Pembalap muda berbakat asal Indonesia, Veda Ega Pratama, menunjukkan performa gemilang pada sesi kualifikasi Moto3 Belanda 2026. Meski sempat mengalami kesulitan di awal, Veda berhasil mengamankan posisi start ketujuh untuk balapan utama mendatang.
Perjuangan rider Honda Team Asia ini tergolong luar biasa jika menilik hasil buruk yang ia dapatkan pada sesi latihan bebas. Sirkuit Assen yang legendaris menjadi saksi bagaimana pembalap asal Wonosari tersebut bangkit dari keterpurukan.
Bangkit dari Sesi Latihan yang Sulit
Veda terpaksa memulai kualifikasi dari babak Q1 karena hanya mampu menempati urutan ke-23 pada sesi latihan hari Jumat. Kendala teknis dan insiden terjatuh sempat menghambat performanya di lintasan balap tersebut.
Namun, semangat juangnya membuahkan hasil saat ia sukses mencatatkan waktu 1 menit 41,090 detik di babak Q1. Catatan ini menempatkannya di posisi ketiga tercepat sekaligus memberikan tiket untuk melaju ke babak Q2.
Memasuki sesi Q2, pembalap bernomor motor 9 ini langsung tancap gas sejak menit awal dimulai. Pada putaran pertama, ia berhasil mempertajam catatan waktunya menjadi 1 menit 40,690 detik yang cukup kompetitif.
Berikut adalah ringkasan performa waktu Veda Ega Pratama selama sesi kualifikasi Moto3 Belanda:
| Sesi Kualifikasi | Catatan Waktu Terbaik | Hasil Akhir |
|---|---|---|
| Kualifikasi 1 (Q1) | 1 menit 41,090 detik | Posisi 3 (Lolos ke Q2) |
| Kualifikasi 2 (Q2) | 1 menit 40,690 detik | Posisi 7 (Baris Ketiga) |
Hasil ini memastikan Veda akan memulai balapan dari barisan ketiga, yang merupakan modal positif untuk bersaing di rombongan depan. Meskipun catatan waktunya tidak membaik di akhir sesi Q2, posisi start ketujuh tetap menjadi pencapaian yang sangat solid.
Evaluasi Tim dan Perubahan Strategi
Keberhasilan Veda tidak lepas dari kerja keras tim teknis dalam mengevaluasi data setelah insiden terjatuh pada hari sebelumnya. Veda mengakui bahwa tim melakukan perubahan settingan motor yang membuatnya kembali merasa percaya diri.
“Alhamdulillah, hari ini berjalan lancar setelah hari Jumat yang kurang mulus akibat terjatuh. Tim mengubah settingan motor dan memberikan nasihat berharga berdasarkan evaluasi data kemarin,” ungkap Veda melalui SPOTV.
Veda juga menjelaskan tantangan teknis terkait ban dan perubahan suhu sirkuit yang terjadi selama kualifikasi berlangsung. Ia sempat menggunakan ban yang sama dari Q1 untuk mencetak waktu tercepatnya di awal babak Q2.
“Saya mendapatkan waktu lap yang bagus di Q2 meski memakai ban dari Q1. Sayangnya, saat mengganti ban baru di menit terakhir, saya belum bisa memperbaiki catatan waktu tersebut,” tuturnya lebih lanjut.
Menjelang balapan esok hari, Veda Ega Pratama merasa sangat puas bisa mengamankan posisi di barisan ketiga start. Ia menegaskan kesiapannya untuk memberikan kemampuan terbaik demi meraih poin maksimal di seri Belanda ini.