leclerc dari Ferrari. Namun, peluang tersebut tertutup rapat karena munculnya virtual safety car menjelang akhir balapan.
Insiden tersebut dipicu oleh masalah hidrolik yang dialami mobil Carlos Sainz, sehingga petugas melarang aksi salip-menyalip. Alhasil, Leclerc tetap aman berada di posisi kedua hingga balapan dinyatakan usai.
Kondisi ini juga memberikan keuntungan bagi Oliver Bearman dari tim Haas. Ia berhasil mengamankan posisi keempat dan selamat dari kejaran Piastri, yang menjadi prestasi terbaiknya selama berkarier di ajang jet darat ini.
Barisan sepuluh besar lainnya diisi oleh para pebalap top yang bersaing ketat. Kimi Antonelli dan George Russell dari tim Mercedes masing-masing mengamankan posisi keenam dan ketujuh.
Sementara itu, Lewis Hamilton, Esteban Ocon, dan Gabriel Bortoleto juga berhasil membawa pulang poin penting. Ketiganya melengkapi daftar sepuluh besar pebalap yang masuk dalam zona poin di GP Meksiko.
Sisa Musim dan Peluang Juara
Kalender Formula 1 2025 kini hanya menyisakan empat seri balapan lagi yang sangat menentukan. Lokasi yang akan menjadi saksi bisu perebutan gelar juara adalah Brasil, Las Vegas, Qatar, dan ditutup di Abu Dhabi.
Selain balapan utama, masih ada dua sesi sprint race yang akan digelar di Brasil dan Qatar. Hal ini berarti masih ada maksimal 116 poin yang bisa diperebutkan oleh para pebalap papan atas.
Secara perhitungan matematis, peluang untuk menjadi juara dunia masih terbuka lebar bagi tiga nama utama. Lando Norris, Oscar Piastri, dan Max Verstappen masih memiliki kesempatan yang sama kuat untuk mengangkat trofi di akhir musim.
Persaingan selanjutnya akan bergeser ke Sirkuit Interlagos dalam gelaran GP Brasil. Balapan tersebut dijadwalkan berlangsung pada tanggal 7 hingga 9 November mendatang.
Berikut adalah rangkuman hasil balapan di GP Meksiko 2025 :
| Posisi | Pebalap | Tim | Waktu/Selisih |
|---|---|---|---|
| 1 | Lando Norris | McLaren F1 Team | 71 Laps |
| 2 | Charles Leclerc | Scuderia Ferrari HP | +30.324s |
| 3 | Max Verstappen | Oracle Red Bull Racing | +31.049s |
| 4 | Oliver Bearman | MoneyGram Haas F1 Team | +40.955s |
| 5 | Oscar Piastri | McLaren F1 Team | +42.065s |
| 6 | Kimi Antonelli | Mercedes AMG Petronas | +47.837s |
| 7 | George Russell | Mercedes AMG Petronas | +50.287s |
| 8 | Lewis Hamilton | Scuderia Ferrari HP | +56.446s |
| 9 | Esteban Ocon | MoneyGram Haas F1 Team | +75.464s |
| 10 | Gabriel Bortoleto | Stake F1 Team Kick Sauber | +76.863s |
Data di atas menunjukkan dominasi McLaren yang masih sangat kuat, meskipun Ferrari dan Red Bull terus menempel ketat di posisi podium. Jarak waktu yang cukup jauh antara Norris dan Leclerc membuktikan performa mobil McLaren yang sangat optimal di sirkuit ini.
Berikut adalah kondisi klasemen sementara setelah balapan seri ke-20 :
| Posisi | Pebalap | Menang | Poin |
|---|---|---|---|
| 1 | Lando Norris | 6 | 357 |
| 2 | Oscar Piastri | 7 | 356 |
| 3 | Max Verstappen | 5 | 321 |
| 4 | George Russell | 2 | 258 |
| 5 | Charles Leclerc | 0 | 210 |
| 6 | Lewis Hamilton | 0 | 146 |
Hanya terpaut satu angka antara Norris dan Piastri membuat setiap poin di sisa balapan menjadi sangat krusial bagi McLaren. Persaingan internal tim ini diprediksi akan semakin memanas di empat seri terakhir musim ini.