Tim nasional Spanyol secara resmi menjadi tim pertama yang mengamankan satu tempat di partai final Piala Dunia 2026. Keberhasilan La Roja ini membuat mereka kini hanya perlu menunggu hasil pertandingan antara Inggris melawan Argentina untuk mengetahui siapa lawan mereka di perebutan trofi bergengsi tersebut.
Skuad asuhan Luis de la Fuente sukses melaju ke babak puncak setelah menumbangkan Prancis dengan skor meyakinkan 2-0. Pertandingan semifinal yang sengit tersebut digelar di AT&T Stadium, Arlington, Amerika Serikat.
Kemenangan Spanyol dipastikan melalui sumbangan gol dari Mikel Oyarzabal dan Pedro Porro yang tampil sangat impresif sepanjang laga. Hasil ini membawa tim Matador kembali merasakan atmosfer final Piala Dunia untuk pertama kalinya sejak edisi 2010 di Afrika Selatan silam.
Kesuksesan Spanyol menembus final juga memberikan dampak signifikan pada data statistik prediksi juara yang dirilis oleh Opta Supercomputer. Berdasarkan hasil pembaruan dari 10.000 simulasi terbaru yang dilakukan, Spanyol kini menduduki posisi sebagai kandidat terkuat untuk menjadi kampiun.
Supercomputer tersebut menempatkan peluang juara Spanyol pada angka 56,15 persen. Persentase kemenangan ini tergolong sangat tinggi dan mengungguli peluang yang dimiliki oleh dua calon lawan potensial mereka di laga final nanti.
Berikut adalah rincian data peluang juara Piala Dunia 2026 berdasarkan perhitungan terbaru Opta Supercomputer:
| Negara Peserta | Peluang Masuk Final | Peluang Menjadi Juara |
|---|---|---|
| Spanyol | 100% (Sudah Lolos) | 56,15% |
| Inggris | 52,53% | 23,38% |
| Argentina | 47,47% | 20,47% |
Dari tabel di atas, terlihat bahwa Inggris saat ini menjadi tim yang paling difavoritkan untuk menyusul langkah Spanyol ke babak pamungkas. Skuad berjuluk The Three Lions itu memiliki probabilitas sebesar 52,53 persen untuk menyingkirkan Argentina di laga semifinal.
Jika nantinya Harry Kane dan rekan-rekan berhasil melangkah ke final, peluang mereka untuk membawa pulang trofi diperkirakan ada di angka 23,38 persen. Namun, langkah Inggris tentu tidak akan mudah karena harus menghadapi perlawanan sengit dari tim Tango.
Di sisi lain, Argentina sebagai juara bertahan masih memiliki peluang sebesar 47,47 persen untuk kembali menembus partai final. Tim yang dipimpin oleh megabintang Lionel Messi ini berambisi besar untuk mempertahankan status mereka sebagai penguasa dunia.
Apabila Argentina mampu mengatasi perlawanan Inggris, peluang mereka untuk kembali mengangkat trofi juara dunia berada di angka 20,47 persen. Angka ini menunjukkan tantangan besar yang harus dihadapi Albiceleste dalam upaya mereka meraih gelar beruntun.
Secara keseluruhan, analisis dari Opta Supercomputer cenderung lebih mengunggulkan Spanyol sebagai pemenang akhir turnamen ini. Bahkan, persentase juara Spanyol terlihat lebih besar jika dibandingkan dengan gabungan peluang juara milik Inggris dan Argentina.
Keberhasilan ini tidak lepas dari performa lini belakang La Furia Roja yang dinilai sangat kokoh saat menghadapi gempuran Prancis. Luis de la Fuente berhasil membangun tembok pertahanan yang sulit ditembus oleh barisan penyerang kelas dunia milik Les Bleus.
Pertandingan semifinal kedua yang mempertemukan Inggris dan Argentina dijadwalkan berlangsung di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta. Laga ini diprediksi akan berjalan sangat emosional mengingat sejarah rivalitas panjang antara kedua negara tersebut.
Pemenang dari laga panas di Atlanta akan langsung berhadapan dengan Spanyol pada babak final yang akan dilangsungkan di MetLife Stadium, New York New Jersey. Laga puncak Piala Dunia 2026 tersebut direncanakan bergulir pada hari Minggu, 19 Juli mendatang.
Sementara itu, bagi tim yang menelan kekalahan di semifinal antara Inggris atau Argentina, perjalanan mereka belum benar-benar berakhir. Mereka sudah ditunggu oleh Prancis untuk memperebutkan posisi juara ketiga sebagai bentuk apresiasi terakhir di turnamen ini.
Dominasi Spanyol di turnamen kali ini memang sudah terlihat sejak fase grup, di mana mereka berhasil memuncaki klasemen Grup H. Konsistensi permainan yang ditunjukkan dari satu babak ke babak lainnya membuat mereka layak menyandang status unggulan utama saat ini.
Dengan data statistik dan performa di lapangan yang saling mendukung, para penggemar sepak bola kini menantikan apakah prediksi supercomputer akan menjadi kenyataan. Dunia kini bersiap menyaksikan sejarah baru yang akan tercipta di tanah Amerika pada partai final nanti.