Momen Mengejutkan GP Meksiko 2026: Marshal Nyaris Tertabrak Mobil F1

Momen Mengejutkan GP Meksiko 2026: Marshal Nyaris Tertabrak Mobil F1

Insiden menegangkan mewarnai gelaran Grand Prix Meksiko 2025 di Sirkuit Hermanos Rodriguez pada Senin (27/10) pagi WIB. Seorang petugas lintasan atau marshal nyaris tertabrak mobil Formula 1 yang dikemudikan oleh pembalap Liam Lawson.

Kejadian mengerikan ini bermula saat mobil Lawson bersenggolan dengan pembalap Ferrari, Carlos Sainz, di tikungan pertama pada lap ketiga. Akibat insiden tersebut, sayap depan mobil Visa Cash App Red Bull Racing milik Lawson patah dan ia harus segera masuk ke pit.

Setelah melakukan perbaikan singkat di pit, Lawson kembali meluncur ke lintasan dengan kecepatan tinggi. Namun, betapa terkejutnya pembalap asal Selandia Baru tersebut saat melihat dua orang petugas sedang berada di tengah trek.

Kamera on-board dari mobil Lawson merekam momen saat dua marshal berlari kencang menuju pinggir lintasan untuk menyelamatkan diri. Petugas yang berada di posisi paling belakang terlihat hanya terpaut jarak beberapa meter sebelum mobil Lawson melesat lewat.

Lawson yang merasa sangat terkejut langsung meluapkan emosinya melalui radio komunikasi tim. Ia merasa sangat ngeri karena nyaris terlibat dalam kecelakaan fatal yang bisa merenggut nyawa seseorang.

Berikut adalah kutipan kegeraman Liam Lawson saat berkomunikasi dengan timnya di radio :

  • "Tunggu dulu, ya Tuhan, apakah ini bercanda? Apa kalian melihatnya?"
  • "Saya hampir saja membunuh orang itu!"

Pembalap muda tersebut menegaskan bahwa dirinya tidak pernah mengalami kejadian serupa sepanjang karier balapnya. Ia menganggap kehadiran petugas di tengah lintasan aktif sebagai sesuatu yang sangat berbahaya dan tidak bisa diterima.

Federasi Otomotif Internasional (FIA) bergerak cepat menanggapi insiden tersebut dengan merilis pernyataan resmi. Mereka berjanji akan melakukan investigasi mendalam untuk memahami mengapa petugas bisa berada di trek saat mobil melintas.

Kronologi singkat berdasarkan keterangan resmi pihak FIA mengenai insiden tersebut :

Tahapan Keterangan Kejadian
Pasca Insiden Lap 3 Pusat kendali balap mendeteksi adanya puing-puing mobil di tikungan pertama.
Instruksi Awal Marshal diminta bersiap masuk lintasan setelah semua mobil dianggap sudah melewati titik tersebut.
Pembatalan Izin Instruksi dibatalkan segera setelah diketahui Lawson masuk pit dan akan kembali ke trek.
Status Terakhir Bendera kuning ganda dikibarkan, namun petugas sudah terlanjur berada di lintasan.

FIA menyatakan bahwa sebenarnya instruksi untuk membersihkan puing sudah ditarik kembali saat Lawson keluar dari pit. Saat ini, tim investigasi sedang mencari tahu alasan mengapa marshal tetap menyeberang meski instruksi sudah dibatalkan.

Lawson sendiri menduga ada kesalahan komunikasi yang sangat fatal antara pusat kendali dan petugas di lapangan. Ia berharap pihak penyelenggara bisa memberikan penjelasan transparan agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan.

Nasib sial Lawson tidak berhenti di situ saja karena ia gagal menyelesaikan balapan dengan maksimal. Setelah hanya mampu bertahan hingga lap ke-9, ia terpaksa mengakhiri balapan lebih awal atau dinyatakan Did Not Finish (DNF).

Artikel terkait