Mengejutkan, McLaren Diskualifikasi di GP Las Vegas 2026: Peta Juara Berubah Total

Mengejutkan, McLaren Diskualifikasi di GP Las Vegas 2026: Peta Juara Berubah Total

Drama besar terjadi dalam perebutan gelar juara dunia Formula 1 2025 setelah dua pembalap McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri, resmi didiskualifikasi dari GP Las Vegas. Keputusan ini mengubah peta persaingan secara drastis dan membuka peluang penentuan juara baru akan terjadi hingga seri pamungkas di Abu Dhabi.

Awalnya, Max Verstappen dari Red Bull Racing keluar sebagai pemenang dalam balapan yang digelar di Las Vegas Strip Circuit pada Minggu, 23 November 2025. Lando Norris menyusul di posisi kedua, diikuti oleh George Russell di tempat ketiga dan Oscar Piastri yang mengamankan urutan keempat.

Penyebab Diskualifikasi McLaren di Las Vegas

Kemenangan moral McLaren sirna seketika saat pemeriksaan teknis dilakukan oleh tim FIA segera setelah balapan berakhir. Kedua mobil tim asal Inggris tersebut dinyatakan tidak memenuhi standar kelayakan teknis yang telah ditetapkan dalam regulasi resmi.

Berdasarkan laporan Sky Sports, mobil Norris dan Piastri gagal lolos uji ketebalan minimum skid block atau papan pelindung di bagian bawah mobil. Pelanggaran ini merujuk pada Pasal 3.5.9 dari aturan teknis Formula 1 yang sangat ketat mengenai dimensi komponen tersebut.

Aturan tersebut mewajibkan ketebalan skid block tetap berada pada angka minimal 9 milimeter (mm) setelah balapan selesai. Namun, tim pengawas menemukan bahwa komponen pada mobil kedua pembalap McLaren tersebut telah terkikis melebihi batas toleransi.

Berikut adalah rincian data teknis pelanggaran ketebalan skid block pada kedua mobil McLaren:

Pembalap Lokasi Skid Block Ketebalan Terukur
Lando Norris Kanan Depan 8,88 mm
Lando Norris Kanan Belakang 8,93 mm
Oscar Piastri Kiri Depan 8,96 mm
Oscar Piastri Kanan Depan 8,74 mm
Oscar Piastri Kanan Belakang 8,90 mm

Data di atas menunjukkan bahwa pengikisan yang terjadi pada mobil Oscar Piastri jauh lebih signifikan dibandingkan rekan setimnya. Hal ini menyebabkan raihan poin keduanya dalam balapan tersebut dicabut sepenuhnya dan posisi mereka dalam klasemen direvisi.

Dampak Terhadap Perebutan Gelar Juara Dunia

Pihak McLaren menduga bahwa terkikisnya skid block tersebut disebabkan oleh fenomena porpoising yang muncul di luar prediksi tim. Goncangan keras ke atas dan ke bawah pada kecepatan tinggi di trek lurus Las Vegas membuat bagian bawah mobil bergesekan dengan aspal secara berlebihan.

Meskipun tim pengawas menilai pelanggaran ini dilakukan tanpa unsur kesengajaan, diskualifikasi tetap menjadi hukuman mutlak sesuai regulasi. Kejadian serupa sebelumnya juga pernah menimpa Lewis Hamilton saat berlaga di GP China musim ini.

Hukuman ini menjadi pukulan telak bagi Lando Norris yang semula berpeluang mengunci gelar juara di GP Qatar pekan depan. Kini, selisih poin di puncak klasemen semakin menyempit dan memberikan harapan baru bagi para pesaingnya.

Situasi terkini klasemen tiga besar pembalap F1 2025 setelah diskualifikasi di Las Vegas:

Posisi Nama Pembalap Negara / Tim Poin Saat Ini
1 Lando Norris Britania / McLaren 390
2 Oscar Piastri Australia / McLaren 366
3 Max Verstappen Belanda / Red Bull 366

Lando Norris kini hanya unggul 24 poin dari Oscar Piastri dan Max Verstappen yang sama-sama mengoleksi 366 poin. Dengan maksimal 58 poin yang masih bisa diperebutkan di Qatar dan Abu Dhabi, persaingan dipastikan akan berlangsung sangat sengit.

Respons dari Tim dan Pembalap McLaren

Lando Norris tidak dapat menyembunyikan rasa frustrasinya setelah mengetahui kehilangan banyak poin krusial di tahap akhir musim. Ia mengakui bahwa timnya gagal menemukan keseimbangan mobil yang tepat untuk menghadapi karakteristik lintasan Las Vegas.

Senada dengan Norris, Oscar Piastri menyatakan bahwa tim harus segera bangkit dan melakukan pengaturan ulang strategi. Ia optimistis McLaren bisa tampil dominan kembali di dua lintasan tersisa yang secara historis cocok dengan karakteristik mobil mereka.

Hasil resmi yang telah diperbarui untuk posisi 10 besar GP Las Vegas 2025 adalah sebagai berikut:

  • Peringkat Pertama: Max Verstappen (Oracle Red Bull Racing)
  • Peringkat Kedua: George Russell (Mercedes AMG Petronas)
  • Peringkat Ketiga: Kimi Antonelli (Mercedes AMG Petronas)
  • Peringkat Keempat: Charles Leclerc (Scuderia Ferrari HP)
  • Peringkat Kelima: Carlos Sainz (Atlassian Williams Racing)
  • Peringkat Keenam: Isack Hadjar (Visa Cash App Racing Bulls)
  • Peringkat Ketujuh: Nico Hulkenberg (Stake F1 Team Kick Sauber)
  • Peringkat Kedelapan: Lewis Hamilton (Scuderia Ferrari HP)
  • Peringkat Kesembilan: Esteban Ocon (MoneyGram Haas F1 Team)
  • Peringkat Kesepuluh: Oliver Bearman (MoneyGram Haas F1 Team)

Perubahan hasil ini memberikan keuntungan besar bagi tim Mercedes yang berhasil menempatkan dua pembalapnya di podium. Selain itu, pembalap muda Kimi Antonelli mencatatkan hasil gemilang dengan naik ke podium ketiga setelah penalti tim McLaren.

Sisa Jadwal Balapan Musim 2025

Fokus dunia balap kini beralih ke dua seri terakhir yang akan menjadi penentu siapa yang berhak menyandang gelar juara dunia. Ketegangan dipastikan meningkat mengingat jarak poin yang sangat tipis di antara tiga pembalap teratas.

GP Qatar akan menjadi tantangan berikutnya dengan format yang menyediakan poin ekstra melalui sesi sprint race. Setelah itu, seluruh tim akan terbang ke Uni Emirat Arab untuk menutup musim di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi.

Simak jadwal lengkap sisa seri balapan Formula 1 musim 2025 di bawah ini:

  • GP Qatar (Sprint Race): 29 November, pukul 21.00 WIB
  • GP Qatar (Main Race): 30 November, pukul 23.00 WIB
  • GP Abu Dhabi (Main Race): 7 Desember, pukul 20.00 WIB

Para penggemar Formula 1 di seluruh dunia kini menantikan apakah McLaren mampu mempertahankan keunggulannya atau justru Max Verstappen yang akan melakukan comeback dramatis. Semua mata akan tertuju pada performa teknis dan strategi tim di lintasan Losail dan Yas Marina nanti.

Artikel terkait