Max Verstappen bersiap menghadapi seri terakhir Formula 1 2025 di GP Abu Dhabi dengan perasaan yang sangat tenang. Pembalap tim Red Bull Racing ini mengaku tidak merasa terbebani meski gelar juara dunia sedang dipertaruhkan.
Verstappen menyadari bahwa posisi klasemen saat ini membuat nasibnya tidak sepenuhnya berada di tangannya sendiri. Situasi ini sangat berbeda jauh dibandingkan kondisi pada pertengahan musim lalu.
Transformasi Performa di Paruh Kedua Musim
Pada akhir Agustus tepatnya setelah GP Belanda, Verstappen sempat bersikap sangat realistis dan pesimis terkait peluang juaranya. Saat itu, ia tertinggal jauh hingga 104 poin dari pembalap McLaren, Oscar Piastri.
Namun, memasuki bulan Desember, peta persaingan berubah drastis setelah performa mobil Red Bull membaik secara signifikan. Verstappen berhasil mencatatkan hasil yang luar biasa dengan meraih sembilan podium secara berturut-turut.
Berikut adalah catatan performa impresif Max Verstappen dalam sembilan balapan terakhir:
- Kemenangan Seri: Berhasil mengamankan podium pertama sebanyak lima kali.
- Posisi Runner-up: Menuntaskan balapan di urutan kedua dalam dua kesempatan.
- Podium Ketiga: Finis di posisi ketiga sebanyak dua kali untuk menjaga pundi poin.
Rangkaian hasil positif ini didukung oleh berbagai kesalahan teknis dan strategi yang dialami oleh tim McLaren di beberapa balapan. Hal tersebut membuka jalan bagi Verstappen untuk melakukan aksi comeback yang bersejarah.
Persaingan Sengit di Puncak Klasemen
Saat ini, perebutan gelar juara dunia melibatkan tiga nama besar yang memiliki selisih poin sangat tipis. Lando Norris memimpin klasemen, diikuti oleh Verstappen dan Piastri di posisi ketiga.
Berikut adalah posisi klasemen sementara menjelang balapan penentu di Abu Dhabi:
| Peringkat | Nama Pembalap | Tim Balap | Total Poin |
|---|---|---|---|
| 1 | Lando Norris | McLaren | 408 Poin |
| 2 | Max Verstappen | Red Bull Racing | 396 Poin |
| 3 | Oscar Piastri | McLaren | 392 Poin |
Tabel di atas menunjukkan bahwa selisih antara pemimpin klasemen dengan Verstappen hanya terpaut 12 angka saja. Sementara itu, Piastri juga masih mengancam di posisi ketiga dengan selisih yang sangat rapat.
Fokus Menikmati Balapan Tanpa Tekanan
Meskipun memiliki peluang menyamai rekor Michael Schumacher dengan lima gelar juara beruntun, Verstappen memilih untuk tidak terlalu ambil pusing. Ia justru merasa beban besar saat ini berada di pundak duo pembalap McLaren.
Ketidakhadiran kedua orang tuanya di sirkuit juga menjadi bukti betapa santainya Verstappen menghadapi balapan final ini. Ayahnya, Jos Verstappen, diketahui sedang mengikuti kompetisi reli di Afrika, sementara ibunya tetap berada di rumah.
Verstappen menegaskan bahwa dirinya hanya ingin memberikan performa terbaik dan menikmati akhir pekan di Abu Dhabi. Baginya, bisa kembali bersaing memperebutkan gelar setelah sempat tertinggal jauh sudah merupakan sebuah bonus yang luar biasa.
Ia berkomitmen untuk fokus pada faktor-faktor yang bisa ia kendalikan di lintasan balap nanti. Terlepas dari hasil akhirnya, Verstappen merasa sudah sangat puas dengan pencapaian timnya di musim 2025 ini.