Timnas Inggris secara resmi akan menantang Argentina di babak semifinal Piala Dunia 2026 mendatang. Pertemuan dua raksasa sepak bola ini memicu kembali ingatan publik mengenai rivalitas panjang mereka di panggung dunia.
Inggris memastikan diri sebagai tim ketiga yang mengamankan tiket semifinal setelah menumbangkan Norwegia dengan skor tipis 2-1. Kemenangan atas sesama wakil Eropa tersebut membawa anak asuh Thomas Tuchel selangkah lebih dekat menuju partai puncak.
Sementara itu, Argentina menyusul sebagai tim terakhir yang lolos ke empat besar melalui perjuangan yang sangat melelahkan. Albiceleste sukses menyingkirkan Swiss dengan skor 3-1 lewat babak tambahan waktu setelah bermain imbang 1-1 di waktu normal.
Pertarungan sengit antara Inggris melawan Argentina ini dijadwalkan berlangsung di Atlanta Stadium pada pertengahan pekan depan. Menjelang laga besar tersebut, menarik untuk melihat kembali catatan pertemuan kedua negara yang sarat akan sejarah dan drama.
Rekam Jejak Pertemuan Inggris dan Argentina di Piala Dunia
Sepanjang sejarah turnamen, kedua tim nasional ini tercatat sudah lima kali saling berhadapan dengan hasil yang cukup beragam bagi kedua belah pihak.
Berikut adalah rincian sejarah pertemuan kedua tim di ajang Piala Dunia sebelumnya:- Piala Dunia 2002 (Fase Grup): Inggris menang 1-0 melalui gol penalti ikonik dari David Beckham di Sapporo Dome, Jepang.
- Piala Dunia 1998 (Babak 16 Besar): Argentina menang lewat adu penalti setelah bermain imbang 2-2; Paul Ince dan David Batty gagal menjalankan tugasnya.
- Piala Dunia 1986 (Perempat Final): Argentina menang 2-0 di Meksiko lewat dua gol Diego Maradona, termasuk gol "Tangan Tuhan" yang legendaris.
- Piala Dunia 1966 (Perempat Final): Inggris menang 1-0 berkat gol tunggal Geoff Hurst di Stadion Wembley dan akhirnya keluar sebagai juara dunia.
- Piala Dunia 1962 (Fase Grup): Inggris menang meyakinkan 3-1 melalui gol-gol dari Ronald Flowers, Bobby Charlton, dan James Greaves.
Data di atas menunjukkan betapa kompetitifnya hubungan kedua tim saat harus saling jegal di panggung sepak bola paling bergengsi sejagat. Setiap pertemuan hampir selalu meninggalkan cerita unik yang terus dibicarakan hingga puluhan tahun kemudian.
Edisi 2002: Balas Dendam David Beckham
Pertemuan terakhir mereka terjadi lebih dari dua dekade lalu, tepatnya pada babak penyisihan grup Piala Dunia 2002 di Korea-Jepang. Saat itu, Inggris tergabung dalam grup neraka bersama Argentina, Swedia, dan Nigeria.
Dalam laga yang digelar di Sapporo Dome tersebut, gol semata wayang David Beckham dari titik putih menjadi penentu kemenangan 1-0. Hasil ini membawa Inggris melaju ke fase gugur, sementara Argentina terpaksa pulang lebih awal setelah gagal menang di laga terakhir.
Tragedi Penalti di Perancis 1998
Empat tahun sebelumnya, tensi tinggi terjadi di babak 16 besar Piala Dunia 1998 yang berlangsung di Perancis. Pertandingan berjalan sangat ketat hingga skor bertahan 2-2 sampai akhir waktu normal dan perpanjangan waktu.
Laga akhirnya harus ditentukan melalui drama adu penalti yang menyakitkan bagi kubu Tiga Singa. Meski Hernan Crespo gagal mencetak gol untuk Argentina, kegagalan Paul Ince dan David Batty membuat Inggris harus tersingkir dari kompetisi.
Momen Ikonik 'Tangan Tuhan' di Tahun 1986
Pertemuan paling kontroversial sepanjang masa mungkin terjadi pada babak perempat final Piala Dunia 1986 di Stadion Azteca, Meksiko. Diego Maradona menjadi aktor utama dengan memborong dua gol kemenangan Argentina atas Inggris.
Gol pertama Maradona yang dicetak menggunakan tangan, yang kemudian dijuluki "Tangan Tuhan", tetap menjadi salah satu momen paling dibicarakan dalam sejarah. Argentina pun akhirnya melaju hingga menjadi juara pada edisi tersebut.
Kejayaan Inggris di Wembley 1966
Pada edisi 1966, Inggris yang bertindak sebagai tuan rumah menjamu Argentina di babak perempat final. Atmosfer Wembley yang dipadati puluhan ribu pendukung memberikan tekanan besar bagi tim tamu.
Gol tunggal yang dilesakkan oleh Geoff Hurst sudah cukup untuk mengantarkan Inggris ke semifinal. Tahun tersebut menjadi sangat spesial karena Inggris berhasil meraih trofi Piala Dunia pertama dan satu-satunya hingga saat ini.
Awal Mula Rivalitas di Chile 1962
Sejarah persaingan kedua tim dimulai pada fase grup Piala Dunia 1962 yang diselenggarakan di Chile. Mereka berada di grup 4 bersama Hungaria dan Bulgaria untuk memperebutkan tiket ke babak selanjutnya.
Kala itu, Inggris tampil dominan dengan mengamankan kemenangan 3-1 lewat aksi Ronald Flowers, Bobby Charlton, dan James Greaves. Argentina hanya mampu membalas satu gol lewat Jose Sanfilippo di pengujung babak kedua.
Jadwal dan Statistik Terkini
Menjelang laga semifinal nanti, antusiasme para pemain sangat tinggi, termasuk kapten Inggris Harry Kane yang berharap tahun ini menjadi milik negaranya. Di sisi lain, Argentina juga sedang dalam kepercayaan diri tinggi setelah performa apik Julian Alvarez saat melawan Swiss.
Berikut adalah ringkasan singkat perjalanan kedua tim menuju babak semifinal 2026:| Detail Pertandingan | Timnas Inggris | Timnas Argentina |
|---|---|---|
| Lawan di Perempat Final | Norwegia | Swiss |
| Skor Akhir | 2-1 | 3-1 (AET) |
| Pencetak Gol Utama | Jude Bellingham | Julian Alvarez |
| Lokasi Semifinal | Atlanta Stadium | Atlanta Stadium |
Data tersebut menunjukkan bahwa kedua tim memiliki modal yang kuat untuk saling mengalahkan di babak empat besar nanti. Atlanta Stadium akan menjadi saksi bisu apakah Inggris mampu mengulang sejarah 1966 atau Argentina yang kembali berjaya.
Menarik untuk dinantikan strategi apa yang akan diterapkan oleh Thomas Tuchel di kubu Inggris guna meredam agresivitas Argentina. Dengan sejarah panjang yang ada, laga ini dipastikan akan berjalan dengan intensitas yang sangat tinggi.