Pebalap andalan McLaren, Lando Norris, sukses mengamankan kemenangan gemilang dalam sesi sprint race Formula 1 GP Miami 2025. Ia berhasil mengungguli rekan setimnya sendiri, Oscar Piastri, setelah melewati persaingan yang cukup sengit.
Kemenangan Norris semakin lengkap dengan kehadiran Lewis Hamilton di podium ketiga. Hamilton yang kini membalap untuk Ferrari menunjukkan performa luar biasa di tengah berbagai drama yang mewarnai lintasan.
Jalannya Balapan yang Penuh Tantangan Cuaca
Persaingan sebanyak 18 putaran di Miami International Autodrome pada Sabtu malam WIB ini tidak berjalan mulus sejak awal. Panitia sempat menunda balapan setelah para pebalap hanya bisa berputar selama dua lap di belakang Safety Car.
Hujan deras yang mengguyur sirkuit menyebabkan visibilitas pebalap menjadi sangat terbatas. Selain itu, risiko terjadinya aquaplaning atau ban kehilangan traksi akibat genangan air menjadi ancaman serius bagi keselamatan para atlet.
Balapan akhirnya diputuskan untuk dilanjutkan kembali pada pukul 23.35 WIB. Namun, nasib malang menimpa Charles Leclerc dari tim Ferrari yang tidak bisa ikut serta dalam sesi lanjutan ini.
Pebalap asal Monako tersebut mengalami kecelakaan akibat aquaplaning saat menjalani reconnaissance lap atau putaran pengenalan trek. Insiden tersebut membuatnya harus menepi lebih awal dari persaingan sprint race.
Saat balapan dimulai kembali dari grid kedua, Oscar Piastri melakukan aksi memukau dengan menyalip Kimi Antonelli demi posisi terdepan. Momentum ini juga dimanfaatkan oleh Lando Norris dan Max Verstappen untuk merangsek naik.
Akibat pergerakan agresif para rivalnya, Kimi Antonelli harus rela turun ke posisi keempat. Persaingan di barisan depan pun menjadi semakin intens sejak putaran awal balapan dimulai.
Memasuki putaran keempat, Piastri sempat membangun keunggulan waktu hingga 1,7 detik atas Norris. Dominasi pebalap asal Australia tersebut terus terjaga hingga putaran kesepuluh dengan selisih yang melebar menjadi 2,4 detik.
Kendati demikian, Norris tidak menyerah begitu saja dan terus memacu mobil McLaren miliknya. Pada putaran ke-12, ia berhasil memangkas jarak secara signifikan hingga selisihnya menjadi kurang dari satu detik saja.
Drama Strategi Pit Stop dan Penalti
Kondisi lintasan yang mulai mengering memaksa para pebalap masuk ke pit untuk mengganti ban. Namun, transisi ini justru memicu kekacauan di atas lintasan balap bagi beberapa tim besar.
Carlos Sainz mengalami pecah ban yang fatal, sementara Fernando Alonso terlibat dalam insiden kecelakaan. Akibat serangkaian kejadian ini, Safety Car kembali dipaksa keluar ke lintasan pada putaran ke-15.
Dalam situasi yang penuh ketidakpastian tersebut, Lando Norris berhasil mengambil alih pimpinan balapan dari tangan Piastri. Lewis Hamilton juga diuntungkan karena melakukan strategi pit stop lebih awal dari lawan-lawannya.
Keputusan tepat waktu tersebut membuat Hamilton naik ke posisi ketiga dan mengamankan podium terakhir. Formasi Norris, Piastri, dan Hamilton ini bertahan kokoh hingga bendera finis dikibarkan oleh petugas.
Nasib buruk justru menimpa juara dunia Max Verstappen yang harus menerima penalti waktu selama 10 detik. Hukuman ini diberikan setelah Verstappen dianggap melakukan unsafe release dan menabrak Kimi Antonelli di area pit stop.
Penalti tersebut membuat Verstappen terlempar jauh dari posisi keempat hingga menempati urutan ke-17. Peringkat keempat pun akhirnya jatuh ke tangan pebalap Williams, Alexander Albon, sebelum adanya revisi hasil sidang.
Berikut adalah klasemen awal posisi delapan besar yang masuk dalam zona poin sebelum adanya hukuman tambahan :
- Lando Norris (McLaren) – Berhasil mengamankan posisi pertama dan meraih poin maksimal.
- Oscar Piastri (McLaren) – Finis di posisi kedua untuk melengkapi dominasi tim McLaren.
- Lewis Hamilton (Ferrari) – Mengunci podium ketiga setelah tampil sangat kompetitif.
- Alexander Albon (Williams) – Sempat menduduki posisi keempat sebelum terkena sanksi.
- George Russell (Mercedes) – Menunjukkan konsistensi di posisi lima besar.
- Lance Stroll (Aston Martin) – Mengamankan posisi keenam bagi timnya.
- Liam Lawson (Racing Bulls) – Masuk dalam jajaran pencetak poin di posisi ketujuh.
- Oliver Bearman (Haas) – Menutup zona poin dengan finis di urutan kedelapan.
Hasil balapan tersebut memberikan gambaran betapa dinamisnya persaingan di GP Miami tahun ini. Namun, drama tidak berhenti di garis finis karena pengawas balapan melakukan investigasi lanjutan setelah sesi berakhir.
Revisi Hasil Akhir Berdasarkan Keputusan FIA
Sidang disiplin yang digelar oleh FIA pada Minggu dini hari WIB membawa perubahan signifikan pada tabel hasil akhir. Sejumlah pebalap dijatuhi sanksi tambahan yang mengubah susunan penghuni zona poin.
Alexander Albon, Liam Lawson, dan Oliver Bearman masing-masing mendapatkan penalti waktu lima detik. Albon dianggap melanggar prosedur Safety Car, Bearman melakukan unsafe release, dan Lawson dinilai memicu kecelakaan Alonso.
Rincian lengkap hasil akhir Sprint Race F1 GP Miami 2025 setelah revisi penalti :
| Posisi | Nama Pebalap | Tim Balap | Selisih Waktu |
|---|---|---|---|
| 1 | Lando Norris | McLaren F1 Team | 18 Laps |
| 2 | Oscar Piastri | McLaren F1 Team | +0.672s |
| 3 | Lewis Hamilton | Scuderia Ferrari HP | +1.073s |
| 4 | George Russell | Mercedes AMG Petronas | +3.127s |
| 5 | Lance Stroll | Aston Martin Aramco | +3.412s |
| 6 | Yuki Tsunoda | Oracle Red Bull Racing | +5.153s |
| 7 | Kimi Antonelli | Mercedes AMG Petronas | +5.635s |
| 8 | Pierre Gasly | BWT Alpine F1 Team | +5.973s |
Keputusan sidang disiplin ini secara otomatis mendepak Albon, Lawson, dan Bearman dari daftar delapan besar. Sebaliknya, Yuki Tsunoda, Kimi Antonelli, dan Pierre Gasly mendapatkan berkah dengan naik ke zona poin.
Sementara itu, Max Verstappen harus puas berada di peringkat ke-17 setelah akumulasi penalti yang diterimanya. Di sisi lain, Fernando Alonso dan Carlos Sainz gagal menyelesaikan balapan akibat kerusakan mobil yang mereka alami.