Dewan Pengurus Pusat Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (DPP Perbasi) tengah menunjukkan keseriusannya dalam membenahi sistem data bola basket nasional. Langkah ini diwujudkan melalui kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) yang bertujuan memperkuat basis data olahraga tersebut di seluruh Indonesia.
Agenda pelatihan manajemen organisasi dan penginputan database ini berlangsung selama dua hari, yakni pada 2-3 Desember 2025. Acara yang digelar secara hybrid ini menarik perhatian besar dengan partisipasi sekitar 350 peserta dari berbagai wilayah.
Sekjen DPP Perbasi, Nirmala Dewi, menegaskan bahwa keberadaan database yang akurat sangat krusial bagi keberlangsungan organisasi. Data ini nantinya akan menjadi standar penilaian untuk mengukur tingkat keaktifan setiap pengurus daerah dalam mengembangkan bakat basket.
Nirmala berharap para pengurus di tingkat daerah dapat memberikan respons positif dan bergerak aktif menyukseskan program digitalisasi ini. Sinergi antara pusat dan daerah dianggap menjadi kunci utama keberhasilan penataan organisasi ke depan.
Sinergi dengan Program Satu Data Indonesia
Bidang Database DPP Perbasi, Jamin Mattotoran, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan langkah penyelarasan dengan program pemerintah yang bertajuk "Satu Data Indonesia". Proses digitalisasi dilakukan secara menyeluruh, mencakup pengurus pusat, provinsi, kota, kabupaten, hingga ke level klub.
Fokus utama tahun ini adalah memastikan seluruh Pengurus Kabupaten (Pengkab) dan Pengurus Kota (Pengkot) terdaftar secara resmi di dalam sistem. Selain itu, klub-klub yang bernaung di bawah koordinasi daerah juga wajib masuk ke dalam database nasional tersebut.
Beberapa manfaat utama yang ditawarkan melalui sistem database terpadu ini adalah:
- Kemudahan bagi pemain dan klub untuk mengakses informasi secara langsung melalui website resmi.
- Penyediaan profil lengkap pemain, mulai dari asal daerah hingga riwayat karier mereka.
- Rekam jejak kompetisi yang pernah diikuti serta prestasi atau gelar juara yang pernah diraih oleh sebuah klub.
- Transparansi data wasit dan komunitas basket di seluruh Indonesia guna mempermudah koordinasi.
Integrasi data ini diharapkan dapat menciptakan ekosistem basket yang lebih transparan dan profesional di masa mendatang. Pengguna hanya perlu mengakses website untuk mendapatkan informasi valid mengenai latar belakang dan riwayat prestasi setiap elemen basket.
Memudahkan Pengawasan dan Mutasi Pemain
Selain sebagai sarana informasi, sistem ini memiliki fungsi penting dalam mengawasi proses mutasi atau perpindahan pemain antar klub. Dengan adanya database yang terintegrasi, setiap pergerakan pemain dapat terlacak dengan jelas dan akurat oleh federasi.
Jamin menambahkan bahwa pelacakan asal-usul pemain akan jauh lebih mudah dilakukan hanya dengan mengakses data digital tersebut. Hal ini bertujuan untuk meminimalisir sengketa atau masalah administratif yang sering muncul dalam proses transfer atlet.
Berikut adalah ringkasan cakupan integrasi data Perbasi:
| Level Organisasi | Objek Data yang Diinput |
|---|---|
| Pusat & Provinsi | Regulasi, Kebijakan, dan Administrasi Wilayah |
| Kota & Kabupaten | Legalitas Pengurus dan Daftar Klub Naungan |
| Klub & Komunitas | Profil Tim, Struktur Manajemen, dan Prestasi |
| Pemain & Wasit | Biografi, Histori Pertandingan, dan Lisensi |
Tabel di atas menggambarkan bagaimana alur data akan saling terhubung untuk menciptakan satu kesatuan informasi yang utuh. Seluruh pemangku kepentingan diharapkan dapat bekerja sama untuk mengisi data dengan jujur dan berkala.
Ketua Umum DPP Perbasi, G. Budisatrio Djiwandono, menaruh harapan besar agar seluruh stakeholder basket di tanah air dapat terintegrasi dalam satu sistem. Visi utamanya adalah mewujudkan kesatuan data yang solid untuk mendukung kemajuan basket Indonesia di kancah yang lebih luas.