Arsenal Jadi Spesialis Runner-up UCL, Rekor Mengejutkan Hanya Kalah dari Atletico!

Arsenal Jadi Spesialis Runner-up UCL, Rekor Mengejutkan Hanya Kalah dari Atletico!

Arsenal kembali harus menelan pil pahit setelah gagal mengamankan gelar Liga Champions musim 2025/2026. Kekalahan dari Paris Saint-Germain (PSG) di Budapest memperpanjang dahaga trofi Eropa bagi klub asal London Utara tersebut.

The Gunners dipaksa menyerah lewat drama adu penalti setelah bermain imbang 1-1 hingga waktu normal berakhir. Kegagalan Gabriel Magalhaes dalam mengeksekusi tendangan penalti menjadi penentu kemenangan bagi tim asuhan Mikel Arteta yang kembali pulang tanpa gelar.

Kekalahan ini menempatkan Arsenal dalam daftar khusus klub "spesialis runner-up" di kompetisi tertinggi Benua Biru. Hingga saat ini, Arsenal tercatat belum pernah sekalipun mencicipi manisnya mengangkat trofi Si Kuping Besar meskipun telah berulang kali mencoba.

Dua Kali Mencapai Final, Arsenal Selalu Gagal

Sejarah mencatat bahwa Arsenal sudah dua kali berhasil menembus partai puncak Liga Champions. Penampilan perdana mereka di final terjadi pada musim 2005/2006 saat skuad asuhan Arsene Wenger bertemu dengan Barcelona.

Kala itu, Thierry Henry dan kolega harus mengakui keunggulan raksasa Catalan dengan skor tipis 1-2 di Paris. Butuh waktu dua dekade bagi Meriam London untuk kembali mendapatkan kesempatan emas di partai final.

Namun, harapan besar pendukung Arsenal kembali pupus di tangan PSG pada musim ini. Hasil ini mengukuhkan posisi Arsenal sebagai salah satu tim yang paling sering gagal di babak final tanpa pernah meraih gelar juara.

Atletico Madrid Masih Memegang Rekor Runner-up Terbanyak

Meskipun catatan Arsenal cukup menyedihkan, mereka belum melampaui rekor kegagalan milik Atletico Madrid. Los Colchoneros masih memegang predikat sebagai klub dengan jumlah runner-up terbanyak tanpa pernah sekalipun menjadi juara.

Klub asal Spanyol tersebut tercatat sudah tiga kali melangkah hingga ke babak final, namun selalu berakhir dengan kekalahan. Dua dari tiga kegagalan menyakitkan tersebut terjadi saat mereka menghadapi rival sekota, Real Madrid.

Berikut adalah daftar kegagalan Atletico Madrid di partai final Liga Champions:

  • Tahun 1974: Menelan kekalahan dari Bayern Munich di partai puncak.
  • Tahun 2014: Harus merelakan gelar juara setelah ditaklukkan oleh Real Madrid.
  • Tahun 2016: Kembali dipaksa menjadi runner-up oleh lawan yang sama, Real Madrid.

Hingga saat ini, Atletico Madrid tetap menjadi pemimpin dalam daftar klub yang paling sering mencicipi babak final tanpa pernah membawa pulang trofi juara ke lemari piala mereka.

Posisi Arsenal Sejajar dengan Reims dan Valencia

Dengan koleksi dua status runner-up, Arsenal kini berbagi tempat dengan beberapa klub bersejarah lainnya di Eropa. Mereka sejajar dengan wakil Prancis, Reims, dan tim asal Spanyol, Valencia, yang juga mengalami nasib serupa.

Ketiga klub ini memiliki kemiripan, yakni sama-sama pernah merasakan atmosfer final Liga Champions sebanyak dua kali namun selalu gagal. Berikut adalah rincian klub dengan jumlah runner-up terbanyak tanpa pernah meraih trofi juara.

Daftar klub paling sering menjadi runner-up Liga Champions tanpa gelar:

Nama Klub Jumlah Runner-up
Atletico Madrid 3
Arsenal 2
Reims 2
Valencia 2

Tabel di atas menunjukkan bahwa Arsenal kini masuk dalam jajaran elit klub yang sering kali nyaris menjadi juara namun selalu tergelincir di langkah terakhir. Tantangan besar kini menanti Mikel Arteta untuk bisa memutus tren negatif ini di masa depan.

Kekalahan ini tentu menjadi motivasi sekaligus luka mendalam bagi seluruh elemen di Arsenal. Setelah lima kali mencapai final di berbagai kompetisi Eropa tanpa trofi, publik Emirates Stadium masih harus bersabar menanti kejayaan mereka di panggung internasional.

Artikel terkait